Ribuan Perusahaan, CSR Kota Tangerang Dinilai Belum Maksimal

Rabu, 8 April 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan Perusahaan, CSR Kota Tangerang Dinilai Belum Maksimal

Ribuan Perusahaan, CSR Kota Tangerang Dinilai Belum Maksimal

JURNALISPOS.CO.ID, TANGERANG – Langkah Pemerintah Kota Tangerang melibatkan lebih dari 150 perusahaan dalam forum tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendorong pembangunan berkelanjutan mendapat sorotan dari kalangan masyarakat.

Gary Vebrian, aktivis sekaligus penggiat sosial asal Ciledug, menilai forum tersebut memiliki potensi besar, namun masih memerlukan penguatan pada aspek perencanaan dan tata kelola agar manfaatnya lebih terasa luas.

“Perusahaan di Kota Tangerang jumlahnya besar, tapi program CSR yang terlihat masih didominasi bantuan sembako,” ujar Gary, Selasa (8/4/2026).

Menurutnya, pola tersebut menunjukkan perlunya pergeseran pendekatan dari bantuan jangka pendek menuju program yang lebih berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  Wali Kota Tangerang Teken MoU dengan PT.API dan PT.Jasa Marga

Ia menekankan pentingnya penggunaan social mapping dan asset assessment dalam menyusun program.

“Dengan pendekatan berbasis data, program CSR bisa lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, Gary juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan CSR. Ia menilai keterbukaan informasi menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap program yang dijalankan.

“Transparansi perlu diperkuat agar publik mengetahui bagaimana program dirancang dan disalurkan,” ujarnya.
Terkait partisipasi perusahaan, ia menyebut masih terdapat ketimpangan kontribusi.

Dari ribuan perusahaan yang beroperasi di Kota Tangerang, keterlibatan aktif dalam program CSR dinilai belum merata.

Baca Juga :  Perangi Pungli dan Gratifikasi, Pemkot Tangerang Maksimalkan Kampanye Antikorupsi

“Kalau partisipasi masih terbatas, dampak yang dihasilkan juga tidak akan optimal,” tambahnya.
Ia juga mendorong agar forum CSR dapat difungsikan lebih optimal sebagai ruang koordinasi antarperusahaan, termasuk dalam menentukan arah program dan target yang jelas.

Masukan tersebut menjadi catatan di tengah upaya memperkuat peran CSR sebagai salah satu instrumen pembangunan daerah. Diperlukan perencanaan yang matang, transparansi, serta kolaborasi yang kuat agar potensi CSR dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait. (red)

Berita Terkait

Perkuat Spiritual dan Integritas, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Gelar Pengajian Bersama
Soroti Batas Usia Kewarganegaraan di RUU HPI, Wagub Banten Dimyati: Idealnya 25 Tahun atau Lulus S-2
Lapas Kelas IIA Serang Gelar Sholat Istisqa Bersama Warga Binaan
Hari Ke-10 Pencarian Operasi SAR Arupadhatu I Berakhir, Gubernur Banten: Pemantauan Tetap Dilakukan
DWP Kota Tangerang Gelar Pembinaan di Kecamatan Cibodas, Hadirkan Aksi Sosial untuk Masyarakat
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Gubernur Banten Andra Soni Ajak Kawal Pelaksanaan Pembangunan
Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Buka Kesempatan Bagi Putra Putri Warga Tangerang
Sarasehan Ormas 2026, Maryono Apresiasi Peran Ormas dalam Menjaga Kondusivitas Kota Tangerang

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:17 WIB

Perkuat Spiritual dan Integritas, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Gelar Pengajian Bersama

Jumat, 18 September 2026 - 19:05 WIB

Soroti Batas Usia Kewarganegaraan di RUU HPI, Wagub Banten Dimyati: Idealnya 25 Tahun atau Lulus S-2

Jumat, 18 September 2026 - 18:00 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Gelar Sholat Istisqa Bersama Warga Binaan

Jumat, 18 September 2026 - 16:55 WIB

Hari Ke-10 Pencarian Operasi SAR Arupadhatu I Berakhir, Gubernur Banten: Pemantauan Tetap Dilakukan

Jumat, 18 September 2026 - 16:41 WIB

DWP Kota Tangerang Gelar Pembinaan di Kecamatan Cibodas, Hadirkan Aksi Sosial untuk Masyarakat

Berita Terbaru