Gubernur Banten Saksikan Kelanjutan Kerja Sama Konservasi DAS Cidanau

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten Saksikan Kelanjutan Kerja Sama Konservasi DAS Cidanau

Gubernur Banten Saksikan Kelanjutan Kerja Sama Konservasi DAS Cidanau

JURNALISPOS.CO.ID, CILEGON – Gubernur Banten Andra Soni menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Pembayaran Jasa Lingkungan Hidup (PJLH) DAS Cidanau antara PT Krakatau Tirta Industri (KTI), Forum Komunikasi DAS Cidanau (FKDC), dan Perum Jasa Tirta II (PJT II) di Excellence Center PT KTI, Kota Cilegon, Jumat (22/5/2026).

Kerja sama tersebut menjadi kelanjutan dari upaya konservasi kawasan Rawa Danau dan daerah tangkapan air DAS Cidanau yang selama ini berperan penting dalam menjaga ketersediaan air baku bagi masyarakat maupun kawasan industri di wilayah hilir.

“Ini sebenarnya adalah kelanjutan dari kerja sama yang sudah puluhan tahun dilaksanakan dalam rangka konservasi wilayah Rawa Danau, yang dikerjasamakan antara Forum Komunikasi DAS Cidanau dan pihak-pihak industri yang memanfaatkan air di wilayah hilir,” ujar Andra Soni.

Program PJLH DAS Cidanau kembali berjalan setelah sempat mengalami jeda pada 2024 akibat penyesuaian regulasi pengelolaan sumber daya air. Program yang telah berlangsung lebih dari dua dekade ini menjadi model kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem kawasan hulu.

Baca Juga :  Stadion Benteng Reborn Bergemuruh, Liga 4 Banten Piala Gubernur 2025/2026 Resmi Dimulai

Melalui skema tersebut, pihak pemanfaat air di wilayah hilir memberikan dukungan kepada masyarakat di kawasan hulu melalui kegiatan konservasi lingkungan, seperti menjaga tutupan lahan, mempertahankan vegetasi, serta melestarikan daerah tangkapan air.

Andra menegaskan, keberlangsungan konservasi kawasan hulu menjadi faktor penting untuk menjamin ketersediaan air baku di Kota Cilegon yang kebutuhan airnya terus meningkat seiring pertumbuhan industri dan masyarakat.

“Kita berharap kerja sama ini, pertama keberlangsungan konservasi berjalan dengan baik, kemudian alam atau lingkungannya terjaga dengan baik karena keterlibatan masyarakat setempat dalam kegiatan ini,” katanya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi elemen utama dalam menjaga keberlanjutan kawasan DAS Cidanau sebagai salah satu daerah tangkapan air strategis di Provinsi Banten.

“Kita sadar bahwa Cilegon membutuhkan air baku yang besar sehingga kita harus menjaga daerah-daerah tangkapan air kita agar berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur PT Krakatau Tirta Industri, Dendin Hermawan, menyebut program pembayaran jasa lingkungan DAS Cidanau telah menjadi salah satu contoh praktik konservasi berbasis kolaborasi yang dijadikan referensi nasional.

Baca Juga :  PWI Banten dan SMSI Banten Gelar Pemotongan Hewan Kurban di JBS

“PT KTI dan FKDC sudah bersepakat bertanda tangan, dan tahun ini melibatkan Perum Jasa Tirta II. Program pembayaran jasa lingkungan ini dibawa Bappenas RI menjadi bagian dari referensi ataupun percontohan di Indonesia,” kata Dendin.

Ia menjelaskan, program tersebut sempat mengalami jeda pada 2024 untuk menyesuaikan kebijakan baru terkait pengelolaan sumber daya air, namun kini kembali berjalan berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Banten.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal FKDC, NP Rahadian, mengatakan program PJLH saat ini melibatkan 12 Kelompok Tani Hutan (KTH) dengan total luasan lahan konservasi mencapai 300 hektare, serta melibatkan sekitar 650 petani.

Menurutnya, pendekatan pembayaran jasa lingkungan menjadi strategi penting dalam menjaga kelestarian kawasan hulu agar sumber air untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri tetap terjaga.

“Tanaman yang dijaga adalah tanaman yang menghasilkan jasa lingkungan dan bukan tanaman cepat tebang,” ujarnya. (Sudirman)

Berita Terkait

Sarasehan Ormas 2026, Maryono Apresiasi Peran Ormas dalam Menjaga Kondusivitas Kota Tangerang
Tanggapan Ketua Umum FBB Tentang Reshuffle Kabinet Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran
Evaluasi SAKIP 2026, Maryono: Tak Cuma Terserap, Harus Berdampak
Wabup Serang Najib Hamas Apresiasi Kerja PMI Membantu Masyarakat
Disnakertrans Kabupaten Serang Beri Pelatihan 32 Warga Menjahit Garmen
DLH Kota Tangerang Tutup TPS Ilegal di Panunggangan, Lakukan Uji Dampak Lingkungan
Wakil Wali Kota Tangerang Buka Sosialisasi Mitigasi Risiko Pekerjaan
352.088 Peserta BPJS Dibayarkan Pemkot Tangerang, Perlindungan Kesehatan Warga Terus Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:09 WIB

Sarasehan Ormas 2026, Maryono Apresiasi Peran Ormas dalam Menjaga Kondusivitas Kota Tangerang

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WIB

Tanggapan Ketua Umum FBB Tentang Reshuffle Kabinet Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WIB

Evaluasi SAKIP 2026, Maryono: Tak Cuma Terserap, Harus Berdampak

Kamis, 17 September 2026 - 18:37 WIB

Wabup Serang Najib Hamas Apresiasi Kerja PMI Membantu Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 18:21 WIB

Disnakertrans Kabupaten Serang Beri Pelatihan 32 Warga Menjahit Garmen

Berita Terbaru