Bersama Kemensos, RSDP Serang Gelar Baksos Operasi Katarak Gratis

Minggu, 26 April 2026 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALISPOS.CO.ID, KAB. SERANG – Kementerian Sosial (Kemensos), Rumah Sakit dr. Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang, dan Sentra Galuh Pakuan Bogor menggelar Bakti Sosial Operasi Katarak bagi masyarat Kabupaten Serang tanpa dipungut biaya alias gratis. Pelaksanaannya bertempat di RSDP Serang pada Minggu, 26 April 2026, yang mana 87 warga dinyatakan siap dilakukan operasi dari 250 warga yang mendaftar.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah pun meninjau untuk memastikan pelaksanaan operasi katarak gratis berjalan lancar tanpa ada kendala. Didampingi Direktur Utama RSDP dr. Rachmat Setiadi beserta jajaran Ratu Zakiyah sapaan Ratu Rachmatuzakiyah pun meninjau ruang operasi.

Ratu Zakiyah mengatakan operasi katarak secara gratis dan bantuan sembako, khitanan massal dan lainnya merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah pusat melalui Kemensos yang langsung menyasar ke wilayah Kabupaten Serang. Sejak dibukanya informasi bakti sosial operasasi katarak gratis sebanyak 250 warga yang mendaftar, namun yang bisa dilakukan operasi hanya 87 orang.

”Operasi katarak hari ini dari total 250 yang terjaring, dan kondisinya stabil untuk dilakukan operasi katarak itu ada 87 orang. Dan kriteria yang mendapatkan operasi katarak adalah warga-warga yang ada di desil 1 sampai 5,”ujarnya kepada wartawan usai meninjau.

Baca Juga :  Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Pererat Kepedulian Sosial Melalui Santunan Ramadhan

Ratu Zakiyah secara pribadi dan pemerintsh daerah mengapresiasi Menteri Sosial (Mensos), Safullah Yusuf yang telah memberikan bantuan warga Kabupaten Serang melalui program operasi katarak bekerjasama dengan RSDP Serang.

”Tentu ini sangat bermanfaat untuk warga kami, melihat bisa normal kembali dalam rangka meningkatkan kualitas hidup. Tadi saya tanya ternyata ada sampai 1 tahun bahkan 5 tahun yang kualitas hidupnya itu tidak nyaman, karena tidak bisa melihat,”ungkapnya.

Dijelaskan Ratu Zakiyah, Baksos Operasi Katarak merupakan program kolaborasi yang saat ini juga hadir dari lintas sektoral yakni Perdami atau Persatuan dokter Mata Seluruh Indonesia Provinsi Banten yang di wakili dr. Dadang.

”Terimakasih atas kolaborasi dengan Direktur RSDP Serang, tentu yang kita lakukan hari ini dalam rangka memastikan warga kita mendapatkan pelayanan yang terbaik,”tandasnya.

Direktur RSDP Serang, dr. Rachmat Setiadi mengatakan atas antusiasnya masyarakat sebanyak 250 orang yang mendaftar berdasarkan hasil skrining yang datang 120 orang pada Sabtu, 25 April kemarin. Sebelum skrining, juga dilakukan medical check up baik pemeriksaan gula darah, tensi dan sebagainya untuk mengamankan operasi katarak.

Baca Juga :  Pemprov Banten Raih Penghargaan Creative Financing 2026 dari Kemendagri

”Dari sekian banyak itu 87 orang yang sudah siap dilakukan operasi untuk saat ini,”ujarnya.

Dijelaskan dr.Rachmat, Operasi Katarak gratis merupakan Program RSDP Serang yang dikolaborasikan dengan program Kementerian Sosial (Kemensos), Dinas Sosial (Dinsos), dan Perdami yang biasanya dilaksanakan pada Bulan Agustus bertepatan dengan ulang tahun Hari Ulang Tahun (HUT) RSDP Serang.

”Sebetulnya untuk program di RSDP sendiri ada. Kebetulan kita juga bekerjasama dengan Perdami, Kemensos, Dinsos jadi sekalian, karena tempatnya juga memang kita sudah siapkan, alhamdulillah bisa di fasilitasi,”terangnya.

Dr. Rachmat berharap kedepannya, agar masyarakat lebih antusias lagi baik warga Kabupaten Serang, Kota Serang maupun kabupaten dan kota lainnya agar memanfaatkan program Kemensos yakni operasi katarak secara gratis. Mengingat, tidak sedikit warga yang menderita katarak.

”Kita sudah sebarkan informasi lewat media sosial untuk program operasi katarak gratis ini, ini sebagai upaya pemerintah agar masyarakat bisa melihat terang dan bisa membaca lagi jika sudah di operasi yang mempunyai penyait katarak,”paparnya. (saripudin)

Berita Terkait

Perkuat Spiritual dan Integritas, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Gelar Pengajian Bersama
Soroti Batas Usia Kewarganegaraan di RUU HPI, Wagub Banten Dimyati: Idealnya 25 Tahun atau Lulus S-2
Lapas Kelas IIA Serang Gelar Sholat Istisqa Bersama Warga Binaan
Hari Ke-10 Pencarian Operasi SAR Arupadhatu I Berakhir, Gubernur Banten: Pemantauan Tetap Dilakukan
DWP Kota Tangerang Gelar Pembinaan di Kecamatan Cibodas, Hadirkan Aksi Sosial untuk Masyarakat
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Gubernur Banten Andra Soni Ajak Kawal Pelaksanaan Pembangunan
Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Buka Kesempatan Bagi Putra Putri Warga Tangerang
Sarasehan Ormas 2026, Maryono Apresiasi Peran Ormas dalam Menjaga Kondusivitas Kota Tangerang

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:17 WIB

Perkuat Spiritual dan Integritas, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Gelar Pengajian Bersama

Jumat, 18 September 2026 - 19:05 WIB

Soroti Batas Usia Kewarganegaraan di RUU HPI, Wagub Banten Dimyati: Idealnya 25 Tahun atau Lulus S-2

Jumat, 18 September 2026 - 18:00 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Gelar Sholat Istisqa Bersama Warga Binaan

Jumat, 18 September 2026 - 16:55 WIB

Hari Ke-10 Pencarian Operasi SAR Arupadhatu I Berakhir, Gubernur Banten: Pemantauan Tetap Dilakukan

Jumat, 18 September 2026 - 16:41 WIB

DWP Kota Tangerang Gelar Pembinaan di Kecamatan Cibodas, Hadirkan Aksi Sosial untuk Masyarakat

Berita Terbaru