JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan upaya pencegahan penyakit campak, terutama dengan melengkapi imunisasi dan menjaga kebersihan lingkungan. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini dikenal mudah menular dan dapat menyerang siapa saja yang belum memiliki kekebalan tubuh.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, penularan virus campak dapat terjadi dengan berbagai cara. Salah satu yang paling umum adalah melalui percikan air liur saat penderita batuk maupun bersin.
“Selain itu, virus juga dapat berpindah melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Tak hanya itu, menyentuh benda yang telah terkontaminasi virus campak, kemudian menyentuh wajah, juga berpotensi menyebabkan penularan,” papar dr. Dini, Kamis (5/3/26).
Ia menjelaskan, masyarakat perlu memahami tanda-tanda awal penyakit campak agar dapat segera melakukan pemeriksaan kesehatan. Biasanya gejala diawali dengan demam tinggi yang bahkan bisa mencapai suhu sekitar 40 derajat Celsius.
“Setelah itu, muncul ruam kemerahan yang biasanya dimulai dari wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh,” katanya.
Selain munculnya ruam pada kulit, penderita campak umumnya mengalami gejala lain seperti batuk kering, pilek, mata merah, hingga sensitivitas yang meningkat terhadap cahaya.
Gejala khas lainnya adalah munculnya bintik-bintik putih kecil di bagian dalam mulut yang dikenal sebagai bintik Koplik.
Untuk menekan risiko penularan, masyarakat diimbau untuk memastikan anak-anak telah mendapatkan imunisasi MR (Measles Rubella). Selain itu, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga dinilai penting sebagai langkah pencegahan penyakit.
“Untuk mencegah penyebaran penyakit ini, masyarakat dianjurkan untuk melengkapi imunisasi MR (Measles Rubella), terutama bagi anak-anak. Selain itu, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga sangat penting,” tegas dr. Dini.
Dengan upaya pencegahan tersebut, diharapkan risiko penyebaran campak dapat ditekan serta kesehatan masyarakat tetap terjaga. (Sudirman)









