Lapas Kelas I Tangerang Perkuat Pengawasan, Setiap Informasi Publik Diverifikasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lapas Kelas I Tangerang Perkuat Pengawasan, Setiap Informasi Publik Diverifikasi

Lapas Kelas I Tangerang Perkuat Pengawasan, Setiap Informasi Publik Diverifikasi

JURNALISPOS.CO.ID, TANGERANG — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang memperkuat pengawasan internal sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas penyelenggaraan pemasyarakatan.

Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk dengan menindaklanjuti setiap informasi yang disampaikan masyarakat maupun yang berkembang di ruang publik.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menegaskan bahwa setiap informasi yang masuk tidak langsung disimpulkan sebagai sebuah fakta. Petugas terlebih dahulu melakukan verifikasi untuk memastikan kesesuaiannya dengan kondisi di lapangan.

“Setiap informasi yang masuk kami respons dengan cepat melalui proses verifikasi. Kami ingin memastikan setiap informasi yang beredar benar-benar sesuai dengan fakta, sehingga langkah yang kami ambil juga memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Beni.

Menurutnya, mekanisme tersebut menjadi bagian dari keterbukaan Lapas terhadap pengawasan publik sekaligus upaya mencegah berkembangnya informasi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Selain verifikasi informasi, pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan rutin maupun insidental, termasuk inspeksi mendadak (sidak) dengan melibatkan aparat penegak hukum (APH) dari unsur TNI dan Polri.

Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat deteksi dini sekaligus mencegah peredaran handphone dan narkoba di lingkungan Lapas.

“Komitmen kami jelas, handphone dan narkoba tidak boleh beredar di dalam Lapas. Karena itu, pengawasan kami lakukan secara rutin, termasuk melalui sidak bersama TNI dan Polri. Sinergi ini penting untuk memperkuat upaya pencegahan sekaligus menjaga Lapas tetap aman dan tertib,” katanya.

Baca Juga :  Wakasad Tinjau Pembangunan Yon TP 942/Arya Wangsakara di Tangerang

Dalam pelaksanaan sidak, jajaran Lapas bersama unsur TNI dan Polri melakukan pemeriksaan di sejumlah area blok hunian. Setiap temuan kemudian menjadi bahan evaluasi, sementara apabila ditemukan pelanggaran, akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen menjalankan Program Zero Halinar atau zero handphone, pungutan liar, dan narkoba.

Beni menegaskan, program tersebut tidak boleh berhenti sebatas slogan, tetapi harus diwujudkan melalui pengawasan yang konsisten dan tindakan nyata.

“Zero Halinar tidak boleh berhenti sebagai slogan. Pencegahan, pengawasan, dan evaluasi harus terus berjalan. Apabila ditemukan pelanggaran dan telah terbukti melalui pemeriksaan, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan,” tegasnya.

Komitmen tersebut juga ditunjukkan ketika jajaran Lapas Kelas I Tangerang menindaklanjuti informasi yang berkembang di ruang publik pada Jumat (21/8).

Petugas melakukan pemeriksaan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar, termasuk menyangkut identitas, alamat, waktu pengambilan dokumentasi, hingga dugaan adanya fasilitas khusus.

Baca Juga :  Jembatan MP ke-8 di Pabuaran Diresmikan, Wabup Serang Sebut Buka Akses Warga 2 Kampung

Berdasarkan hasil verifikasi internal yang dilakukan jajaran Lapas, sejumlah narasi yang berkembang disebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Petugas menyatakan informasi terkait identitas, alamat, waktu pengambilan dokumentasi, maupun dugaan adanya fasilitas khusus tersebut tidak terbukti berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan.

Meski informasi tersebut tidak terbukti, Beni mengatakan proses verifikasi tetap penting karena setiap informasi yang masuk dapat menjadi bahan evaluasi terhadap sistem pengawasan yang berjalan.

“Kami memahami bahwa kepercayaan publik dibangun melalui tindakan nyata. Karena itu, setiap informasi yang masuk tetap kami jadikan bahan evaluasi untuk memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan di Lapas Kelas I Tangerang,” ujarnya.

Beni menambahkan, penguatan pengawasan akan terus dilakukan melalui pemeriksaan internal, koordinasi dengan aparat penegak hukum, serta respons terhadap informasi yang berkembang di masyarakat.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman dan tertib sekaligus memperkuat budaya integritas di Lapas Kelas I Tangerang.

Dengan mekanisme verifikasi dan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, Lapas Kelas I Tangerang menegaskan komitmennya untuk membangun penyelenggaraan pemasyarakatan yang transparan, berintegritas, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. (Mil)

Berita Terkait

Ombudsman RI Dorong Transparansi dan Penguatan Pengawasan dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri
Buka Pekan Raya Balaraja ke-2, Bupati Maesyal Ajak Warga Lestarikan Budaya dan Dukung UMKM
Tebar 1 Ton Lele di Situ Gede, Pemkot Tangerang Meriahkan HUT ke-81 RI Lewat Mancing Bersama
Gempa M5,8 Guncang Barat Daya Pandeglang, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Pantau Progres Jalan M Toha dengan Bersepeda, Sachrudin Tekankan Percepatan Tanpa Kurangi Kualitas
HUT ke-81 RI, Pemkot Tangerang Gelar Lomba Olahraga Tradisional dan Berbagai Kegiatan Bersama Masyarakat
KPU Kota Tangerang Gulirkan Sosialisasi Pendidikan Politik di Kecamatan Karawaci
Wali Kota Tangerang Buka Festival Maulid Nusantara

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Ombudsman RI Dorong Transparansi dan Penguatan Pengawasan dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Buka Pekan Raya Balaraja ke-2, Bupati Maesyal Ajak Warga Lestarikan Budaya dan Dukung UMKM

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Tebar 1 Ton Lele di Situ Gede, Pemkot Tangerang Meriahkan HUT ke-81 RI Lewat Mancing Bersama

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Lapas Kelas I Tangerang Perkuat Pengawasan, Setiap Informasi Publik Diverifikasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Gempa M5,8 Guncang Barat Daya Pandeglang, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru