WFH Setiap Jumat Diberlakukan, Menteri Komdigi Ingatkan Layanan Publik Tetap Optimal

Senin, 6 April 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WFH Setiap Jumat Diberlakukan, Menteri Komdigi Ingatkan Layanan Publik Tetap Optimal

WFH Setiap Jumat Diberlakukan, Menteri Komdigi Ingatkan Layanan Publik Tetap Optimal

JURNALISPOS.CO.ID, JAKARTA – Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mulai diberlakukan sebagai bagian dari transformasi pola kerja pemerintahan. Namun, kebijakan ini ditegaskan tidak boleh berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menekankan bahwa WFH bukan bentuk kelonggaran kerja, melainkan strategi untuk meningkatkan efisiensi serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung kinerja aparatur.

“WFH ini bukan hari libur tambahan. Tidak boleh mengurangi efektivitas, tidak boleh mengurangi produktivitas, dan juga tidak boleh mengganggu kecepatan pelayanan dari kementerian,” tegasnya dalam Apel Pagi di Lapangan Anantakupa, Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Baca Juga :  Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker agar Lebih Mudah Diakses

Menurutnya, kebijakan yang mulai diterapkan sejak 1 April 2026 tersebut dirancang untuk menekan mobilitas serta mengoptimalkan penggunaan sumber daya, termasuk pengurangan perjalanan dinas dan penggunaan kendaraan operasional. Efisiensi tersebut diharapkan dapat dialihkan untuk mendukung program prioritas nasional.

Di sisi lain, Meutya menilai perubahan pola kerja ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi aparatur untuk membuktikan bahwa kinerja tetap dapat maksimal meski tidak selalu dilakukan dari kantor.

“Kita justru harus menjadi contoh utama bahwa bekerja di luar kantor secara daring tetap dapat memberikan hasil yang maksimal dan juga terukur,” ujar Meutya Hafid.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ritme kerja dan memperkuat kolaborasi di tengah dinamika global yang terus berkembang. Menurutnya, situasi saat ini menuntut seluruh jajaran tetap fokus dan solid dalam menjalankan tugas.

Baca Juga :  Wakil Walikota Tangerang Hadiri Dies Natalis IPDN Ke -70 di Sumendang

“Kita harus tetap fokus, tetap tenang, tetap produktif, dan saling bahu-membahu. Yang dihadapi dunia saat ini bukan hal yang mudah,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada keselarasan kepemimpinan dan komunikasi internal di seluruh lini organisasi. Tanpa kesamaan semangat, implementasi kebijakan dikhawatirkan tidak berjalan optimal.

“Tidak boleh ada beda semangat di atas dengan semangat di bawah. Kalau ini terjadi, kita akan kesulitan,” tegasnya. (Marsudin)

Berita Terkait

Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026
Pelayanan Disdukcapil Kota Tangerang Tetap Optimal di Tengah Penerapan WFH
Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi
Pemkot Tangerang Permudah Akses Pendidikan Dasar melalui Pra SPMB SD 2026
Pemkot Tangerang Kembali Laksanakan Pra SPMB 2026, Dukung Layanan Pendidikan Digital yang Transparan dan Mudah Diakses
Kecamatan Karang Tengah Laksanakan Korve Jumat melalui Program Sedekah Sampah
Bupati Serang dan PT KAF Teken PKB Pemotongan 1000 Ekor Hewan Qurban Serentak
Wakil Walikota Tangerang Maryono Ajak Guru Maksimalkan Potensi dan Bakat Siswa

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 09:47 WIB

Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 20:37 WIB

Pelayanan Disdukcapil Kota Tangerang Tetap Optimal di Tengah Penerapan WFH

Jumat, 10 April 2026 - 20:20 WIB

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi

Jumat, 10 April 2026 - 20:17 WIB

Pemkot Tangerang Permudah Akses Pendidikan Dasar melalui Pra SPMB SD 2026

Jumat, 10 April 2026 - 19:55 WIB

Pemkot Tangerang Kembali Laksanakan Pra SPMB 2026, Dukung Layanan Pendidikan Digital yang Transparan dan Mudah Diakses

Berita Terbaru