Pembangunan Perumahan Asthara Skyfront City di Sepatan Timur Tuai Sorotan Warga, Saluran Air Diduga Tergusur

Kamis, 2 Oktober 2025 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang – Pembangunan Perumahan Asthara Skyfront City yang digarap oleh PT. Bumi Bandara Indah (BBI) di Desa Pondok Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, menuai kritikan dari warga. Pasalnya, proyek tersebut dinilai membawa dampak negatif bagi lingkungan sekitar, terutama terkait saluran air dan akses jalan warga.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada Senin (22/9/2025) dan Kamis (25/9/2025), sejumlah saluran air serta akses jalan warga diduga telah diurug oleh pihak pengembang.

Kepala Desa Pondok Kelor, Junaedi, saat dikonfirmasi menegaskan bahwa tidak ada praktik jual beli aset desa berupa jalan maupun saluran air. Namun ia mengakui adanya pergantian saluran air di sekitar proyek.

“Tidak ada jual beli jalan dan saluran air, hanya ada pergantian saluran air untuk warga,” ujar Junaedi.

Baca Juga :  Ditinggal Saat Susah, Diceraikan Saat Berjuang Kisah Istri Tegar yang Bikin Hati Menangis

Sementara itu, salah satu warga Kampung Bulak Teko, EY (46), menyampaikan kekecewaannya. Menurutnya, pembangunan perumahan tersebut justru membuat wilayah sekitar lebih rawan banjir, terutama di musim hujan.

“Sejak ada proyek ini, kalau hujan pasti banjir. Saluran air lama sudah diurug, akses pembuangan air ke sawah sekarang hilang. Memang ada saluran pengganti, tapi lebih kecil dan tidak maksimal. Akhirnya air dari lingkungan proyek justru mengalir ke permukiman warga,” keluh EY.

Ia juga menyinggung soal kompensasi yang dinilai tidak adil.

“Dulu awal pengurugan ada kompensasi Rp50 ribu, tapi hanya diberikan ke beberapa rumah saja. Setelah itu tidak pernah ada lagi. Sekarang kami yang kena banjir dan kebisingan proyek, tapi tidak ada perhatian dari pengembang. RT dan RW malah ikut bekerja di proyek, sedangkan kepala desa tidak pernah turun langsung ke warga,” tambahnya.

Baca Juga :  Ketum PWI Ahmad Munir Tekankan Soliditas dan Profesionalisme di Rakernas SIWO PWI 2026

Di sisi lain, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Humas PT. Bumi Bandara Indah, Devyani Anggraini, enggan memberikan keterangan detail soal dugaan pengurugan saluran air dan jalan warga. Ia justru meminta wartawan untuk datang langsung ke kantor.

“Bukankah sudah diberitakan oleh anda? Sebelum menulis, apakah ada konfirmasi? Ke kantor saja, kita diskusi. Sudah dapat konfirmasi dengan Pak Djoko, kenapa butuh statement lagi dari humas? Maunya apa?” tulisnya dengan nada ketus, Senin (29/9/2025).

Hingga berita ini diturunkan, pihak Humas Asthara Skyfront City belum memberikan jawaban resmi terkait dugaan pengurugan saluran air dan akses jalan warga yang terdampak pembangunan.(Tuti)

Berita Terkait

Dari Bau Bau ke Kota Tangerang, Karang Taruna Bangun Kolaborasi Pemuda Nasional
Tindak Lanjuti Arahan Presiden RI, Polsek Benda Kompak Jaga Lingkungan Bersama 3 Pilar
Aksi Pencurian Motor Digagalkan Polisi, Dua Pelaku Ditangkap di Tempat
Tujuh Jabatan Strategis Berganti, Ini Pesan Kapolres Metro Tangerang Kota
Toyota Alphard Jadi Kendaraan Sabu, Polres Metro Tangerang Kota Gagalkan 25 Kg Narkoba
Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang Mengharapkan Sektor UMKM dan Ekonomi Kreatif Perlu di Perkuat
Tambal Sulam Jalan Otonom Pasar Kemis–Cikupa Dikritik, DPW LSM TAMPERAK: Keselamatan Warga Harus Jadi Prioritas
Prajurit Makorem 052/Wkr Asah Kemampuan Dasar Melalui Latorsar Umum TA 2026

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 23:20 WIB

Dari Bau Bau ke Kota Tangerang, Karang Taruna Bangun Kolaborasi Pemuda Nasional

Senin, 23 Februari 2026 - 10:54 WIB

Tindak Lanjuti Arahan Presiden RI, Polsek Benda Kompak Jaga Lingkungan Bersama 3 Pilar

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:01 WIB

Aksi Pencurian Motor Digagalkan Polisi, Dua Pelaku Ditangkap di Tempat

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:08 WIB

Tujuh Jabatan Strategis Berganti, Ini Pesan Kapolres Metro Tangerang Kota

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:40 WIB

Toyota Alphard Jadi Kendaraan Sabu, Polres Metro Tangerang Kota Gagalkan 25 Kg Narkoba

Berita Terbaru