Deteksi Dini Kesehatan Telinga dan Fasilitas Hearing Solustion di RSUD Kota Tangerang

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deteksi Dini Kesehatan Telinga dan Fasilitas Hearing Solustion di RSUD Kota Tangerang

Deteksi Dini Kesehatan Telinga dan Fasilitas Hearing Solustion di RSUD Kota Tangerang

JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, RSUD Kota Tangerang terus meningkatkan kualitas dan fasilitas yang dapat dirasakan masyarakat Kota Tangerang. Salah satunya pelayanan di Poli Telinga Hidung Tenggorokan (THT) dengan kepemilikan klinik Dengar atau Hearing Solution.

Direktur Utama RSUD Kota Tangerang, dr H.Yusuf Alfian Geovanny, MKM melalui keterangan menuturkan pelayanan THT serta alat bantu dengar di RSUD Kota Tangerang, telah bisa dinikmati masyarakat secara gratis dengan menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan. Dalam klinik ini, RSUD Kota Tangerang menghadirkan layanan Audiometri, BERA, OAE (Oto Akustik Emulsion), Endoskopi THT, Laringoskopi Serat Lentur, Alat Bantu Mendengar dan Audit Timpanometri.

“Kami sudah memiliki layanan klinik dengar atau Hearing Solution sejak Tahun 2021 dengan alat dan fasilitas yang lengkap, bahkan se-Provinsi Banten. Itu semua bisa dinikmati secara gratis menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan,” ujar dr.Yusuf.

Diketahui, 3 Maret merupakan momen World Hearing Day atau Hari Pendengaran Sedunia. Dengan itu, RSUD menggelar edukasi pasien terkait layanan dan fasilitas pemeriksaan dengar yang dimiliki RSUD Kota Tangerang. Tak terkecuali, mengedukasi akan pentingnya melakukan pemeriksaan dengar secara rutin atau berkala.

Baca Juga :  Optimalkan Realisasi Investasi, DPMPTSP Kota Tangerang Gelar Bimtek Penanaman Modal

Salah seorang dokter spesialis, RSUD Kota Tangerang, dr. Gustav Syukrinto, Sp.THT-KL menyampaikan pentingnya pemeriksaan sejak dini pendengaran. Dimana bisa dilakukan sejak bayi baru lahir. Dengan tujuan agar dapat mendeteksi lebih awal jika terjadi masalah yang mempengaruhi tumbuh kembang anak seperti speech delay.

“Pentingnya memeriksakan pendengaran secara rutin, selama empat hingga enam bulan sekali, pemeriksaan bisa dilakukan di dokter spesialis THT. Pemeriksaan bisa dimulai dari bayi yang baru lahir untuk mendeteksi sejak dini jika ada kelainan yang menghambat tumbuh kembang anak tersebut,” ujar dr. Gustav.

Lanjut dr.Gustav, Pemeriksaan di Hearing Solution meliputi:

  1. OAE: skrining fungsi pendengaran, terutama pada bayi.
  2. BERA: menilai respons saraf pendengaran terhadap suara.
  3. ASSR: mengukur perkiraan ambang pendengaran, termasuk pada bayi dan anak yang belum bisa merespons aktif.
  4. Audiometri: mengukur tingkat kemampuan mendengar pada pasien yang bisa memberikan respons.
  5. Timpanometri: memeriksa kondisi dan fungsi telinga tengah serta gendang telinga.
Baca Juga :  Festival Cisadane 2026, Wali Kota Tangerang Pimpin Aksi Tanam Pohon dan Bersih Sungai

Sedangkan keunggulannya adalah layanan yang cukup lengkap dan terpadu dalam satu tempat, mulai dari pemeriksaan pendengaran, diagnosis, hingga penanganan. Layanan ini juga dapat melayani berbagai kelompok usia, dari bayi hingga lansia, dengan dukungan pemeriksaan seperti OAE, BERA, ASSR, audiometri, dan timpanometri.

“Pesan saya, jangan menunggu sampai pendengaran terganggu baru diperiksa. Pendengaran sangat penting untuk tumbuh kembang, komunikasi, dan kualitas hidup. Deteksi sejak dini, tangani sedini mungkin, karena semakin cepat ditemukan, semakin baik peluang penanganannya,”katanya.

Kepala Humas RSUD Kota Tangerang Shall Purnama menjelaskan,layanan Hearing Solution di RSUD Kota Tangerang bukan hanya untuk orang yang sedang mengalami sakit telinga. Layanan ini ditujukan untuk siapa saja yang membutuhkan skrining, pemeriksaan, evaluasi, hingga penanganan gangguan pendengaran. RSUD Kota Tangerang sendiri menyediakan pemeriksaan seperti OAE, ASSR, BERA, audiometri, dan timpanometri.

“Hearing Solution ditujukan untuk semua usia, mulai dari bayi, anak-anak, remaja, usia produktif, hingga lansia. Karena gangguan pendengaran bisa terjadi pada siapa saja dan sebaiknya di deteksi sedini mungkin,”tuturnya. (Zaki)

Berita Terkait

Tanggapan Ketua Umum FBB Tentang Reshuffle Kabinet Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran
DLH Kota Tangerang Tutup TPS Ilegal di Panunggangan, Lakukan Uji Dampak Lingkungan
Wakil Wali Kota Tangerang Buka Sosialisasi Mitigasi Risiko Pekerjaan
352.088 Peserta BPJS Dibayarkan Pemkot Tangerang, Perlindungan Kesehatan Warga Terus Diperkuat
Dishub Kota Tangerang Perkuat Transportasi Umum di Hari Perhubungan Nasional
Gubernur Banten Dorong Peningkatan Kinerja dan Keselamatan Transportasi
Pemkab DPRD Kabupaten Serang Sepakati APBD Perubahan 2026
Taman Wisata Alam Sumur Kenclong Masuk 3 Besar Lomba Destinasi Award Banten 2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WIB

Tanggapan Ketua Umum FBB Tentang Reshuffle Kabinet Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

Kamis, 17 September 2026 - 16:53 WIB

DLH Kota Tangerang Tutup TPS Ilegal di Panunggangan, Lakukan Uji Dampak Lingkungan

Kamis, 17 September 2026 - 15:31 WIB

Wakil Wali Kota Tangerang Buka Sosialisasi Mitigasi Risiko Pekerjaan

Kamis, 17 September 2026 - 14:36 WIB

352.088 Peserta BPJS Dibayarkan Pemkot Tangerang, Perlindungan Kesehatan Warga Terus Diperkuat

Kamis, 17 September 2026 - 14:12 WIB

Dishub Kota Tangerang Perkuat Transportasi Umum di Hari Perhubungan Nasional

Berita Terbaru