Terima Kunjungan BKSAP DPR RI, Pemkab Tangerang Paparkan Capaian Ekonomi dan Program Prioritas

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terima Kunjungan BKSAP DPR RI, Pemkab Tangerang Paparkan Capaian Ekonomi dan Program Prioritas

Terima Kunjungan BKSAP DPR RI, Pemkab Tangerang Paparkan Capaian Ekonomi dan Program Prioritas

JURNALISPOS.CO.ID, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menerima kunjungan kerja Delegasi Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI di Ruang Rapat Wareng, Kantor Bupati Tangerang, Jumat (12/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi ajang diskusi mengenai pembangunan daerah, pertumbuhan ekonomi, hingga penguatan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah.

Delegasi BKSAP DPR RI yang dipimpin Ketua Delegasi, Bramantyo Suwondo, disambut langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud, Sekretaris Daerah Soma Atmaja, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta jajaran direksi BUMD.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap terjalin sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Tangerang.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat datang. Kehadiran Bapak dan Ibu dari BKSAP DPR RI memang sangat kami tunggu. Kami memohon arahan sekaligus sinergi program pusat yang bisa dijalankan di daerah, guna memberikan solusi terhadap berbagai program pembangunan yang tengah kami selaraskan,” ujar Maesyal.

Ia menjelaskan, Kabupaten Tangerang saat ini memiliki jumlah penduduk sekitar 3,5 juta jiwa yang tersebar di 29 kecamatan, 246 desa, dan 28 kelurahan. Menurutnya, perkembangan wilayah Kabupaten Tangerang menunjukkan karakter yang unik karena memiliki kawasan perkotaan yang tumbuh pesat di bagian selatan, namun tetap mempertahankan wilayah pedesaan yang cukup luas di bagian tengah dan utara.

Baca Juga :  Tutup Pelatihan ASN Angkatan II, Bupati Maesyal Ingatkan Pentingnya Etika dan Loyalitas

Di bidang keuangan daerah, Maesyal mengungkapkan APBD Kabupaten Tangerang Tahun 2026 mencapai Rp8,74 triliun dengan target pendapatan daerah sebesar Rp8,2 triliun. Ia menegaskan, Pemkab Tangerang juga berhasil memenuhi bahkan melampaui ketentuan mandatory spending pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

“Berdasarkan data dari tingkat provinsi, penyusunan APBD Kabupaten Tangerang dinilai sebagai yang terbaik di Provinsi Banten selama tiga tahun berturut-turut. Efisiensi dan ketepatan alokasi ini kami tuangkan ke dalam lima komponen unggulan RPJMD bersama Ibu Wakil Bupati, yaitu tata kelola pemerintahan yang efektif, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan lingkungan,” tegasnya.

Menurut Maesyal, berbagai program yang dijalankan telah berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 5,67 persen pada 2025 dan meningkat menjadi 5,77 persen pada periode berjalan tahun 2026. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tangerang juga terus mengalami peningkatan.

Di sektor pendidikan, Pemkab Tangerang terus memperluas akses pendidikan melalui program sekolah swasta gratis untuk jenjang SD dan SMP serta pemberian beasiswa perguruan tinggi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga :  Banjir Surut di Kota Tangerang, Petugas Fokus Bersihkan Sisa Lumpur

“Tahun 2026 ini jumlah penerima beasiswa meningkat menjadi 900 warga Kabupaten Tangerang yang kami kuliahkan gratis sampai wisuda. Sasaran kami adalah masyarakat berpenghasilan rendah agar mereka tidak hanya sekadar bermimpi, tapi bisa mewujudkannya menjadi kenyataan,” tambahnya.

Selain itu, Pemkab Tangerang juga terus mendorong pertumbuhan UMKM, penguatan sektor pertanian, serta peningkatan kesejahteraan nelayan melalui berbagai program bantuan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Delegasi BKSAP DPR RI, Bramantyo Suwondo, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antara diplomasi internasional dan pembangunan daerah.

“Melalui fungsi diplomasi DPR RI, kami ingin memastikan ada kesinambungan antara diplomasi internasional yang kami jalankan dengan kebutuhan pemerintah daerah untuk meningkatkan industri dan UMKM,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan regulasi dan sumber daya manusia daerah dalam menghadapi peluang investasi global, termasuk dalam proses Indonesia menuju keanggotaan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

“Kita tidak bisa menutup mata. Regulasi sudah baik, investor sudah mengantre, namun jika SDM lokal tidak siap, kita hanya akan menjadi penonton. Karena itu, penyiapan SDM menjadi hal yang sangat penting,” pungkas Bramantyo. (Sudirman)

Berita Terkait

Ombudsman RI Dorong Transparansi dan Penguatan Pengawasan dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri
Buka Pekan Raya Balaraja ke-2, Bupati Maesyal Ajak Warga Lestarikan Budaya dan Dukung UMKM
Tebar 1 Ton Lele di Situ Gede, Pemkot Tangerang Meriahkan HUT ke-81 RI Lewat Mancing Bersama
Lapas Kelas I Tangerang Perkuat Pengawasan, Setiap Informasi Publik Diverifikasi
Gempa M5,8 Guncang Barat Daya Pandeglang, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Pantau Progres Jalan M Toha dengan Bersepeda, Sachrudin Tekankan Percepatan Tanpa Kurangi Kualitas
HUT ke-81 RI, Pemkot Tangerang Gelar Lomba Olahraga Tradisional dan Berbagai Kegiatan Bersama Masyarakat
KPU Kota Tangerang Gulirkan Sosialisasi Pendidikan Politik di Kecamatan Karawaci

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Ombudsman RI Dorong Transparansi dan Penguatan Pengawasan dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Buka Pekan Raya Balaraja ke-2, Bupati Maesyal Ajak Warga Lestarikan Budaya dan Dukung UMKM

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Tebar 1 Ton Lele di Situ Gede, Pemkot Tangerang Meriahkan HUT ke-81 RI Lewat Mancing Bersama

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Lapas Kelas I Tangerang Perkuat Pengawasan, Setiap Informasi Publik Diverifikasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Gempa M5,8 Guncang Barat Daya Pandeglang, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru