JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang bergerak cepat menangani banjir akibat luapan Kali Angke yang merendam kawasan Jembatan Polor hingga Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, pada Minggu (5/4/26).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menyampaikan bahwa sejak siang hari personel telah disiagakan di sejumlah titik terdampak guna mengantisipasi meluasnya genangan air ke permukiman warga.
“Satu unit perahu dari UPT Ceper dikerahkan dan telah mendarat di wilayah Candulan RT 02/06, Kelurahan Petir, guna membantu proses evakuasi warga terdampak,” ungkap Mahdiar.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, hingga pukul 13.30 WIB, tercatat puluhan warga telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman, di antaranya Rumah Potong Hewan (RPH) serta Musholla Al Maarif.
Sementara itu, sebagian warga lainnya memilih untuk tetap bertahan di rumah masing-masing, maupun mengungsi secara mandiri ke kediaman kerabat yang memiliki bangunan lebih tinggi.
Mahdiar menjelaskan, ketinggian air sempat mencapai sekitar 120 sentimeter sebelum berangsur surut kurang lebih 30 sentimeter. Meski demikian, kondisi di lapangan masih terus dipantau secara intensif.
“Ketinggian air sempat mencapai sekitar 120 sentimeter, namun berangsur surut sekitar 30 sentimeter. Meski demikian, petugas tetap bersiaga untuk memastikan keselamatan warga dan melakukan evakuasi lanjutan jika diperlukan,” jelas Mahdiar.
Selain upaya evakuasi, BPBD juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.
“Jajaran Dinsos dan Dinkes pun telah merapatkan barisan. Memastikan logistik pengungsi terpenuhi dan kesehatan warga terdampak tertangani dengan baik,” tambahnya.
BPBD Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dalam beberapa waktu ke depan. (jenni)









