Tak Tunggu APBD, Sekolah Ambruk Pulih dalam 2 Bulan Berkat CSR PIK 2

Selasa, 4 November 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINK BERITANEWS.COM. KABUPATEN TANGERANG – Wajah ceria terpancar dari 235 siswa SDN Kedung Dalam 2 di Kabupaten Tangerang. Gedung sekolah mereka yang sempat ambruk akibat cuaca ekstrem dua bulan lalu, kini telah berdiri kembali dengan megah. Keberhasilan pembangunan super cepat ini menjadi bukti nyata efektivitas sinergi antara Pemerintah Daerah dan dunia usaha, khususnya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

Pimpinan daerah saat itu, Drs. Moch. Maesyal Rasyid M.Si, menceritakan kembali momen dramatis ketika musibah terjadi.

“Saya dapat kabar ada yang kena puting beliung, ada yang roboh. Saya dan Pak Kadis (Kepala Dinas) langsung memutuskan untuk berangkat ke lokasi mewakili Bupati,” kenang Maesyal Rasyid saat memberikan sambutan pada peresmian, Selasa (4/11/2025).

Langkah Taktis Hindari Keterlambatan APBD

Maesyal Rasyid menjelaskan, kondisi darurat pasca-robohnya sebagian bangunan membuat proses belajar-mengajar terancam terganggu. Menyadari bahwa mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) baru dapat dialokasikan pada tahun anggaran 2026 yang dinilai terlalu lama pemerintah daerah mengambil langkah taktis untuk mencari solusi instan.

Baca Juga :  Mengenang Setahun Kepergian Ayu Kartini, Sosok Inspiratif Jurnalis Tangerang Raya

“Kasihan anak-anak tidak bisa sekolah. Kalau harus menunggu APBD 2026, kapan belajarnya? Mereka adalah kader-kader penerus bangsa,” tegas Maesyal, menjelaskan prioritas utama penyelamatan proses pendidikan.

Ia segera menghubungi pihak swasta. “Saya telepon Pak Rusli dari PT PIK 2, saya minta tolong program CSR-nya. Alhamdulillah, respons mereka sangat baik. Besoknya, mereka langsung turun ke lokasi dan pembangunan pun dimulai,” tuturnya. Respons cepat dari PT PIK 2 menjadi kunci percepatan revitalisasi ini.

Revitalisasi Total dan Dukungan Pendidikan Inklusif

H. Dadan Gandana, S.STP., M.Si, menjelaskan bahwa bantuan dari PT PIK 2, di bawah payung PT Agung Sedayu Group (ASG), tidak hanya sekadar perbaikan, melainkan revitalisasi total.

“Berkat PT PIK 2, seluruhnya sudah direhab. Total yang sudah direvitalisasi adalah 12 kelas plus kantin sekolah,” jelas Dadan.

Pemerintah Daerah juga berkomitmen melengkapi revitalisasi ini dengan merehabilitasi tiga kelas tambahan menggunakan alokasi APBD, yang ditargetkan selesai pada Desember 2025, guna memastikan seluruh fasilitas sekolah berada dalam kondisi prima.

Baca Juga :  Prajurit Makorem 052/Wkr Asah Kemampuan Dasar Melalui Latorsar Umum TA 2026

Peresmian gedung baru tersebut juga menjadi momen peluncuran dua program penting untuk mendukung aksesibilitas pendidikan di Tangerang Utara:

Program Angkutan Sekolah Gratis: Disediakan untuk memudahkan mobilitas siswa yang terkendala jarak.

Program BANG FENDI (Bangkit Melalui Penyeteraan Pendidikan): Program ini menyasar 720 warga dari 9 kecamatan di Tangerang Utara yang putus sekolah atau belum memiliki pendidikan formal setara.

Direktur Estate Management, Restu, perwakilan dari PT ASG PIK 2, menyampaikan rasa bangga atas kontribusi perusahaannya.

“Alhamdulillah hari ini, berkah kita semua, kita bisa menyaksikan SD Kedung Dalem 1 dan 2 sudah selesai,” kata Restu. Ia berharap bantuan CSR tersebut dapat dirasakan manfaatnya secara langsung, khususnya dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Tangerang.

Kolaborasi yang terbukti efektif ini diharapkan menjadi model penanganan masalah sosial dan bencana yang membutuhkan respons cepat di masa depan. (Mrn)

Berita Terkait

Dari Bau Bau ke Kota Tangerang, Karang Taruna Bangun Kolaborasi Pemuda Nasional
Tindak Lanjuti Arahan Presiden RI, Polsek Benda Kompak Jaga Lingkungan Bersama 3 Pilar
Aksi Pencurian Motor Digagalkan Polisi, Dua Pelaku Ditangkap di Tempat
Tujuh Jabatan Strategis Berganti, Ini Pesan Kapolres Metro Tangerang Kota
Toyota Alphard Jadi Kendaraan Sabu, Polres Metro Tangerang Kota Gagalkan 25 Kg Narkoba
Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang Mengharapkan Sektor UMKM dan Ekonomi Kreatif Perlu di Perkuat
Tambal Sulam Jalan Otonom Pasar Kemis–Cikupa Dikritik, DPW LSM TAMPERAK: Keselamatan Warga Harus Jadi Prioritas
Prajurit Makorem 052/Wkr Asah Kemampuan Dasar Melalui Latorsar Umum TA 2026

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 23:20 WIB

Dari Bau Bau ke Kota Tangerang, Karang Taruna Bangun Kolaborasi Pemuda Nasional

Senin, 23 Februari 2026 - 10:54 WIB

Tindak Lanjuti Arahan Presiden RI, Polsek Benda Kompak Jaga Lingkungan Bersama 3 Pilar

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:01 WIB

Aksi Pencurian Motor Digagalkan Polisi, Dua Pelaku Ditangkap di Tempat

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:08 WIB

Tujuh Jabatan Strategis Berganti, Ini Pesan Kapolres Metro Tangerang Kota

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:40 WIB

Toyota Alphard Jadi Kendaraan Sabu, Polres Metro Tangerang Kota Gagalkan 25 Kg Narkoba

Berita Terbaru