Fakultas MIPA UI dan PT TOA Berikan Hibah Alat EWS Gempa Bumi di SDN Pasauran 1 Cinangka

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fakultas MIPA UI dan PT TOA Berikan Hibah Alat EWS Gempa Bumi di SDN Pasauran 1 Cinangka

Fakultas MIPA UI dan PT TOA Berikan Hibah Alat EWS Gempa Bumi di SDN Pasauran 1 Cinangka

JURNALISPOS.CO.ID, KAB. SERANG – Program Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan PT TOA Indonesia memberikan hibah berupa alat Early Warning System (EWS) atau Sistem Peringatan Dini Gempa Bumi di SDN Pasauran 1 Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang pada Kamis, 30 Juli 2026. Bantuan hibah merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT TOA Indonesia yang dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Brand & Community Manager TOA Indonesia, Clara Dinny, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Ajat Sudrajat, dan Kepala SDN Pasauran 1, Gun Gun Guntara. Selain penyerahan hibah juga dilakukan Sosialisasi Siaga Bencana sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, kesiapsiagaan, dan budaya sadar bencana bagi warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana, khususnya gempa bumi.

”Kegiatan ini salah satu bentuk aksi atau partisipasi baik itu dari PT TOA Indonesia lewat CSR-nya yang dikolaborasikan dengan Pengabdian Masyarakat Fakultas MIPA UI terhadap kepedulian bencana yang ada di wilayah Kabupaten Serang. EWS gempa bumi ini, juga nanti ada untuk peringatan tsunami dan bencana banjir,” kata Kalaksa BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat di sela kegiatan.

Baca Juga :  Tinjau SPMB 2026 di Kabupaten Serang, Wabup Najib Hamas Pastikan Kondusif

Salah satu bentuknya, sebut Ajat, mereka menghibahkan alat Early Warning System Gempa yang penempatannya khusus di sekolah. Selain memberikan alat EWS, PT TOA Indonesia juga memberikan sosialisasi untuk penggunaan EWS. “Dan mereka pun memberikan sosialisasi untuk pemahaman terhadap kegunaan EWS. Jadi, kita berharap ini merupakan bagian dari kegiatan pencegahan,” ucap Ajat didampingi jajaran BPBD Kabupaten Serang, perwakilan Pemerintah Kecamatan Cinangka dan Pemerintah Desa Umbul Tanjung.

“Karena pencegahan khawatir kalau tidak dipersiapkan, walaupun kita tidak mengharapkan terjadi itu yang namanya bencana, mereka belum siap untuk menghadapi itu. Maka dari itu dilakukanlah sosialisasi untuk penggunaan EWS ini untuk mengurangi dampak terhadap bencana gempa bumi,” sambung Ajat.

Selain itu, dengan dilakukannya sosialisasi kepada siswa SDN Pasauran 1 diharapkan bisa disambungkan kepada keluarganya untuk informasi yang diperoleh melalui sosialisasi yang dilakukan saat ini. “Mudah-mudahan para siswa ini bisa menyosialisasikan kepada orangtuanya di rumahnya masing-masing. Diharapkan juga, kolaborasi FMIPA UI dan PT TOA Indonesia ini tidak berhenti di sini namun terus berkelanjutan,” ungkapnya.

Salah satu Pengajar Geologi FMIPA UI, Twin Hosea Widodo Kristyanto mengatakan latar belakang dipilihnya SDN Pasauran 1 sebagai tindak lanjut kegiatan serupa untuk guru-guru SD, SMP, dan juga Pramuka pada tahun 2024 di Desa Umbul Tanjung, Kecamatan Cinangka agar kegiatan tersebut ada nilai keberlanjutannya.

Baca Juga :  OSN, O2SN dan FLS3N Jenjang SMP Digelar, Pemkab Serang Komitmen Lakukan Pembinaan

Maka, pada kesempatan ini FMIPA UI dan PT TOA Indonesia berkolaborasi untuk memberikan sistem gawat darurat dan juga early warning system. “Hasil diskusi yang kami lakukan, akhirnya memutuskan untuk memilih SDN Pasauran 1 di wilayah Desa Umbul Tanjung lagi supaya ada kesinambungan,” ujarnya.

Sedangkan berdasarkan pretest atau tes awal, sebut Twin Hosea Widodo Kristyanto, para siswa belum paham tentang gempa bumi. Kemudian pada saat dimulai pembelajaran mereka sangat semangat, dan memahami dengan terjadinya gempa bumi. “Mereka bersemangat, mereka jadi tahu karena kami juga ada sesi simulasi gempa juga, dan mereka terlihat semangat dan antusias,” terangnya.

Brand & Community Manager TOA Indonesia, Clara Dinny mengatakan dengan menyalurkan hibah alat Early Warning System (EWS) sebagai bentuk kepedulian perusahaannya kepada masyarakat. “Kami tidak hanya berjualan, tapi juga ingin bermanfaat untuk masyarakat melalui program CSR,” ujarnya. (Ahmad)

Berita Terkait

Ombudsman RI Dorong Transparansi dan Penguatan Pengawasan dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri
Buka Pekan Raya Balaraja ke-2, Bupati Maesyal Ajak Warga Lestarikan Budaya dan Dukung UMKM
Tebar 1 Ton Lele di Situ Gede, Pemkot Tangerang Meriahkan HUT ke-81 RI Lewat Mancing Bersama
Lapas Kelas I Tangerang Perkuat Pengawasan, Setiap Informasi Publik Diverifikasi
Gempa M5,8 Guncang Barat Daya Pandeglang, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Pantau Progres Jalan M Toha dengan Bersepeda, Sachrudin Tekankan Percepatan Tanpa Kurangi Kualitas
HUT ke-81 RI, Pemkot Tangerang Gelar Lomba Olahraga Tradisional dan Berbagai Kegiatan Bersama Masyarakat
KPU Kota Tangerang Gulirkan Sosialisasi Pendidikan Politik di Kecamatan Karawaci

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Ombudsman RI Dorong Transparansi dan Penguatan Pengawasan dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Buka Pekan Raya Balaraja ke-2, Bupati Maesyal Ajak Warga Lestarikan Budaya dan Dukung UMKM

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Tebar 1 Ton Lele di Situ Gede, Pemkot Tangerang Meriahkan HUT ke-81 RI Lewat Mancing Bersama

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Lapas Kelas I Tangerang Perkuat Pengawasan, Setiap Informasi Publik Diverifikasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Gempa M5,8 Guncang Barat Daya Pandeglang, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru