Diduga Kendalikan Bisnis Narkoba dari Balik Sel, Napi Lapas Kelas I Tangerang Jadi Sorotan

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Kendalikan Bisnis Narkoba dari Balik Sel, Napi Lapas Kelas I Tangerang Jadi Sorotan

Diduga Kendalikan Bisnis Narkoba dari Balik Sel, Napi Lapas Kelas I Tangerang Jadi Sorotan

JURNALISPOS.CO.ID, TANGERANG – Dugaan praktik peredaran narkoba dari dalam Lapas kembali mencuat. Seorang warga binaan di Lapas Kelas I Tangerang, yang berlokasi di Jalan Veteran Raya Nomor 2, Babakan, Kota Tangerang, disebut-sebut masih leluasa mengendalikan bisnis narkotika dari balik jeruji besi.

Informasi yang beredar menyebutkan narapidana berinisial “J” diduga kuat berperan sebagai pengendali jaringan peredaran narkoba yang beroperasi di luar lapas. Dugaan ini menambah panjang daftar persoalan klasik lembaga pemasyarakatan: lemahnya pengawasan internal yang membuka celah bagi praktik ilegal tetap berjalan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, awak media menghubungi Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas I Tangerang, Edy, untuk meminta klarifikasi resmi. Dalam keterangannya, Edy mengaku pihaknya belum melakukan pengecekan awal atas laporan terbaru tersebut.

“Kita belum cek. Kami terima kasih, kasih info,” ujarnya singkat.

Namun, pernyataan itu berbanding terbalik dengan penjelasan lanjutan yang disampaikan dalam kesempatan yang sama. Edy justru membeberkan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian langkah penindakan, termasuk membuka alat bukti dan menelusuri komunikasi narapidana yang bersangkutan.

Baca Juga :  Pemkab Tangerang Sosialisasikan Program Tilawah Gemilang 2026, Siapkan Generasi Qurani Berdaya Saing

“Sudah kita tindaklanjuti. Yang kemarin juga sudah kita tindaklanjuti. Berita Acara Pemeriksaan dan HP yang bersangkutan sudah dibuka semua, komunikasi dengan siapa saja sudah dibuka, dan sudah dilaporkan ke pimpinan, termasuk seluruh riwayat transaksi transfer,” jelasnya, Minggu (5/7/2026).

Lebih jauh, Edy mengungkapkan pihaknya telah mengantongi data pihak luar yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. Bahkan, sejumlah pihak dari luar disebut telah diamankan.

“Orang luarnya kita sudah punya datanya lengkap. Komunikasinya dengan siapa saja yang di luar juga sudah kita catat semuanya. Kita juga sudah siapkan Laporan Polisi untuk diserahkan ke kepolisian,” tambahnya.

Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi tertulis dari pihak Lapas Kelas I Tangerang. Ketiadaan dokumen resmi ini memunculkan pertanyaan publik terkait transparansi penanganan kasus serta konsistensi pernyataan yang disampaikan.

Baca Juga :  Maulid Nabi di Ponpes Miftahul Huda Annidzom, Ribuan Jamaah dan Puluhan Habaib Serukan Keteladanan Rasulullah

Pengakuan adanya pemeriksaan menyeluruh, pembukaan data komunikasi, hingga pelacakan transaksi keuangan justru mengindikasikan bahwa dugaan tersebut bukan sekadar informasi mentah. Hal ini sekaligus menegaskan adanya potensi kebocoran sistem pengawasan di dalam lapas.

Publik pun mempertanyakan sejauh mana pengawasan internal berjalan, mengingat narapidana diduga masih mampu mengakses alat komunikasi dan mengendalikan jaringan kejahatan dari dalam sel. Situasi ini mengarah pada dugaan adanya kelalaian, bahkan kemungkinan keterlibatan oknum di dalam sistem.

Kasus ini kembali memperlihatkan bahwa persoalan klasik lapas , over kapasitas, pengawasan lemah, dan penyalahgunaan fasilitas masih menjadi masalah serius yang belum terselesaikan.

Awak media akan terus menelusuri perkembangan kasus ini, termasuk menunggu keterangan resmi dari pihak Lapas Kelas I Tangerang serta langkah lanjutan dari aparat penegak hukum. (Jenni)

Berita Terkait

Raperda Prakarsa DPRD Kabupaten Serang Diharap jadi Landasan Penguatan Program Kerakyatan
Kemenkes RI Apresiasi Pemkot Tangerang Perkuat Standar Higiene Program Makan Bergizi Gratis
22.865 Pekerja Rentan di Kota Tangerang Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung Pemkot
Perkuat Sinergi dengan PWI, Kantah Kota Tangerang Buka Diri terhadap Kritik
Perpustakaan Si Atang Periuk Raih Penghargaan Terbaik Tingkat Provinsi Banten
Brimob Gelar Bakti Kesehatan Gratis, 50 Lansia Terima Pelayanan Medis
30 Tahun ke Depan, Sachrudin Siapkan Peta Jalan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
Apel Akbar Satlinmas se-Banten, Kota Tangerang Kerahkan 1.000 Personel dari 13 Kecamatan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:51 WIB

Raperda Prakarsa DPRD Kabupaten Serang Diharap jadi Landasan Penguatan Program Kerakyatan

Rabu, 4 November 2026 - 17:00 WIB

Kemenkes RI Apresiasi Pemkot Tangerang Perkuat Standar Higiene Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 4 November 2026 - 16:20 WIB

22.865 Pekerja Rentan di Kota Tangerang Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung Pemkot

Rabu, 4 November 2026 - 15:01 WIB

Perkuat Sinergi dengan PWI, Kantah Kota Tangerang Buka Diri terhadap Kritik

Rabu, 4 November 2026 - 10:21 WIB

Perpustakaan Si Atang Periuk Raih Penghargaan Terbaik Tingkat Provinsi Banten

Berita Terbaru