Kasus Campak Meningkat, Dinkes Kota Tangerang Imbau Orang tua Lengkapi Imunisasi Anak

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus Campak Meningkat, Dinkes Kota Tangerang Imbau Orangtua Lengkapi Imunisasi Anak

Kasus Campak Meningkat, Dinkes Kota Tangerang Imbau Orangtua Lengkapi Imunisasi Anak

JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengimbau masyarakat, khususnya para orangtua, untuk memastikan anak-anak telah mendapatkan imunisasi lengkap. Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya laporan kasus campak dalam beberapa waktu terakhir di wilayah Kota Tangerang.

Berdasarkan data Dinkes Kota Tangerang, sebagian besar kasus campak yang dilaporkan terjadi pada anak-anak yang belum memiliki riwayat imunisasi lengkap. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena campak merupakan penyakit menular yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan bahwa campak memiliki tingkat penularan yang tinggi dan berisiko menimbulkan dampak kesehatan yang cukup berat, terutama pada anak dengan daya tahan tubuh yang rendah.

Baca Juga :  Kolaborasi PWI–Tirta Benteng Menguat, Ratusan Media Siap Kawal Informasi Air Bersih

“Oleh karena itu, imunisasi menjadi langkah paling efektif untuk mencegah penularan serta melindungi anak dari dampak penyakit yang lebih berat,” tegas dr. Dini, Selasa (10/3/26).

Menurutnya, imunisasi campak sangat penting untuk melindungi anak dari risiko penyakit yang dapat memicu komplikasi serius seperti pneumonia, diare berat, hingga radang otak.

“Kami mengimbau para orangtua untuk segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan imunisasi sesuai jadwal,” ujarnya.

Baca Juga :  DBMSDA Kabupaten Tangerang Perbaikan Permanen Dua Ruas Jalan Awal April

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan Kota Tangerang juga telah menginstruksikan seluruh puskesmas serta fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan, melakukan pemantauan kasus secara aktif, serta memperkuat pelayanan imunisasi rutin di masyarakat.

Selain itu, pada Maret 2026 juga dilaksanakan program Imunisasi Kejar Serentak (Catch Up Campaign) bagi anak usia 9 hingga 59 bulan yang belum melengkapi status imunisasinya.

“Seluruh layanan imunisasi tersedia secara gratis di puskesmas dan posyandu. Partisipasi aktif masyarakat, khususnya para orangtua, sangat diperlukan untuk memastikan anak-anak terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi,” tutupnya. (Jenni)

Berita Terkait

Ombudsman RI Dorong Transparansi dan Penguatan Pengawasan dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri
Buka Pekan Raya Balaraja ke-2, Bupati Maesyal Ajak Warga Lestarikan Budaya dan Dukung UMKM
Tebar 1 Ton Lele di Situ Gede, Pemkot Tangerang Meriahkan HUT ke-81 RI Lewat Mancing Bersama
Lapas Kelas I Tangerang Perkuat Pengawasan, Setiap Informasi Publik Diverifikasi
Gempa M5,8 Guncang Barat Daya Pandeglang, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Pantau Progres Jalan M Toha dengan Bersepeda, Sachrudin Tekankan Percepatan Tanpa Kurangi Kualitas
HUT ke-81 RI, Pemkot Tangerang Gelar Lomba Olahraga Tradisional dan Berbagai Kegiatan Bersama Masyarakat
KPU Kota Tangerang Gulirkan Sosialisasi Pendidikan Politik di Kecamatan Karawaci

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Ombudsman RI Dorong Transparansi dan Penguatan Pengawasan dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Buka Pekan Raya Balaraja ke-2, Bupati Maesyal Ajak Warga Lestarikan Budaya dan Dukung UMKM

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Tebar 1 Ton Lele di Situ Gede, Pemkot Tangerang Meriahkan HUT ke-81 RI Lewat Mancing Bersama

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Lapas Kelas I Tangerang Perkuat Pengawasan, Setiap Informasi Publik Diverifikasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Gempa M5,8 Guncang Barat Daya Pandeglang, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru