Sambut Hari Santri 2026, Kemenag dan Dinkes Kota Tangerang Edukasi Kesehatan KTR di Pesantren

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Menyambut Hari Santri 2026, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menggelar kampanye edukasi kesehatan lingkungan dan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di sejumlah pondok pesantren dan sekolah.

Salah satu kegiatan berlangsung di Pondok Pesantren As-Sa’adah, Jalan Majlis RT 04/RW 02, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini bertujuan mendorong penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan pesantren.

Kepala Kemenag Kota Tangerang, Iin Sholihin, mengatakan edukasi kesehatan tersebut penting untuk membangun kesadaran santri dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Saat ini, terdapat 338 pondok pesantren terdaftar di Kota Tangerang.

“Kami mendorong para santri agar senantiasa menjaga kesehatan, baik kesehatan diri sendiri maupun kesehatan lingkungan pondok. Melalui dukungan luar biasa dari Pemerintah Kota Tangerang dan Dinas Kesehatan, kami berharap bisa menerapkan pola hidup di kalangan santri,” pungkas Iin.

Baca Juga :  Bupati Serang Minta Baznas Tingkatkan Partisipasi dan Kontribusi untuk Membantu Masyarakat

“Dengan tubuh yang sehat dan pola hidup yang baik, kita optimistis santri Kota Tangerang mampu tumbuh menjadi generasi berkualitas dan calon pimpinan bangsa masa depan,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Amir Ali, menjelaskan program edukasi dilaksanakan secara masif melalui puskesmas di wilayah masing-masing. Materi yang diberikan mencakup pentingnya kebersihan lingkungan serta bahaya merokok bagi kesehatan.

“Untuk bisa belajar dengan baik, para santri harus sehat, dan dasar dari kesehatan adalah kebersihan. Menjaga hidup bersih membutuhkan pengetahuan, karena itu kami memberikan edukasi langsung.

Dinkes memberikan penyuluhan serta menghadirkan narasumber tepercaya, untuk mengedukasi santriwan dan santriwati mengenai pentingnya kebersihan dan bahaya merokok.

“Kehadiran Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sangat mendukung langkah kami dalam menciptakan lingkungan pendidikan, sekolah dan tempat ibadah yang bebas dari asap rokok,” tegas dr. Amir.

Perwakilan Pondok Pesantren As-Sa’adah, Nyai Nur Aini, mengapresiasi kolaborasi Kemenag dan Dinkes Kota Tangerang. Sebanyak 150 santri di pesantren tersebut mengikuti penyuluhan dengan antusias.

Baca Juga :  SPMB 2026, Pemkot Tangerang Tegaskan Sekolah Swasta Gratis dan Negeri Sama-Sama Berkualitas

“Edukasi ini menjadi langkah penting untuk membentengi anak-anak kita agar terhindar dari bahaya rokok. Di Pesantren As-Sa’adah, kami terus menerapkan pembiasaan hidup bersih, seperti piket kebersihan rutin tiga kali sehari, pengontrolan loker dan area jemuran,” sambungnya.

Ia menambahkan, penerapan PHBS dan pemeriksaan kesehatan secara rutin turut memberikan dampak positif bagi para santri, termasuk dalam menekan kasus penyakit kulit.

“Alhamdulillah, berkat penyuluhan, pembiasaan PHBS, dan screening rutin dari puskesmas, kasus penyakit kulit santri terus menurun. Kami juga rutin menggelar kegiatan kebersamaan dan bimbingan asrama untuk mempererat persaudaraan sekaligus mencegah terjadinya perundungan,” paparnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, lingkungan pesantren diharapkan tidak hanya mencetak santri yang unggul secara akademis dan spiritual, tetapi juga melahirkan generasi muda yang sehat, inovatif, dan berdaya saing. (Sudirman)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Dorong KKPD Terintegrasi Katalog Elektronik untuk Perluas Pasar UMKM
Anak Muda Jangan Cuma Jadi Konsumen Digital, Sachrudin Ajak Bangun Bisnis Produktif
Hari Santri 2026, Pemkab Tangerang Perluas Akses Pendidikan Gratis hingga Madrasah Swasta
Hari Santri 2026 Perkuat Persatuan, Santri Kota Tangerang Didorong Adaptif terhadap Teknologi
Hari Santri Nasional 2026, Bupati Serang Ajak Kuatkan Menuntut Ilmu untuk Berinovasi dan Berkarya
Apresiasi Pandangan Fraksi-fraksi DPRD, Bupati Serang Pastikan Regulasi Sesuai Kepentingan Masyarakat
Optimalkan Pekarangan Rumah, Program Aku Hatinya PKK Dukung Ketahanan Pangan Keluarga
Disnaker Kota Tangerang Kembali Buka Rekrutmen

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Pemkot Tangerang Dorong KKPD Terintegrasi Katalog Elektronik untuk Perluas Pasar UMKM

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Anak Muda Jangan Cuma Jadi Konsumen Digital, Sachrudin Ajak Bangun Bisnis Produktif

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Hari Santri 2026, Pemkab Tangerang Perluas Akses Pendidikan Gratis hingga Madrasah Swasta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Hari Santri 2026 Perkuat Persatuan, Santri Kota Tangerang Didorong Adaptif terhadap Teknologi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Bupati Serang Ajak Kuatkan Menuntut Ilmu untuk Berinovasi dan Berkarya

Berita Terbaru