Disnakertrans Kabupaten Serang Latih 16 Penyandang Disabilitas Jadi Barista

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disnakertrans Kabupaten Serang Latih 16 Penyandang Disabilitas Jadi Barista

Disnakertrans Kabupaten Serang Latih 16 Penyandang Disabilitas Jadi Barista

JURNALISPOS.CO.ID, KAB. SERANG – Sebanyak 16 warga yang tergabung dalam Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Serang mengikuti Pelatihan Pembuatan Espresso dan Latte Art selama 4 hari, Selasa sampai Jumat, 7–10 Juli 2026 di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, Kecamatan Ciruas.

Kegiatan Tailor Made Training (TMT) Pelatihan Pembuatan Espresso dan Latte Art dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang.

”Ini adalah pelatihan kerja sama Disnakertrans dengan BBPVP Serang milik Kementerian Ketenagakerjaan, berkaitan dengan program pelatihan Tailor Made Training atau TMT,” kata Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami kepada wartawan usai membuka pelatihan.

Diana mengatakan, kegiatan ini merupakan inisiasi atau usulan dari peserta pelatihan yang tergabung dalam Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Serang yang dinahkodai Muhammad Lebeh Johor dan Teguh selaku pengurus. Mereka sudah mengusulkan kepada Disnakertrans untuk pelatihan barista.

”Mengingat sekarang profesi barista banyak berkembang, khususnya untuk pengembangan kewirausahaan. Kami kemudian menjembatani dan alhamdulillah hari ini bisa dilaksanakan pembukaan pelatihan yang diikuti oleh 16 peserta,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Serang Naikkan 50 Persen Insentif 7.355 Guru Madrasah dan 8.686 Guru Ngaji

Diana menegaskan kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah Pemerintah Daerah Kabupaten Serang sesuai amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016, bahwa penyandang disabilitas tidak ada diskriminasi dan harus diberikan kesempatan yang sama di bidang pendidikan, ketenagakerjaan maupun bidang lain agar diberikan kesempatan untuk bekerja maupun berwirausaha.

”Jadi saya rasa ini adalah satu langkah yang tepat. Mudah-mudahan apa yang diberikan berupa keterampilan ini bisa diterapkan dan dikembangkan usahanya untuk memperluas lapangan kerja di Kabupaten Serang. Saya rasa itu,” terangnya.

Diana menyebutkan, para peserta saat ini ada yang sebelumnya sudah bekerja, berwirausaha, bahkan ada yang sudah mempunyai kantin dan bertujuan ingin mengembangkan usahanya dengan membuka usaha kopi. ”Karena di sini akan belajar tentang Espresso dan Latte Art. Jadi lebih menarik, kopi itu akan disajikan lebih menarik oleh para barista,” jelasnya.

Dari berbagai kegiatan pelatihan yang dilaksanakan Disnakertrans, Diana mengatakan, ini atas instruksi Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah untuk memberikan keterampilan atau keahlian bagi warga Kabupaten Serang. ”Tujuannya juga untuk memperluas lapangan pekerjaan. Ini amanat Ibu Bupati juga supaya kita memperbanyak masyarakat Kabupaten Serang yang kompeten melalui pelatihan,” tandasnya.

Baca Juga :  Jadi Irup Upacara HUT ke 81 RI, Bupati Serang Pastikan Maksimalkan Pelayanan Dasar

Diana mengajak pengurus PPDI dan rekan media untuk bekerja sama menyosialisasikan kepada masyarakat luas khususnya Kabupaten Serang dengan dibukanya pelatihan oleh Disnakertrans yang bekerja sama dengan BBPVP Serang. ”Karena kuota pelatihan ini sangat banyak, saya harap juga dari media bisa mensosialisasikan bahwa kita sedang butuh peserta-peserta pelatihan,” tuturnya.

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Serang, Muhammad Furqon mengatakan berkenaan dengan pelatihan hari ini yaitu Tailor Made Training (TMT) dengan materi barista untuk penyandang disabilitas. ”Pelatihan dilaksanakan selama 4 hari. Alhamdulillah tadi sudah dibuka oleh Bu Kadis dan seluruh peserta bersemangat untuk mengikuti pelatihan ini,” ujarnya.

Furqon berharap ke depan, pihaknya bisa terus memfasilitasi dan menjembatani berupa program-program baik dari pemerintah maupun lainnya. Di antaranya adalah untuk pengembangan bakat atau kompetensi life skill bagi penyandang disabilitas untuk meningkatkan usaha-usaha yang sudah dijalankan. ”Setelah selesai pelatihan nanti akan ada pemantauan bagi peserta. Pasti setiap ada pelatihan kita lakukan monitoring,” tuturnya. (Ahmad)

Berita Terkait

Kemenkes RI Apresiasi Pemkot Tangerang Perkuat Standar Higiene Program Makan Bergizi Gratis
22.865 Pekerja Rentan di Kota Tangerang Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung Pemkot
Perkuat Sinergi dengan PWI, Kantah Kota Tangerang Buka Diri terhadap Kritik
Perpustakaan Si Atang Periuk Raih Penghargaan Terbaik Tingkat Provinsi Banten
Brimob Gelar Bakti Kesehatan Gratis, 50 Lansia Terima Pelayanan Medis
30 Tahun ke Depan, Sachrudin Siapkan Peta Jalan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
Apel Akbar Satlinmas se-Banten, Kota Tangerang Kerahkan 1.000 Personel dari 13 Kecamatan
Dukung Raperda Prakarsa DPRD, Bupati Serang Harap Pembangunan Sarana Pendidikan Lebih Terarah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:00 WIB

Kemenkes RI Apresiasi Pemkot Tangerang Perkuat Standar Higiene Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 4 November 2026 - 16:20 WIB

22.865 Pekerja Rentan di Kota Tangerang Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung Pemkot

Rabu, 4 November 2026 - 15:01 WIB

Perkuat Sinergi dengan PWI, Kantah Kota Tangerang Buka Diri terhadap Kritik

Rabu, 4 November 2026 - 10:21 WIB

Perpustakaan Si Atang Periuk Raih Penghargaan Terbaik Tingkat Provinsi Banten

Selasa, 3 November 2026 - 19:51 WIB

Brimob Gelar Bakti Kesehatan Gratis, 50 Lansia Terima Pelayanan Medis

Berita Terbaru