Aplikasi Sidata, Sistem Terintegrasi Dinkes Kota Tangerang untuk Pantau Kondisi Balita Stunting Secara Real Time

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aplikasi Sidata, Sistem Terintegrasi Dinkes Kota Tangerang untuk Pantau Kondisi Balita Stunting Secara Real Time

Aplikasi Sidata, Sistem Terintegrasi Dinkes Kota Tangerang untuk Pantau Kondisi Balita Stunting Secara Real Time

JURNALISPOS.CO.ID, TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting dengan memanfaatkan teknologi digital. Salah satu inovasi yang digunakan adalah Aplikasi Sidata, sistem terintegrasi yang mendukung pemantauan kondisi balita secara cepat, akurat, dan real time.

Aplikasi yang dikembangkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang tersebut menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung Dinas Kesehatan melakukan pemantauan dan penanganan balita yang berisiko mengalami stunting maupun masalah gizi lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, mengatakan keberadaan teknologi digital sangat membantu dalam mempercepat pengumpulan dan pengolahan data kesehatan masyarakat, khususnya terkait tumbuh kembang balita.

“Yang menurut saya sangat membantu adalah peran kader posyandu yang didukung oleh teknologi melalui Aplikasi Sidata. Sistem ini sangat mudah digunakan dan kader sendiri yang melakukan input data ke dalam sistem,” papar dr. Dini, Jumat (19/6/26).

Baca Juga :  Minggu Ketiga, SMSI Tangsel Bagikan Seratus Paket Takjil untuk Ojol dan Pengguna Jalan Depan Balaikota Tangsel

Menurutnya, data yang diinput oleh kader posyandu selanjutnya terhubung dengan sistem Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), sehingga menghasilkan data yang lebih akurat dan dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses pengambilan keputusan.

“Nanti sistemnya diintegrasikan dengan aplikasi Sigizikesga milik Kementerian Kesehatan, sedang dalam proses oleh Dinas Kominfo. Dengan begitu data yang masuk menjadi lebih real, lebih cepat dan lebih valid. Harapannya tentu memudahkan kami dalam melakukan analisis dan mengambil langkah penanganan,” jelasnya.

Melalui sistem tersebut, petugas kesehatan dapat lebih cepat mengidentifikasi balita yang mengalami gizi kurang, gizi buruk, maupun yang berisiko stunting. Data yang tersedia juga memungkinkan intervensi dilakukan secara tepat sasaran sesuai kondisi di lapangan.

Baca Juga :  Gencarkan Gerakan Indonesia Asri, Pemkot Tangerang Rutin Gelar Korve Kebersihan Selasa dan Jumat

“Begitu ada data yang masuk, puskesmas bisa langsung melihat ada balita dengan gizi kurang. Siapa anaknya, tinggal di mana, semuanya bisa diketahui sehingga penanganan dapat segera dilakukan,” katanya.

Selain digunakan oleh tenaga kesehatan, informasi yang tersedia dalam sistem juga dapat diakses oleh berbagai pihak yang terlibat dalam percepatan penurunan stunting, mulai dari kader posyandu, TP PKK, kelurahan, kecamatan hingga perangkat daerah terkait.

Keberhasilan pemanfaatan Aplikasi Sidata juga didukung oleh peran aktif kader posyandu yang secara rutin melakukan pemantauan pertumbuhan balita serta menginput data hasil pemeriksaan ke dalam sistem.

Dengan dukungan teknologi dan kolaborasi lintas sektor, Pemkot Tangerang optimistis mampu mempercepat penanganan kasus gizi kurang dan stunting, sekaligus mempertahankan tren positif penurunan prevalensi stunting yang hingga Mei 2026 tercatat sebesar 5,3 persen. (Sudirman)

Berita Terkait

Maulid Nabi di Ponpes Miftahul Huda Annidzom, Ribuan Jamaah dan Puluhan Habaib Serukan Keteladanan Rasulullah
Dari Masjid Baiturrahman Polda Banten Menuju Baitullah, Hadiah Umroh Jadi Wujud Kepedulian Kapolda
Kabupaten Serang jadi Pilot Project Kampung Holtikultura Gerakan Perempuan Pangan IWAPI
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Tangerang Gelar Gowes BerSAMA Masyarakat
Hadiri Puncak HUT ke 81 RI di Desa Cisait, Wabup Serang Tekankan Teladani Perjuangan Pahlawan
Wabup Serang Sebut SDM Unggul Kunci hadirnya Lembaga Pendidikan Berkualitas
Ombudsman RI Dorong Transparansi dan Penguatan Pengawasan dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri
Buka Pekan Raya Balaraja ke-2, Bupati Maesyal Ajak Warga Lestarikan Budaya dan Dukung UMKM

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Maulid Nabi di Ponpes Miftahul Huda Annidzom, Ribuan Jamaah dan Puluhan Habaib Serukan Keteladanan Rasulullah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Dari Masjid Baiturrahman Polda Banten Menuju Baitullah, Hadiah Umroh Jadi Wujud Kepedulian Kapolda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Kabupaten Serang jadi Pilot Project Kampung Holtikultura Gerakan Perempuan Pangan IWAPI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Tangerang Gelar Gowes BerSAMA Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Hadiri Puncak HUT ke 81 RI di Desa Cisait, Wabup Serang Tekankan Teladani Perjuangan Pahlawan

Berita Terbaru