Cegah Penyakit Berbasis Lingkungan, Puskesmas Baja Intensifkan Survei Vektor

Senin, 8 Juni 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Baja, Kecamatan Cibodas, terus memperkuat upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan melalui pelaksanaan survei vektor di wilayah kerjanya.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk memantau, memetakan, sekaligus mengendalikan keberadaan vektor penyakit, khususnya nyamuk yang berpotensi menjadi penyebab penyebaran berbagai penyakit menular di masyarakat.

Kepala UPT Puskesmas Baja, drg. Nurul Hidayah, mengatakan survei vektor menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Chikungunya yang masih menjadi perhatian di lingkungan permukiman.

“Survei vektor ini merupakan deteksi awal untuk memetakan wilayah mana saja yang memiliki faktor risiko tinggi. Namun, upaya dari pihak puskesmas tentu tidak akan maksimal tanpa adanya peran aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” terang Nurul.

Baca Juga :  Momentum Idulfitri, PWI Kota Tangerang Jalin Silaturahmi dengan Wakil Wali Kota

Melalui kegiatan tersebut, petugas kesehatan melakukan pemantauan terhadap potensi tempat berkembang biaknya nyamuk sekaligus mengidentifikasi wilayah yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi terhadap penyebaran penyakit berbasis lingkungan.

Selain melakukan pemantauan berkala, Puskesmas Baja juga terus mengedukasi masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat, termasuk menjalankan gerakan 3M Plus secara konsisten di lingkungan masing-masing.

Baca Juga :  Wabup Tangerang Tinjau Renovasi RTLH di Desa Matagara, Target Penerima Akan Ditambah

Gerakan tersebut meliputi menguras dan menutup tempat penampungan air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta melakukan berbagai upaya tambahan untuk mencegah gigitan nyamuk.

“Melalui sinergi antara pemantauan berkala dari petugas kesehatan dan kesadaran preventif dari warga, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan bebas dari ancaman penyakit berbasis lingkungan,” harapnya.

Puskesmas Baja berharap kolaborasi antara petugas kesehatan dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga risiko penyebaran penyakit berbasis lingkungan dapat ditekan dan kualitas kesehatan masyarakat semakin meningkat.

(marsudin)

Berita Terkait

Tahun Kedua Berjalan, Pemkot Tangerang Cover BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan
Pemkot Tangerang Kebut Perbaikan Jalan Adam Malik di Kecamatan Larangan
Normalisasi Situ Bulakan Capai 80 Persen, Perkuat Mitigasi Banjir di Periuk
Tingkatkan Layanan Kebersihan, Pemkot Tangerang Hadirkan Fasilitas Pencucian Truk Sampah
Dukung Pelayanan Ramah Disabilitas, Dinsos Kota Tangerang Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat
Peringati HLUN 2026, Dinkes Kota Tangerang Perkuat Peran Kader Pendamping Lansia
DWP Kota Tangerang Luncurkan Program DWP Mengajar untuk Bentuk Generasi Berkarakter
Lakukan Pemetaan, Satgas Pungli Ketenagakerjaan Kabupaten Serang Datangi Dua Perusahaan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:37 WIB

Tahun Kedua Berjalan, Pemkot Tangerang Cover BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:20 WIB

Pemkot Tangerang Kebut Perbaikan Jalan Adam Malik di Kecamatan Larangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:05 WIB

Normalisasi Situ Bulakan Capai 80 Persen, Perkuat Mitigasi Banjir di Periuk

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:44 WIB

Tingkatkan Layanan Kebersihan, Pemkot Tangerang Hadirkan Fasilitas Pencucian Truk Sampah

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:52 WIB

Dukung Pelayanan Ramah Disabilitas, Dinsos Kota Tangerang Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat

Berita Terbaru