Sachrudin: Parpol Harus Jadi Pusat Pendidikan Politik untuk Cetak Kader Berkualitas

Selasa, 28 April 2026 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menekankan perlunya penguatan peran partai politik sebagai lembaga pendidikan politik dalam menghadapi dinamika global dan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Kursus Singkat bagi Pengurus Partai Politik (Parpol) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri RI di Aula Al-Amanah, Gedung Puspem Kota Tangerang, Selasa (28/04/2026).

Ia menilai, perubahan global yang terjadi saat ini tidak lagi bersifat jauh, melainkan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, termasuk dalam pembentukan opini publik di ruang digital.

“Dinamika geopolitik global kini tidak lagi bersifat jauh. Dampaknya bisa langsung dirasakan hingga ke tingkat ekonomi masyarakat. Di sisi lain, teknologi digital mampu membentuk opini publik hanya dalam hitungan detik,” ujarnya.

Baca Juga :  Pembukaan MTQ XXV Kota Tangerang Digelar Hari Ini, Dishub Siapkan Pengaturan Lalu Lintas

Dalam konteks tersebut, Sachrudin menegaskan bahwa partai politik harus mampu beradaptasi dan tidak hanya berperan dalam kontestasi elektoral.

“Partai politik tidak cukup hanya menjadi mesin pemenangan pemilu. Parpol harus naik kelas menjadi lembaga pendidikan politik yang modern, adaptif, dan berintegritas,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan tata kelola kelembagaan yang transparan dan akuntabel, serta didukung oleh kualitas sumber daya manusia yang unggul.

“Penguatan kelembagaan harus diiringi dengan lahirnya kader yang melek teknologi, memiliki nalar kritis, serta menjunjung tinggi integritas. Ini adalah kunci untuk menjaga kualitas demokrasi ke depan,” jelasnya.

Baca Juga :  Dokter Spesialis Paru RSUD Kota Tangerang Jelaskan Bahaya Abu Vulkanik

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa derasnya arus informasi di era digital membawa tantangan tersendiri, terutama terkait potensi disinformasi dan polarisasi di masyarakat.

“Disinformasi, ujaran kebencian, dan polarisasi menjadi tantangan nyata. Karena itu, partai politik harus mampu mengambil peran sebagai penjaga etika di ruang digital,” ungkapnya.

Menurutnya, media sosial perlu dimanfaatkan secara bijak sebagai sarana edukasi politik yang sehat dan membangun.

“Media sosial harus menjadi ruang yang mencerahkan dan memperkuat persatuan, bukan memperkeruh suasana apalagi memecah belah,” pungkasnya. (sudirman) 

Berita Terkait

Optimalkan Kolaborasi CSR, Sachrudin Perluas Manfaat Bedah Rumah
Dukcapil Nyaba Sambangi Polres Metro Tangerang Kota, Perkuat Pendataan Bansos
TP PKK Kota Tangerang Laksanakan Pengisian Buku Administrasi Gelari Pelangi 5 Pilot Project
HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Gelar Doa Bersama dan Beragam Aksi Sosial
Sambut HUT ke-394, Pemkab Tangerang Gelar Khitanan Massal untuk Masyarakat
Website Resmi Pemkot Tangerang Raih Penghargaan AHI 2026
Bahas Persoalan Wilayah, Sachrudin: Jangan Berhenti di Rapat
DP3AP2KB Kota Tangerang Edukasi Orang Tua tentang Pemenuhan Hak Anak Berkebutuhan Khusus

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Optimalkan Kolaborasi CSR, Sachrudin Perluas Manfaat Bedah Rumah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Dukcapil Nyaba Sambangi Polres Metro Tangerang Kota, Perkuat Pendataan Bansos

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WIB

TP PKK Kota Tangerang Laksanakan Pengisian Buku Administrasi Gelari Pelangi 5 Pilot Project

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:13 WIB

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Gelar Doa Bersama dan Beragam Aksi Sosial

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Sambut HUT ke-394, Pemkab Tangerang Gelar Khitanan Massal untuk Masyarakat

Berita Terbaru