Gempa M5,8 Guncang Barat Daya Pandeglang, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber: BMKG

Sumber: BMKG

JURNALISPO.CO.ID, PANDEGLANG – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Pandeglang, Banten, Sabtu (22/8/2026) dini hari sekitar pukul 00.41 WIB. Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

BMKG mencatat episenter gempa berada pada koordinat 7,73 Lintang Selatan dan 104,33 Bujur Timur, atau tepatnya di laut sekitar 182 kilometer barat daya Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, dengan kedalaman 10 kilometer.

Berdasarkan lokasi pusat gempa dan kedalamannya, peristiwa tersebut termasuk gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi lempeng. Sementara hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Baca Juga :  DLH dan DPUPR Kota Tangerang Bersinergi Jaga Kebersihan Kawasan Tol Buaran

Hasil pemodelan tsunami yang dilakukan BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami sehingga masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Dari peta tingkat guncangan (shakemap) yang dirilis BMKG, gempa dirasakan dengan intensitas III MMI di sejumlah wilayah Kabupaten Pandeglang, seperti Kecamatan Cimanggu, Sumur dan Cibitung. Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk besar yang melintas.

Baca Juga :  Tak Perlu Selalu Bawa KTP Fisik, Warga Kota Tangerang Bisa Gunakan IKD

Hingga pukul 01.00 WIB, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan (aftershock) pascagempa utama tersebut.

BMKG menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas kegempaan dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat serta para pemangku kepentingan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menghindari bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa, serta memastikan informasi yang diterima berasal dari kanal resmi BMKG, baik melalui situs web, media sosial terverifikasi maupun aplikasi InfoBMKG.

Berita Terkait

Optimalkan Kolaborasi CSR, Sachrudin Perluas Manfaat Bedah Rumah
Dukcapil Nyaba Sambangi Polres Metro Tangerang Kota, Perkuat Pendataan Bansos
TP PKK Kota Tangerang Laksanakan Pengisian Buku Administrasi Gelari Pelangi 5 Pilot Project
HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Gelar Doa Bersama dan Beragam Aksi Sosial
Sambut HUT ke-394, Pemkab Tangerang Gelar Khitanan Massal untuk Masyarakat
Website Resmi Pemkot Tangerang Raih Penghargaan AHI 2026
Bahas Persoalan Wilayah, Sachrudin: Jangan Berhenti di Rapat
DP3AP2KB Kota Tangerang Edukasi Orang Tua tentang Pemenuhan Hak Anak Berkebutuhan Khusus

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Optimalkan Kolaborasi CSR, Sachrudin Perluas Manfaat Bedah Rumah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Dukcapil Nyaba Sambangi Polres Metro Tangerang Kota, Perkuat Pendataan Bansos

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WIB

TP PKK Kota Tangerang Laksanakan Pengisian Buku Administrasi Gelari Pelangi 5 Pilot Project

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:13 WIB

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Gelar Doa Bersama dan Beragam Aksi Sosial

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Sambut HUT ke-394, Pemkab Tangerang Gelar Khitanan Massal untuk Masyarakat

Berita Terbaru