Bupati Ratu Zakiyah Resmikan Gedung Instalasi Bedah Sentral RSDP Serang

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALISPOS.CO.ID, KAB. SERANG – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meresmikan Gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS) Rumah Sakit dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) pada Rabu, 20 Mei 2026. Pembangunan gedung IBS merupakan upaya untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kami baru saja meresmikan gedung Instalasi Bedah Sentral atau IBS Rumah Sakit dr. Dradjat Prawiranegara,” kata Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah kepada wartawan.

Ratu Zakiyah, sapaan Ratu Rachmatuzakiyah, mengatakan bahwa keberadaan gedung IBS sangat penting mengingat tingginya kebutuhan pelayanan bedah. RSDP menyediakan enam kamar operasi yang diresmikan dan telah beroperasi sekitar dua pekan terakhir. “Insya Allah ke depan akan terus beroperasi lagi,” ucapnya.

Ratu Zakiyah menyebutkan, berdasarkan masukan dari para dokter senior di RSDP, dalam satu bulan permintaan untuk layanan operasi bedah mencapai 523 orang. “Sementara ruangan yang dimiliki hanya 6. Jadi sebetulnya masih kurang,” katanya.

Oleh karena itu, Ratu Zakiyah berinisiatif bertemu langsung dengan Menteri Kesehatan untuk menyampaikan keterbatasan anggaran agar Kabupaten Serang bisa mendapatkan alat-alat di ruang bedah.

“Sudah kami sampaikan, selain itu kami juga menyampaikan keinginan untuk merevitalisasi gedung rumah sakit ini agar lebih bagus lagi,” terangnya.

Di samping itu, Ratu Zakiyah juga menyampaikan bahwa masih kurangnya tenaga sumber daya manusia (SDM) kesehatan di RSDP Serang akibat permintaan pasien yang semakin hari semakin banyak. Selain itu, ia juga telah menyampaikan usulan untuk mengadakan poli eksekutif di RSDP.

Baca Juga :  Dinkes Kota Tangerang Gelar Lomba Posyandu Berprestasi, Penilaian Kini Berbasis 6 SPM

“Jadi kami sudah memberikan beberapa proposal ke Menteri Kesehatan. Selanjutnya belum ada informasi dari Pak Menteri kira-kira apa yang akan dieksekusi untuk RSDP mendapat program itu,” katanya.

Direktur RSDP dr. Rachmat Setiadi mengatakan, di gedung baru tersebut ada enam ruang operasi, sedangkan sebelumnya hanya ada lima di IBS lama. IBS lama kemudian akan dijadikan ICU Central untuk menambah kapasitas ICU karena banyak pasien yang belum tertampung oleh RSDP.

“Dengan penambahan ICU, maka ruangan juga akan bertambah karena 10 tempat tidur itu harus satu ICU,” ujarnya.

Enam ruang IBS tersebut berada di dua lantai, kata Rachmat, masing-masing lantai tiga ruang. Sebenarnya di sana ada 12 tempat tidur, hanya saja karena RSDP baru bisa menyelesaikan lantai empat dan lima, maka baru ada enam ruang operasi yang siap.

“Mudah-mudahan ke depan bisa membuka lagi lantai tiga dan lantai dua,” katanya.

Sedangkan untuk perlengkapan alat, sebut dr. Rachmat, di lantai lima dan empat sudah sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan. Ada scialytic lamp, pendant, lampu operasi, dan ruang anestesi berstandar. Kebutuhan ideal ruang operasi sendiri tergantung pada jumlah tempat tidur yang ada.

Baca Juga :  Catut Nama Ketua PWI Kota Tangerang untuk Minta Uang ke Wali Kota, Oknum Mengaku Wartawan Diamankan

“Jadi, kalau kita mau 400 tempat tidur, kita membutuhkan 40 ICU. Nah, ICU 40 itu kira-kira berapa pasien yang akan dioperasi? Jadi, jumlah tempat tidur ruang operasi itu tergantung dari pasien yang hadir nanti,” tuturnya.

Lebih lanjut dr. Rachmat menyebutkan, untuk RSDP dalam satu bulan ada 523 pasien yang dioperasi. Oleh karena itu, sangat penuh. Apabila ditambah ruang operasi, pasiennya akan terus bertambah.

“Karena alhamdulillah banyak pasien yang sudah bisa diakomodir oleh rumah sakit karena sudah bertambah satu ruangan. Contohnya bedah mulut itu ada antrean sampai 1 bulan. Nah, itu yang kasihan. Dan kita coba fasilitasi supaya pasien-pasien yang ada di rumah sakit bisa terlayani,” tuturnya.

Usai meresmikan, Ratu Zakiyah melakukan penandatanganan prasasti pembangunan Gedung IBS RSDP Serang. Turut hadir pula Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Abdul Gofur, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang Supiyanto, Sekda Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, dan para pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Serang. (ahmad) 

Berita Terkait

Kwarcab Pramuka Kota Tangerang Perkuat Sinergi Pendidikan Karakter Lewat Orientasi Mabigus
Pemkab Serang Seleksi Program Beasiswa bagi Pemuda ke Jepang
Menurut Ketua Umum FBB Pemakzulan Terhadap Wakil Presiden RI Merupakan Tindakan Melampaui Kewenangan Konstitusional
Salurkan Bansos di Tangerang, Gubernur Andra Soni Sekaligus Dorong Program Sekolah Gratis
Jangkau 16.000 Pelajar, Pemkot Tangerang Perkuat Akses Pendidikan Lewat Beasiswa Tangerang Cerdas
Bupati Tangerang Dampingi Gubernur Banten Salurkan Bansos untuk 2.200 KPM, Pastikan Tepat Sasaran
Cegah Perundungan di Sekolah, Pemkot Tangerang Berikan Penyuluhan Hukum kepada Pelajar
Revitalisasi Pasar Anyar Tak Cukup dengan Bangunan, Sachrudin Dorong Perubahan Perilaku

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:46 WIB

Kwarcab Pramuka Kota Tangerang Perkuat Sinergi Pendidikan Karakter Lewat Orientasi Mabigus

Selasa, 3 November 2026 - 00:33 WIB

Pemkab Serang Seleksi Program Beasiswa bagi Pemuda ke Jepang

Senin, 2 November 2026 - 23:17 WIB

Menurut Ketua Umum FBB Pemakzulan Terhadap Wakil Presiden RI Merupakan Tindakan Melampaui Kewenangan Konstitusional

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WIB

Salurkan Bansos di Tangerang, Gubernur Andra Soni Sekaligus Dorong Program Sekolah Gratis

Senin, 2 November 2026 - 19:00 WIB

Jangkau 16.000 Pelajar, Pemkot Tangerang Perkuat Akses Pendidikan Lewat Beasiswa Tangerang Cerdas

Berita Terbaru