Pendaftar Membludak, Pemkab Tangerang Perpanjang Verifikasi Program Isbath Nikah Terpadu

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendaftar Membludak, Pemkab Tangerang Perpanjang Verifikasi Program Isbath Nikah Terpadu

Pendaftar Membludak, Pemkab Tangerang Perpanjang Verifikasi Program Isbath Nikah Terpadu

JURNALISPOS.CO.ID, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus mematangkan persiapan pelaksanaan Program Isbath Nikah Terpadu. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, bersama Kementerian Agama (Kemenag) dan instansi terkait lainnya di Ruang Rapat Solear, Gedung Kantor Bupati Tangerang, Jumat (12/6/2026).

Dalam rapat tersebut, Intan mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program pelayanan hukum yang bertujuan memberikan legalitas pernikahan bagi pasangan yang belum memiliki dokumen pernikahan resmi.

Berdasarkan data dari 29 kecamatan, jumlah pendaftar Program Isbath Nikah Terpadu telah mencapai 1.297 pasangan, melampaui kuota awal yang ditetapkan sebanyak 1.000 pasangan.

“Kuotanya kan 1.000 pasang, saat ini yang masuk sudah ada 1.297 pendaftar dari 29 kecamatan. Sudah melebihi kuota, namun yang terverifikasi lolos baru sekitar 847 pasang, dan sisanya sekitar 200 lebih belum masuk verifikasi. Oleh karena itu, masa pemenuhan administrasi kami perpanjang sampai tanggal 22 Juli mendatang,” ungkap Wabup Intan.

Baca Juga :  SMSI NTT Minta Kapolda NTT Usut Kekerasan terhadap Wartawan yang Dilakukan Anggota Polisi

Ia menjelaskan, sidang Isbath Nikah Terpadu tahap pertama direncanakan berlangsung pada 12 Juli 2026 dan akan dipusatkan di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tangerang sekaligus bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan kepastian hukum atas status pernikahannya.

“Program strategis ini dirancang sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tangerang. Kendati pendaftar peserta sidang isbath nikah terpadu membludak, proses verifikasi faktual dan administrasi dilakukan secara ketat,” tandasnya.

Lebih lanjut, Intan menegaskan bahwa Program Isbath Nikah Terpadu merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan hukum, khususnya bagi perempuan dan anak, melalui penerbitan dokumen kependudukan yang sah.

Namun demikian, ia menegaskan program tersebut bukan dimaksudkan untuk melegalkan praktik nikah siri baru, melainkan membantu pasangan yang selama ini telah berumah tangga namun terkendala dalam mengurus legalitas pernikahan.

Baca Juga :  Ramadan Penuh Berkah, Kapolrestro Tangerang Kota Turun Langsung Bagikan Takjil untuk Pejuang Jalanan

“Melalui isbath ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang ingin memberikan kepastian hukum kepada perempuan dan anak. Namun perlu diingat, ini bukan untuk membuka dan mengesahkan yang namanya nikah siri. Ini bukan pintu masuk untuk melegalkan nikah siri secara bebas, makanya proses ini dikunci rapat dengan berbagai macam persyaratan yang sangat ketat,” tegasnya.

Ia menambahkan, prioritas program tersebut diberikan kepada pasangan yang telah lama membina rumah tangga namun belum memiliki legalitas pernikahan karena keterbatasan biaya maupun kendala administrasi lainnya.

“Kalau bisa, memang persyaratannya kita kunci untuk orang-orang yang usia pernikahannya sudah lama sekali, seperti kakek-kakek dan nenek-nenek yang selama ini memang keterbatasan biaya untuk mendapatkan legalitas atas pernikahan mereka. Itu yang menjadi fokus utama kami,” pungkasnya.

Melalui Program Isbath Nikah Terpadu, Pemkab Tangerang berharap semakin banyak pasangan yang memperoleh kepastian hukum atas pernikahannya sehingga hak-hak perempuan, anak, serta dokumen kependudukan keluarga dapat terpenuhi secara sah dan tertib administrasi. (Marsudin)

Berita Terkait

Evaluasi Bulanan, Sachrudin Dorong Percepatan Program dan Pelayanan Publik
Pimpin Apel Pagi, Maryono Minta Perangkat Daerah Tingkatkan Kinerja di Semester II 2026
Dukung Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Tangerang Ajak Pelaku Usaha Berpartisipasi Aktif
Police Goes to School, Satlantas Polres Metro Tangerang Kota Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas kepada Pelajar SD
Lewat Gerakan Ayah Mengambil Rapor, Pemkot Tangerang Perkuat Peran Keluarga dalam Pendidikan
Komisi I DPRD Kota Tangerang Minta Diskominfo Menelusuri Pengelola Akun Media Sosial
Program Prioritas Zakiyah-Najib, Warga Mulai Nikmati Layanan Internet Gratis
Raih 21 Emas, Kota Tangerang Pimpin Klasemen Sementara POPDA XII Banten 2026

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:19 WIB

Evaluasi Bulanan, Sachrudin Dorong Percepatan Program dan Pelayanan Publik

Senin, 15 Juni 2026 - 14:59 WIB

Pimpin Apel Pagi, Maryono Minta Perangkat Daerah Tingkatkan Kinerja di Semester II 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 14:39 WIB

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Tangerang Ajak Pelaku Usaha Berpartisipasi Aktif

Senin, 15 Juni 2026 - 14:02 WIB

Police Goes to School, Satlantas Polres Metro Tangerang Kota Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas kepada Pelajar SD

Senin, 15 Juni 2026 - 13:49 WIB

Lewat Gerakan Ayah Mengambil Rapor, Pemkot Tangerang Perkuat Peran Keluarga dalam Pendidikan

Berita Terbaru