Lebak Darurat Galian Pasir Ilegal

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak Darurat Galian Pasir Ilegal

Lebak Darurat Galian Pasir Ilegal

JURNALISPOS.CO.ID, LEBAK – Anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Banten asal Kabupaten Lebak, Musa Weliansyah menilai jika saat ini Lebak bisa dikategorikan sebagai daerah darurat galian pasir ilegal. Penilaian Musa itu dikarenakan keberadaan galian pasir ilegal itu sangat marak, sehingga menimbulkan kekhawatiran terjadinya kerusakan lingkungan.

Aktifitas galian tambang ilegal itu kata Musa seolah-olah menjadi tontonan, karena tidak ada tindakan dari aparat penegak hukum. Padahal kata dia, akibat ulah pengusaha galian tambang pasir ilegal itu lingkungan disekitar menjadi rusak, terutama yang berada dikawasan pantai Lebak Selatan.

“Keberadaan aktifitas galian pasir ilegal dapat merusak lingkungan, pasir laut yang mereka gali kemudian dikemas kedalam karung dan dijual ke daerah industri di Tangerang dan Cikande,”kata Musa Weliansyah, di Rangkasbitung, Kamis (11/06/2026).

Aktifitas galian pasir ilegal yang paling menyorot adalah di Kecamatan Cihara. Lantaran berada di kawasan pantai, bahkan ada galian pasir kuarsa yang masuk kawasan Perhutani.

Baca Juga :  Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Gelar Turnamen Mobile Legends Kapolda Banten Cup 2026 Menuju Kapolri Cup

Kata Musa, persoalan tambang ilegal yang marak di Lebak Selatan diakibatkan lemahnya penegakan hukum terhadap para penadah dan distributor. Seharusnya kata dia, perusahaan yang membeli hasil tambang ilegal juga dipidanakan.

“Di Kecamatan Cihara ada tiga lokasi, satu diantaranya berada dikawasan Perhutani. Persoalan tambang ilegal ini diakibatkan lemahnya penegakan hukum, seharusnya semua yang terlibat dipidanakan,”kata Musa lagi.

Musa meminta agar Polda Banten segera mengusut keberadaan galian pasir tersebut. Karena kata dia, para pengusahanya sangat bandel, mengingat pernah ditutup Satpol PP pada siang hari, namun buka kembali pada malam hari.

Musa berjanji, dirinya akan terus mengawal semua aktifitas galian tambang ilegal yang ada di Kabupaten Lebak. Saat ini saja kata dia, satu lokasi pasir kuarsa yang beroperasi di kawasan hutan dengan penanganan khusus (KHDPK) sudah ia sampaikan ke Gakkum Kementerian Kehutanan agar segera ditindak tegas.

Baca Juga :  Perkuat Budaya K3, Puskesmas Jalan Emas Bentuk Pos UKK di SPPG Kelapa Dua 1

“Saya akan kawal terus, Polda Banten saya kira harus segera mengusut keberadaan galian pasir ilegal tersebut,”harap Musa.

Berdasarkan pantauan, beberapa wilayah di Kabupaten Lebak terdapat galian pasir tambang ilegal seperti di Kecamatan Cihara, Kecamatan Gunung Kencana. Khusus di Gunung Kencana, terdapat perusahaan galian pasir yang tidak memiliki izin pengelolaan air limbah (IPAL) yakni PT Mitra Jaya Minning, sehingga limbah perusahaan dikhawatirkan bisa menimbulkan efek negatif kepada masyarakat.

“PT MJM tidak memiliki IPAL, “kata Wawan Wahyudi, Kepala Bidang Amdal pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten.(Kew)….Caption Poto : Satpol PP Lebak saat sidak ke lokasi galian pasir ilegal di Lebak Selatan. (Jenni)

Berita Terkait

Sarasehan Ormas 2026, Maryono Apresiasi Peran Ormas dalam Menjaga Kondusivitas Kota Tangerang
Tanggapan Ketua Umum FBB Tentang Reshuffle Kabinet Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran
Evaluasi SAKIP 2026, Maryono: Tak Cuma Terserap, Harus Berdampak
Wabup Serang Najib Hamas Apresiasi Kerja PMI Membantu Masyarakat
Disnakertrans Kabupaten Serang Beri Pelatihan 32 Warga Menjahit Garmen
DLH Kota Tangerang Tutup TPS Ilegal di Panunggangan, Lakukan Uji Dampak Lingkungan
Wakil Wali Kota Tangerang Buka Sosialisasi Mitigasi Risiko Pekerjaan
352.088 Peserta BPJS Dibayarkan Pemkot Tangerang, Perlindungan Kesehatan Warga Terus Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:09 WIB

Sarasehan Ormas 2026, Maryono Apresiasi Peran Ormas dalam Menjaga Kondusivitas Kota Tangerang

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WIB

Tanggapan Ketua Umum FBB Tentang Reshuffle Kabinet Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WIB

Evaluasi SAKIP 2026, Maryono: Tak Cuma Terserap, Harus Berdampak

Kamis, 17 September 2026 - 18:37 WIB

Wabup Serang Najib Hamas Apresiasi Kerja PMI Membantu Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 18:21 WIB

Disnakertrans Kabupaten Serang Beri Pelatihan 32 Warga Menjahit Garmen

Berita Terbaru