Perkuat Deteksi Dini, Lapas Tangerang Gelar Sidak Gabungan dan Tes Urine

Rabu, 16 September 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALISPOS.CO.ID, TANGERANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang memperkuat langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban melalui inspeksi mendadak (sidak) gabungan dan tes urine bagi Warga Binaan, Rabu (16/9) malam.

Kegiatan ini melibatkan jajaran Pemasyarakatan bersama Kepolisian, TNI, dan Badan Narkotika Nasional (BNNK) Kota Tangerang.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Lili S.H., M.H., menegaskan bahwa deteksi dini merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan di Lapas.

Menurutnya, kewaspadaan perlu dibangun secara konsisten agar setiap potensi gangguan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

“Deteksi dini harus menjadi budaya dalam pelaksanaan tugas. Setiap potensi gangguan harus kita cegah sedini mungkin,” ujar Lili.

Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan melakukan pemeriksaan pada sejumlah kamar dan blok hunian Warga Binaan. Penggeledahan dilakukan untuk memastikan tidak terdapat barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, termasuk alat komunikasi ilegal, narkotika, senjata tajam, maupun barang lain yang tidak diperbolehkan berada di area hunian.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan, antara lain benda tajam, peralatan berbahan kaca, alat pemantik, perlengkapan elektronik, serta beberapa barang lainnya. Seluruh barang temuan kemudian diamankan untuk didata dan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan pengamanan yang berlaku.

Baca Juga :  Posbakum Desa Diperkuat, Wabup Intan Tekankan Akses Hukum bagi Masyarakat

Sidak tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-61.OT.02.02 Tahun 2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan dalam rangka Deteksi Dini PencegahLapas Tangerangan Gangguan Keamanan dan Ketertiban pada Lembaga Pemasyarakatan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak, dan Rumah Tahanan Negara di Seluruh Indonesia.

Selain penggeledahan, petugas juga melaksanakan tes urine secara acak terhadap 60 Warga Binaan dari setiap blok hunian. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh Warga Binaan yang menjalani tes urine dinyatakan negatif narkotika.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi antarinstansi dalam mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan. Keterlibatan unsur Pemasyarakatan, Kepolisian, TNI, dan BNN diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta memperluas langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan penyalahgunaan narkotika di lingkungan Lapas.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, mengatakan sidak dan tes urine tidak semata-mata ditujukan untuk menemukan pelanggaran, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun sistem pengawasan yang konsisten dan responsif.

“Sidak dan tes urine ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan lingkungan Lapas tetap aman dan kondusif. Yang terpenting bukan hanya menemukan pelanggaran, tetapi bagaimana potensi gangguan dapat kita cegah dan deteksi sejak awal,” ungkap Beni.

Baca Juga :  Sumpah CPNS Jadi PNS, Bupati Serang Serahkan 283 SK Kepsek SD dan SMP

Ia menambahkan, hasil kegiatan akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pengawasan, termasuk terhadap barang yang masuk, digunakan, maupun beredar di lingkungan Lapas.

Menurutnya, dukungan dan sinergi dengan instansi terkait menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan sekaligus memastikan program pembinaan tetap berjalan.

“Kami sangat terbantu dengan sinergi bersama Ditjenpas, Kanwil Banten, Kepolisian, TNI, dan BNNK. Kolaborasi ini memperkuat pengawasan dan langkah pencegahan secara bersama-sama. Kami ingin memastikan Lapas menjadi lingkungan yang aman dan tertib sehingga proses pembinaan Warga Binaan dapat berjalan secara optimal,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat deteksi dini secara berkelanjutan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman dan tertib, sekaligus memberikan ruang yang kondusif bagi pelaksanaan pembinaan dan perubahan positif Warga Binaan. (Jenni)

Berita Terkait

Tanggapan Ketua Umum FBB Tentang Reshuffle Kabinet Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran
DLH Kota Tangerang Tutup TPS Ilegal di Panunggangan, Lakukan Uji Dampak Lingkungan
Wakil Wali Kota Tangerang Buka Sosialisasi Mitigasi Risiko Pekerjaan
352.088 Peserta BPJS Dibayarkan Pemkot Tangerang, Perlindungan Kesehatan Warga Terus Diperkuat
Dishub Kota Tangerang Perkuat Transportasi Umum di Hari Perhubungan Nasional
Gubernur Banten Dorong Peningkatan Kinerja dan Keselamatan Transportasi
Pemkab DPRD Kabupaten Serang Sepakati APBD Perubahan 2026
Taman Wisata Alam Sumur Kenclong Masuk 3 Besar Lomba Destinasi Award Banten 2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WIB

Tanggapan Ketua Umum FBB Tentang Reshuffle Kabinet Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

Kamis, 17 September 2026 - 16:53 WIB

DLH Kota Tangerang Tutup TPS Ilegal di Panunggangan, Lakukan Uji Dampak Lingkungan

Kamis, 17 September 2026 - 15:31 WIB

Wakil Wali Kota Tangerang Buka Sosialisasi Mitigasi Risiko Pekerjaan

Kamis, 17 September 2026 - 14:36 WIB

352.088 Peserta BPJS Dibayarkan Pemkot Tangerang, Perlindungan Kesehatan Warga Terus Diperkuat

Kamis, 17 September 2026 - 14:12 WIB

Dishub Kota Tangerang Perkuat Transportasi Umum di Hari Perhubungan Nasional

Berita Terbaru