Dinkes Kota Tangerang Edukasi Warga Soal Gejala dan Pencegahan Campak

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ILUSTRASI] Waspada Penyebaran Penyakit Campak di Kota Tangerang

[ILUSTRASI] Waspada Penyebaran Penyakit Campak di Kota Tangerang

JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan upaya pencegahan penyakit campak, terutama dengan melengkapi imunisasi dan menjaga kebersihan lingkungan. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini dikenal mudah menular dan dapat menyerang siapa saja yang belum memiliki kekebalan tubuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, penularan virus campak dapat terjadi dengan berbagai cara. Salah satu yang paling umum adalah melalui percikan air liur saat penderita batuk maupun bersin.

“Selain itu, virus juga dapat berpindah melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Tak hanya itu, menyentuh benda yang telah terkontaminasi virus campak, kemudian menyentuh wajah, juga berpotensi menyebabkan penularan,” papar dr. Dini, Kamis (5/3/26).

Baca Juga :  Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, 40 OPD Pemkot Tangerang Sukses Ikuti ASKI 2026

Ia menjelaskan, masyarakat perlu memahami tanda-tanda awal penyakit campak agar dapat segera melakukan pemeriksaan kesehatan. Biasanya gejala diawali dengan demam tinggi yang bahkan bisa mencapai suhu sekitar 40 derajat Celsius.

“Setelah itu, muncul ruam kemerahan yang biasanya dimulai dari wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh,” katanya.

Selain munculnya ruam pada kulit, penderita campak umumnya mengalami gejala lain seperti batuk kering, pilek, mata merah, hingga sensitivitas yang meningkat terhadap cahaya.

Gejala khas lainnya adalah munculnya bintik-bintik putih kecil di bagian dalam mulut yang dikenal sebagai bintik Koplik.

Baca Juga :  Jelang Kemarau dan El Nino, DLH Kota Tangerang Latihan Penanggulangan Kebakaran di TPA Rawa Kucing

Untuk menekan risiko penularan, masyarakat diimbau untuk memastikan anak-anak telah mendapatkan imunisasi MR (Measles Rubella). Selain itu, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga dinilai penting sebagai langkah pencegahan penyakit.

“Untuk mencegah penyebaran penyakit ini, masyarakat dianjurkan untuk melengkapi imunisasi MR (Measles Rubella), terutama bagi anak-anak. Selain itu, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga sangat penting,” tegas dr. Dini.

Dengan upaya pencegahan tersebut, diharapkan risiko penyebaran campak dapat ditekan serta kesehatan masyarakat tetap terjaga. (Sudirman)

Berita Terkait

Semarak Festival Al-A’zhom ke-13, Puluhan Tim Bersaing di Lomba Tari Kreasi Nusantara
Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Menilai Pengelolaan Aset Belum Maksimal
Bupati Serang Terima Anugerah SMSI sebagai Sahabat Pers Indonesia 2026
Perumda Tirta Benteng Tegaskan Kepuasan dan Perlindungan Pelanggan
Ratusan Guru di Banten Ikuti Acara Gerakan Guru Mahir
Andra Soni Raih Anugerah SMSI 2026 Kategori Spirit Pers Indonesia
Pemkot Tangerang Gelar Penyuluhan Hukum Hak dan Kewajiban untuk Perkuat Literasi Masyarakat
Semarak Festival Budaya Petjoen Kota Tangerang, Tradisi Khas Cina Benteng Mandikan Perahu Leluhur

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:57 WIB

Semarak Festival Al-A’zhom ke-13, Puluhan Tim Bersaing di Lomba Tari Kreasi Nusantara

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:55 WIB

Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Menilai Pengelolaan Aset Belum Maksimal

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:09 WIB

Bupati Serang Terima Anugerah SMSI sebagai Sahabat Pers Indonesia 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:25 WIB

Perumda Tirta Benteng Tegaskan Kepuasan dan Perlindungan Pelanggan

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:59 WIB

Ratusan Guru di Banten Ikuti Acara Gerakan Guru Mahir

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Banten Ikuti Acara Gerakan Guru Mahir

Berita

Ratusan Guru di Banten Ikuti Acara Gerakan Guru Mahir

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:59 WIB