Dinkes Kabupaten Tangerang Perkuat Kolaborasi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinkes Kabupaten Tangerang Perkuat Kolaborasi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Dinkes Kabupaten Tangerang Perkuat Kolaborasi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

JURNALISPOS.CO.ID, KABUPATEN TANGERANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi melalui pertemuan Tim Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir yang digelar di Hotel Vega Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan komitmen bersama antara pemerintah daerah, fasilitas layanan kesehatan, BPJS Kesehatan, hingga organisasi profesi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tirmizi, mengatakan tim tersebut memiliki peran strategis dalam memperkuat langkah percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi melalui evaluasi penanganan serta penyusunan strategi yang lebih efektif.

“Tim ini memiliki fungsi strategis untuk memberikan masukan serta melakukan tinjauan mendalam terhadap kegiatan penanganan pada tahun-tahun sebelumnya, yang nantinya akan dijadikan dasar evaluasi bagi Dinas Kesehatan dalam menyusun langkah penanganan yang lebih efektif,” ujar Hendra.

Baca Juga :  Edukasi Inklusi Keuangan, Wabup Najib Hamas Sebut Bangun Peradaban Kesadaran Masyarakat

Ia menjelaskan, Dinkes Kabupaten Tangerang selama ini terus menjalankan berbagai langkah konkret, mulai dari penguatan sistem rujukan yang terintegrasi, penyuluhan intensif kepada masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara berkala, hingga peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit.

Menurutnya, upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif, salah satunya melalui penurunan angka kematian ibu (AKI) dari 34 kasus pada 2024 menjadi 23 kasus pada 2025.

Meski demikian, angka kematian bayi masih menjadi perhatian serius karena belum menunjukkan penurunan yang signifikan, sehingga dibutuhkan penguatan langkah penanganan yang lebih optimal.

“Meskipun angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Tangerang saat ini sudah berada di bawah rata-rata angka nasional, kami tetap berkomitmen penuh untuk terus menurunkannya agar lebih baik dari capaian tahun 2025,” tegasnya.

Pertemuan tersebut turut melibatkan manajemen rumah sakit, kepala puskesmas, BPJS Kesehatan, serta organisasi profesi sebagai bagian dari upaya membangun koordinasi yang lebih solid dalam penanganan kesehatan ibu dan bayi.

Baca Juga :  Bupati Tangerang Resmikan Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa

Sementara itu, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa kesehatan ibu dan bayi merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, penyelamatan ibu dan bayi baru lahir bukan sekadar program kesehatan, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan daerah.

“Upaya penyelamatan ibu dan bayi baru lahir bukan hanya program kesehatan semata, tetapi investasi besar untuk masa depan. Karena satu nyawa ibu dan satu nyawa bayi sangat berarti bagi masa depan keluarga dan masa depan daerah ini,” ujar Maesyal.

Melalui penguatan kolaborasi lintas sektor tersebut, Dinkes Kabupaten Tangerang menargetkan pelayanan kesehatan ibu dan anak semakin optimal, cepat, tepat, dan terintegrasi demi menekan angka kematian ibu dan bayi secara berkelanjutan. (Marsudin)

Berita Terkait

Tahun Kedua Berjalan, Pemkot Tangerang Cover BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan
Pemkot Tangerang Kebut Perbaikan Jalan Adam Malik di Kecamatan Larangan
Normalisasi Situ Bulakan Capai 80 Persen, Perkuat Mitigasi Banjir di Periuk
Tingkatkan Layanan Kebersihan, Pemkot Tangerang Hadirkan Fasilitas Pencucian Truk Sampah
Dukung Pelayanan Ramah Disabilitas, Dinsos Kota Tangerang Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat
Peringati HLUN 2026, Dinkes Kota Tangerang Perkuat Peran Kader Pendamping Lansia
DWP Kota Tangerang Luncurkan Program DWP Mengajar untuk Bentuk Generasi Berkarakter
Lakukan Pemetaan, Satgas Pungli Ketenagakerjaan Kabupaten Serang Datangi Dua Perusahaan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:37 WIB

Tahun Kedua Berjalan, Pemkot Tangerang Cover BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:20 WIB

Pemkot Tangerang Kebut Perbaikan Jalan Adam Malik di Kecamatan Larangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:05 WIB

Normalisasi Situ Bulakan Capai 80 Persen, Perkuat Mitigasi Banjir di Periuk

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:44 WIB

Tingkatkan Layanan Kebersihan, Pemkot Tangerang Hadirkan Fasilitas Pencucian Truk Sampah

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:52 WIB

Dukung Pelayanan Ramah Disabilitas, Dinsos Kota Tangerang Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat

Berita Terbaru