Bupati Tangerang Pastikan Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang Penuhi Standar Kesehatan

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tangerang Pastikan Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang Penuhi Standar Kesehatan

Bupati Tangerang Pastikan Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang Penuhi Standar Kesehatan

JURNALISPOS.CO.ID, KABUPATEN TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung lapak penjualan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak.

Peninjauan dilakukan di Lapak Mbakul Lembu Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (22/5/2026), sebagai bagian dari monitoring Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap kesiapan hewan kurban di wilayahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal menegaskan bahwa seluruh hewan kurban yang diperjualbelikan wajib memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) sebelum sampai ke tangan masyarakat.

“Hari ini sudah dilakukan pemeriksaan dari DPKP untuk memastikan apakah hewan kurban sehat atau tidak. Alhamdulillah, semuanya dalam keadaan sehat dan masuk dalam kategori Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH),” ujar Bupati Maesyal.

Ia menegaskan, hewan kurban yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan tidak diperbolehkan untuk diperjualbelikan demi melindungi masyarakat dari risiko penyakit hewan menular.

Baca Juga :  Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Pererat Kepedulian Sosial Melalui Santunan Ramadhan

“Kalau sehat bisa dijual, kalau tidak sehat tidak boleh dijual dan dilarang untuk diperjualbelikan,” tegasnya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, hingga saat ini sebanyak 334 lapak penjualan hewan kurban telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Seluruh lapak yang telah diperiksa dinyatakan memenuhi syarat kesehatan dan diberikan tanda identitas sehat sebagai bukti kelayakan jual.

“Sampai saat ini, sebanyak 334 lapak di wilayah Kabupaten Tangerang sudah diperiksa dan dinyatakan sehat serta diberikan simbol atau identitas sehat hewannya. Mudah-mudahan ini menjadi modal dasar bagi masyarakat yang ingin membeli hewan kurban dalam keadaan sehat dan aman dari sisi kesehatannya,” pungkasnya.

Secara terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, yang turut melakukan monitoring di wilayah Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, menyampaikan bahwa pengawasan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kualitas hewan kurban yang beredar di masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Maesyal Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang dengan UMT

Menurutnya, sebanyak 96 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban telah diterjunkan ke berbagai titik di Kabupaten Tangerang.

“Ada 96 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban yang disebar ke sejumlah titik di Kabupaten Tangerang. Petugas tersebut terdiri dari pemeriksa hewan kurban, dokter hewan yang juga berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Banten II,” jelasnya.

Sementara itu, pemilik Lapak Mbakul Lembu, Indra, mengatakan pihaknya menyediakan 72 ekor sapi dan 195 ekor kambing, yang seluruhnya telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter hewan dari DPKP Kabupaten Tangerang.

“Kalau sapi ada 72 ekor, kalau kambing ada 195 ekor. Semua sudah diperiksa langsung oleh dokter dari Keswan DPKP dan dinyatakan 100 persen hewan dari Mbakul Lembu sehat,” ujarnya.

Pemeriksaan kesehatan tersebut meliputi pengecekan bagian mulut, kaki, dan kuku guna memastikan hewan bebas dari penyakit, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). (Mil)

Berita Terkait

Perkuat Spiritual dan Integritas, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Gelar Pengajian Bersama
Soroti Batas Usia Kewarganegaraan di RUU HPI, Wagub Banten Dimyati: Idealnya 25 Tahun atau Lulus S-2
Lapas Kelas IIA Serang Gelar Sholat Istisqa Bersama Warga Binaan
Hari Ke-10 Pencarian Operasi SAR Arupadhatu I Berakhir, Gubernur Banten: Pemantauan Tetap Dilakukan
DWP Kota Tangerang Gelar Pembinaan di Kecamatan Cibodas, Hadirkan Aksi Sosial untuk Masyarakat
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Gubernur Banten Andra Soni Ajak Kawal Pelaksanaan Pembangunan
Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Buka Kesempatan Bagi Putra Putri Warga Tangerang
Sarasehan Ormas 2026, Maryono Apresiasi Peran Ormas dalam Menjaga Kondusivitas Kota Tangerang

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:17 WIB

Perkuat Spiritual dan Integritas, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Gelar Pengajian Bersama

Jumat, 18 September 2026 - 19:05 WIB

Soroti Batas Usia Kewarganegaraan di RUU HPI, Wagub Banten Dimyati: Idealnya 25 Tahun atau Lulus S-2

Jumat, 18 September 2026 - 18:00 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Gelar Sholat Istisqa Bersama Warga Binaan

Jumat, 18 September 2026 - 16:55 WIB

Hari Ke-10 Pencarian Operasi SAR Arupadhatu I Berakhir, Gubernur Banten: Pemantauan Tetap Dilakukan

Jumat, 18 September 2026 - 16:41 WIB

DWP Kota Tangerang Gelar Pembinaan di Kecamatan Cibodas, Hadirkan Aksi Sosial untuk Masyarakat

Berita Terbaru