Lindungi Siswa dari Ancaman ISPA Vulkanik, Gubernur Banten Perpanjang PJJ hingga 11 September

Selasa, 8 September 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lindungi Siswa dari Ancaman ISPA Vulkanik, Gubernur Banten Perpanjang PJJ hingga 11 September

Lindungi Siswa dari Ancaman ISPA Vulkanik, Gubernur Banten Perpanjang PJJ hingga 11 September

JURNALISPOS.CO.ID, SERANG – Pemerintah Provinsi Banten memperpanjang masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) hingga Jumat, 11 September 2026. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih memengaruhi kualitas udara di sejumlah wilayah.

Keputusan tersebut ditetapkan setelah Gubernur Banten Andra Soni memimpin rapat koordinasi dan pemantauan di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Selasa (8/9/2026).

Rapat dihadiri sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait, di antaranya Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Pasauran M. Nugraha Kartadinata, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten M. Lutfi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, Kepala DLHK Provinsi Banten Wawan Gunawan, serta jajaran OPD lainnya.

Gubernur Andra Soni mengatakan, meskipun intensitas erupsi mengalami penurunan, kondisi kualitas udara masih menjadi perhatian sehingga pembelajaran tatap muka belum dapat dilaksanakan.

Baca Juga :  Stabilisasi Harga Pangan, DKPP Kabupaten Serang Gelar GPM di Pabuaran

“Erupsi hari ini memang sudah menurun. Namun berdasarkan rekomendasi PVMBG, masyarakat dilarang mendekati lokasi dalam radius tiga kilometer dan diwajibkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” ujar Andra Soni.

Selain itu, Pemprov Banten juga mencermati meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang diduga dipicu paparan abu vulkanik. Berdasarkan laporan yang diterima, jumlah kasus ISPA mengalami peningkatan signifikan dibandingkan kondisi normal.

“Biasanya kasus ISPA berada di kisaran 2.000 kasus, sekarang meningkat hingga sekitar 4.500 kasus. Karena itu, kesehatan siswa harus menjadi prioritas utama,” katanya.

Menurut Andra, perpanjangan PJJ merupakan langkah preventif untuk melindungi peserta didik dari risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Pemprov Banten juga akan terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus Siaga (Level III).

“Kami terus memantau perkembangan aktivitas gunung. Sampai saat ini masih terjadi semburan abu vulkanik dan masyarakat tetap kami imbau untuk meningkatkan kewaspadaan,” tambahnya.

Baca Juga :  Komisi VII DPR RI Dorong Penataan Sungai Cisadane sebagai Destinasi Pariwisata Unggulan

Sementara itu, Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Pasauran, M. Nugraha Kartadinata, menjelaskan bahwa erupsi yang terjadi saat ini masih bertipe strombolian dengan potensi lontaran material vulkanik hingga lebih dari dua kilometer.

“Selain abu vulkanik, erupsi juga melontarkan batuan pijar. Karena itu, kami tetap merekomendasikan tidak ada aktivitas masyarakat dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif,” tegas Nugraha.

Usai rapat koordinasi, Gubernur Andra Soni meninjau langsung kondisi SMKN 1 Cinangka. Dalam kunjungan tersebut, petugas terlihat melakukan pembersihan area sekolah dari debu vulkanik menggunakan metode pembasahan guna mengurangi risiko penyebaran partikel debu di lingkungan sekolah.

Pemprov Banten mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. (Sudirman)

Berita Terkait

Tanggapan Ketua Umum FBB Tentang Reshuffle Kabinet Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran
Wabup Serang Najib Hamas Apresiasi Kerja PMI Membantu Masyarakat
Disnakertrans Kabupaten Serang Beri Pelatihan 32 Warga Menjahit Garmen
DLH Kota Tangerang Tutup TPS Ilegal di Panunggangan, Lakukan Uji Dampak Lingkungan
Wakil Wali Kota Tangerang Buka Sosialisasi Mitigasi Risiko Pekerjaan
352.088 Peserta BPJS Dibayarkan Pemkot Tangerang, Perlindungan Kesehatan Warga Terus Diperkuat
Dishub Kota Tangerang Perkuat Transportasi Umum di Hari Perhubungan Nasional
Gubernur Banten Dorong Peningkatan Kinerja dan Keselamatan Transportasi

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WIB

Tanggapan Ketua Umum FBB Tentang Reshuffle Kabinet Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

Kamis, 17 September 2026 - 18:37 WIB

Wabup Serang Najib Hamas Apresiasi Kerja PMI Membantu Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 18:21 WIB

Disnakertrans Kabupaten Serang Beri Pelatihan 32 Warga Menjahit Garmen

Kamis, 17 September 2026 - 16:53 WIB

DLH Kota Tangerang Tutup TPS Ilegal di Panunggangan, Lakukan Uji Dampak Lingkungan

Kamis, 17 September 2026 - 15:31 WIB

Wakil Wali Kota Tangerang Buka Sosialisasi Mitigasi Risiko Pekerjaan

Berita Terbaru