Aplikasi CISADANE Jadi Inovasi Dindik Kota Tangerang untuk Penguatan Sekolah Inklusif

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aplikasi CISADANE Jadi Inovasi Dindik Kota Tangerang untuk Penguatan Sekolah Inklusif

Aplikasi CISADANE Jadi Inovasi Dindik Kota Tangerang untuk Penguatan Sekolah Inklusif

JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan layanan pendidikan yang ramah, setara, dan inklusif bagi seluruh peserta didik, termasuk anak penyandang disabilitas. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menghadirkan inovasi digital CISADANE (Central Informasi Sistem Administrasi Data Edukasi Inklusif).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, mengatakan aplikasi CISADANE dirancang sebagai platform terintegrasi yang mendukung pengelolaan data, pendampingan, hingga koordinasi layanan pendidikan inklusif secara lebih efektif.

“Melalui aplikasi ini, sekolah, dinas, Unit Layanan Disabilitas Pendidikan, guru, tenaga ahli, hingga orang tua dapat terhubung dalam satu platform layanan pendidikan inklusif,” ujar Wahyudi, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, CISADANE hadir untuk memperkuat sistem pendidikan inklusif di Kota Tangerang melalui pendataan yang lebih akurat dan terstruktur terhadap murid penyandang disabilitas dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP.

Baca Juga :  Apresiasi Kepedulian Warga, Maryono Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Jami Al-Ikhlas

Data yang tercatat dalam sistem tersebut meliputi identitas murid, jenis kebutuhan khusus, hasil asesmen, riwayat pendidikan, hingga kebutuhan layanan pembelajaran di sekolah.

“Aplikasi ini memuat data profil murid penyandang disabilitas jenjang PAUD, SD, hingga SMP secara sistematis dan akurat. Mulai dari identitas murid, jenis kebutuhan khusus, hasil asesmen, riwayat pendidikan, hingga kebutuhan layanan pembelajaran di sekolah,” paparnya.

Selain itu, aplikasi CISADANE juga dilengkapi data Guru Pendidikan Khusus (GPK) yang bertugas mendampingi sekolah penyelenggara pendidikan inklusif. Dengan sistem ini, proses monitoring, koordinasi, hingga distribusi layanan pendidikan dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Hadiri Festival Muharram Cengkok 1448 H, Bupati Maesyal Ajak Perkuat Syiar Islam dan Kebersamaan

Wahyudi menambahkan, CISADANE juga membuka ruang keterlibatan aktif bagi orang tua dalam memantau perkembangan pendidikan anak melalui fitur laporan perkembangan murid.

“Tidak hanya sekolah, orang tua juga bisa memantau perkembangan anak melalui fitur laporan perkembangan murid. Jadi, kolaborasi antara sekolah dan keluarga dapat berjalan lebih baik dalam mendukung tumbuh kembang anak,” jelasnya.

Lebih lanjut, aplikasi tersebut terintegrasi dengan Unit Layanan Disabilitas Pendidikan, yang menyediakan layanan konseling daring maupun luring, asesmen psikologis dan klinis, serta konsultasi pendidikan bagi sekolah maupun orang tua.

“Diharapkan, lewat CISADANE, layanan pendidikan inklusif dapat semakin mudah diakses masyarakat, sekaligus menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih ramah, kolaboratif dan berpusat pada kebutuhan murid,” tutup Wahyudi. (Mil)

Berita Terkait

Perkuat Spiritual dan Integritas, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Gelar Pengajian Bersama
Soroti Batas Usia Kewarganegaraan di RUU HPI, Wagub Banten Dimyati: Idealnya 25 Tahun atau Lulus S-2
Lapas Kelas IIA Serang Gelar Sholat Istisqa Bersama Warga Binaan
Hari Ke-10 Pencarian Operasi SAR Arupadhatu I Berakhir, Gubernur Banten: Pemantauan Tetap Dilakukan
DWP Kota Tangerang Gelar Pembinaan di Kecamatan Cibodas, Hadirkan Aksi Sosial untuk Masyarakat
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Gubernur Banten Andra Soni Ajak Kawal Pelaksanaan Pembangunan
Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Buka Kesempatan Bagi Putra Putri Warga Tangerang
Sarasehan Ormas 2026, Maryono Apresiasi Peran Ormas dalam Menjaga Kondusivitas Kota Tangerang

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:17 WIB

Perkuat Spiritual dan Integritas, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Gelar Pengajian Bersama

Jumat, 18 September 2026 - 19:05 WIB

Soroti Batas Usia Kewarganegaraan di RUU HPI, Wagub Banten Dimyati: Idealnya 25 Tahun atau Lulus S-2

Jumat, 18 September 2026 - 18:00 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Gelar Sholat Istisqa Bersama Warga Binaan

Jumat, 18 September 2026 - 16:55 WIB

Hari Ke-10 Pencarian Operasi SAR Arupadhatu I Berakhir, Gubernur Banten: Pemantauan Tetap Dilakukan

Jumat, 18 September 2026 - 16:41 WIB

DWP Kota Tangerang Gelar Pembinaan di Kecamatan Cibodas, Hadirkan Aksi Sosial untuk Masyarakat

Berita Terbaru