Pertama di Banten, Rumah Sehat Sahabat Paru Perkuat Penanganan TBC di Kota Tangerang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertama di Banten, Rumah Sehat Sahabat Paru Perkuat Penanganan TBC di Kota Tangerang

Pertama di Banten, Rumah Sehat Sahabat Paru Perkuat Penanganan TBC di Kota Tangerang

JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya dengan meresmikan Rumah Sehat BAZNAS Sahabat Paru, sebuah fasilitas pendampingan sementara bagi pasien TBC, khususnya pasien TBC resistan obat (RO), hasil kerja sama antara Pemkot Tangerang, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Kamis (27/8/26).

Program tersebut menjadi inovasi baru dalam mendukung percepatan penanganan TBC di Kota Tangerang. Bahkan, BAZNAS Kota Tangerang menyebut Rumah Sehat BAZNAS Sahabat Paru sebagai program pertama yang hadir di Provinsi Banten.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan kehadiran rumah sehat tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dan kolaborasi berbagai pihak dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat yang sedang menjalani pengobatan TBC.

“Tidak boleh ada yang dikucilkan, tidak boleh ada yang merasa tidak tersentuh. Harus kita sentuh semuanya, termasuk masalah kesehatan. TBC ini bisa diobati,” ujar Sachrudin.

Baca Juga :  Pemkot Tangerang Perkuat Kuota Beasiswa Kuliah Gratis bagi Atlet dan Pemuda Berprestasi

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang, Danni Budianto, menjelaskan program tersebut merupakan pengembangan layanan di bidang kesehatan yang dibiayai oleh BAZNAS. Adapun proses seleksi penerima manfaat serta pendampingan pengobatan dilakukan bersama Dinas Kesehatan Kota Tangerang.

Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan membantu pasien menjalani pengobatan hingga tuntas, tetapi juga mendorong mereka agar dapat kembali sehat, produktif dan mandiri setelah sembuh.

“Ini kan pemberdayaan. Ini perlu waktu. Tapi ada improvement-nya. Harapannya bisa sembuh, kembali ke masyarakat, kemudian kita berikan intervensi bantuan modal usaha ekonominya sehingga mereka bisa berubah menjadi sehat dan mandiri,” ungkap Danni.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menjelaskan Rumah Sehat BAZNAS Sahabat Paru diperuntukkan bagi pasien TBC resistan obat yang membutuhkan pendampingan intensif selama masa pengobatan.

Baca Juga :  Lewat Festival Kalisabi, Sachrudin Ajak Seluruh Elemen Jaga Kelestarian Sungai

Fasilitas tersebut memiliki tiga kamar dengan kapasitas enam pasien. Selama menjalani masa pendampingan selama 14 hari, pasien akan mendapatkan layanan kesehatan, pemantauan konsumsi obat, serta pendampingan dari tenaga kesehatan sesuai kebutuhan medis.

Menurut dr. Dini, pendampingan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan yang membutuhkan waktu cukup panjang dan konsistensi tinggi.

“Harapan kami adalah pada pasien dengan TBC ini bisa kita putus rantai penularannya, baik kepada keluarga maupun masyarakat di sekitar,” katanya.

Ia menambahkan, layanan pendampingan melibatkan petugas kesehatan, kader kesehatan, tenaga medis dari puskesmas, hingga dokter spesialis paru yang akan memberikan penanganan secara berkala.

Melalui kehadiran Rumah Sehat BAZNAS Sahabat Paru, Pemkot Tangerang berharap upaya penanggulangan TBC dapat berjalan lebih optimal, sekaligus meningkatkan angka kesembuhan pasien dan menekan risiko penularan di tengah masyarakat. (Jenni)

Berita Terkait

Perkuat Spiritual dan Integritas, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Gelar Pengajian Bersama
Soroti Batas Usia Kewarganegaraan di RUU HPI, Wagub Banten Dimyati: Idealnya 25 Tahun atau Lulus S-2
Lapas Kelas IIA Serang Gelar Sholat Istisqa Bersama Warga Binaan
Hari Ke-10 Pencarian Operasi SAR Arupadhatu I Berakhir, Gubernur Banten: Pemantauan Tetap Dilakukan
DWP Kota Tangerang Gelar Pembinaan di Kecamatan Cibodas, Hadirkan Aksi Sosial untuk Masyarakat
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Gubernur Banten Andra Soni Ajak Kawal Pelaksanaan Pembangunan
Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Buka Kesempatan Bagi Putra Putri Warga Tangerang
Sarasehan Ormas 2026, Maryono Apresiasi Peran Ormas dalam Menjaga Kondusivitas Kota Tangerang

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:17 WIB

Perkuat Spiritual dan Integritas, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Gelar Pengajian Bersama

Jumat, 18 September 2026 - 19:05 WIB

Soroti Batas Usia Kewarganegaraan di RUU HPI, Wagub Banten Dimyati: Idealnya 25 Tahun atau Lulus S-2

Jumat, 18 September 2026 - 18:00 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Gelar Sholat Istisqa Bersama Warga Binaan

Jumat, 18 September 2026 - 16:55 WIB

Hari Ke-10 Pencarian Operasi SAR Arupadhatu I Berakhir, Gubernur Banten: Pemantauan Tetap Dilakukan

Jumat, 18 September 2026 - 16:41 WIB

DWP Kota Tangerang Gelar Pembinaan di Kecamatan Cibodas, Hadirkan Aksi Sosial untuk Masyarakat

Berita Terbaru