Dishub Kota Tangerang Bersama Polres Siapkan Rekayasa Lalin

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dishub Kota Tangerang Bersama Polres Siapkan Rekayasa Lalin

Dishub Kota Tangerang Bersama Polres Siapkan Rekayasa Lalin

JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota menyiapkan rekayasa lalu lintas menyusul revitalisasi sejumlah ruas jalan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang.

Kepala Dishub Kota Tangerang Achmad Suhaely mengatakan, sedikitnya terdapat tiga ruas jalan yang menjadi lokasi revitalisasi, yakni Jalan M Toha, Jalan Iskandar Muda, dan Jalan Marsekal Suryadarma.

“Yang pertama, untuk di Jalan M Toha, karena ruas perbaikannya itu kira-kira posisinya ada di sekitar Galeong,” kata Suhaely, Senin (10/8/2026) usai apel pagi.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di Jalan M. Toha, Dishub mengimbau masyarakat yang hendak menuju Kota Tangerang maupun sebaliknya untuk menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Aryawangsakara, Jalan Arya Santika, kemudian menuju Jalan Otista.

Sementara, revitalisasi Jalan Iskandar Muda berlangsung di sekitar Kantor Kecamatan Neglasari. Pengendara diimbau menghindari segmen jalan yang sedang diperbaiki untuk mencegah penumpukan kendaraan.

Pengguna jalan dari arah Kabupaten Tangerang maupun masyarakat Kota Tangerang yang hendak menuju wilayah Kabupaten dapat memanfaatkan Jalan Bayur atau ruas alternatif.

“Harapannya, Jalan Iskandar Muda yang sedang diperbaiki tidak menampung volume kendaraan yang terlalu besar,” ujarnya.

Adapun untuk Jalan Marsekal Suryadarma, pengalihan arus tidak dapat dilakukan secara penuh. Karena itu, Dishub menyiapkan skema contraflow pada sejumlah segmen selama pekerjaan berlangsung.

Baca Juga :  Pimpin Apel Satpol PP, Maryono Tekankan Keteladanan sebagai Penegak Perda

Pria yang karib disapa Amed mengatakan, masyarakat yang tidak memiliki keperluan mendesak di ruas-ruas tersebut sebaiknya memilih jalur alternatif untuk menghindari kepadatan.

Ia juga mengimbau pengendara yang tetap harus melintas di sekitar lokasi pekerjaan agar memperhitungkan waktu tempuh perjalanan dan mematuhi arahan petugas di lapangan.

“Kalaupun sekiranya ada hal-hal yang diatur di lapangan, untuk dapat mematuhi apa yang menjadi arahan petugas di lapangan,” katanya.

Sementara Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan, pekerjaan perbaikan jalan dilakukan dengan sejumlah skema rekayasa lalu lintas. Namun, ruas jalan yang diperbaiki pada prinsipnya tidak ditutup secara total.

“Secara umum jalan enggak kita tutup. Mungkin ada buka-tutup, ada contraflow,” ujar Taufik.

Untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan, PUPR bahkan memungkinkan pengerjaan dilakukan selama 24 jam. Menurut Taufik, langkah tersebut ditempuh agar proyek dapat selesai lebih cepat dari waktu yang ditetapkan dalam kontrak.

“Makanya kita enggak kerja malam saja, karena memang rekayasa lalu lintas sudah kita siapkan, sehingga pengerjaan bisa lebih cepat, siang malam begitu, 24 jam,” katanya.

Baca Juga :  DP3AP2KB Kota Tangerang Dorong Pengasuhan Remaja yang Adaptif Melalui Kader BKR

Durasi pekerjaan berbeda-beda sesuai kontrak. Taufik menyebut terdapat proyek yang ditargetkan selesai dalam dua bulan dan ada pula yang membutuhkan waktu hingga tiga bulan. Meski demikian, pihaknya menargetkan pekerjaan dapat rampung lebih cepat.

PUPR juga menempatkan sejumlah petugas di lokasi pekerjaan serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menggunakan jalur alternatif.

Taufik menjelaskan, pekerjaan yang dilakukan bukan sekadar pemeliharaan ringan, melainkan rekonstruksi pada sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan.

Ruas-ruas tersebut dipilih berdasarkan tingkat prioritas penanganan. Kerusakan jalan, kata dia, meningkat terutama setelah musim hujan pada awal tahun.

“Memang beberapa ruas jalan kita banyak yang rusak, terutama berkaitan dengan musim hujan awal tahun kemarin. Makanya kita coba, karena sebenarnya sudah kita rancang dengan tahun sebelumnya, jalan-jalan ruas jalan rusak ini mulai kita tangani,” ujarnya.

Selain ruas yang telah disebutkan, pekerjaan juga mencakup sejumlah jalan lainnya, termasuk Jalan Gatot Subroto serta ruas lain yang masuk dalam program penanganan jalan prioritas.

Untuk keseluruhan program penanganan jalan kota tersebut, PUPR Kota Tangerang menyiapkan anggaran sekitar Rp69 miliar. Taufik mengatakan seluruh pekerjaan ditargetkan dapat diselesaikan pada tahun ini. (Mil)

Berita Terkait

Ombudsman RI Dorong Transparansi dan Penguatan Pengawasan dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri
Buka Pekan Raya Balaraja ke-2, Bupati Maesyal Ajak Warga Lestarikan Budaya dan Dukung UMKM
Tebar 1 Ton Lele di Situ Gede, Pemkot Tangerang Meriahkan HUT ke-81 RI Lewat Mancing Bersama
Lapas Kelas I Tangerang Perkuat Pengawasan, Setiap Informasi Publik Diverifikasi
Gempa M5,8 Guncang Barat Daya Pandeglang, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Pantau Progres Jalan M Toha dengan Bersepeda, Sachrudin Tekankan Percepatan Tanpa Kurangi Kualitas
HUT ke-81 RI, Pemkot Tangerang Gelar Lomba Olahraga Tradisional dan Berbagai Kegiatan Bersama Masyarakat
KPU Kota Tangerang Gulirkan Sosialisasi Pendidikan Politik di Kecamatan Karawaci

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Ombudsman RI Dorong Transparansi dan Penguatan Pengawasan dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Buka Pekan Raya Balaraja ke-2, Bupati Maesyal Ajak Warga Lestarikan Budaya dan Dukung UMKM

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Tebar 1 Ton Lele di Situ Gede, Pemkot Tangerang Meriahkan HUT ke-81 RI Lewat Mancing Bersama

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Lapas Kelas I Tangerang Perkuat Pengawasan, Setiap Informasi Publik Diverifikasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Gempa M5,8 Guncang Barat Daya Pandeglang, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terbaru