Libatkan 23 Komite Sekolah, Pemkot Tangerang Tanamkan Kesadaran Pangan Sehat Sejak Dini

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menggelar Festival Pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) yang melibatkan 23 komite sekolah tingkat SD dan SMP di Plaza Puspem Kota Tangerang, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan untuk menanamkan kesadaran mengenai pentingnya pola konsumsi pangan sehat dan bergizi sejak dini, guna mencetak generasi penerus yang cerdas dan sejahtera.

Festival Pangan B2SA menjadi salah satu langkah strategis Pemkot Tangerang dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) masa depan yang unggul.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan bahwa pemenuhan gizi seimbang sangat penting bagi tumbuh kembang anak, baik dari aspek kesehatan fisik maupun kemampuan berpikir dalam proses belajar mengajar.

“Program B2SA ini adalah langkah Pemkot Tangerang dalam memikirkan masa depan generasi penerus. Kita ingin masyarakat menyajikan makanan bukan hanya sekadar kenyang, tetapi juga bergizi dan seimbang agar anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan bahagia,” ujar Sachrudin.

Baca Juga :  Bupati Maesyal Pastikan Gerakan Pangan Murah Rutin Digelar untuk Bantu Warga

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan mengedukasi masyarakat agar tidak bergantung sepenuhnya pada beras.

Terlebih, luas lahan sawah produktif di Kota Tangerang saat ini tersisa sekitar 88 hektare dengan produksi kurang lebih 700 ton per tahun, yang masih jauh dari kebutuhan tahunan masyarakat.

“Konsumsi beras kita masih cukup tinggi yaitu sekitar 72 kilogram per kapita per tahun, sementara umbi-umbian seperti ubi jalar baru sekitar 3,19 kilogram per orang per tahun. Padahal, sumber karbohidrat sangat beragam, mulai dari umbi-umbian, pisang, hingga sukun yang dapat tumbuh subur di pekarangan rumah di Kota Tangerang,” jelas Muhdorun.

Di tengah tantangan musim kemarau panjang, DKP Kota Tangerang terus mengupayakan penguatan ketahanan pertanian lokal dengan mendistribusikan bantuan pompa air kepada kelompok tani (poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Hasilnya, sejumlah komoditas alternatif seperti melon lokal kini berhasil dibudidayakan langsung oleh KWT di Kota Tangerang.

Baca Juga :  DLH Kota Tangerang Segel Lokasi Pengolahan Sampah Ilegal di Cibodas

Untuk memperkuat edukasi di lingkungan sekolah, DKP Kota Tangerang juga membentuk Kader Anak Sehat (KAS). Para pelajar pilihan ini dilatih menjadi penggerak bagi teman sebaya agar lebih selektif dalam memilih jajanan sehat yang bebas dari bahan kimia berbahaya, seperti pewarna tekstil atau pengawet buatan.

“Festival ini kita meriahkan dengan berbagai kegiatan, di antaranya lomba pengolahan pangan lokal yang diikuti para orang tua dan komite sekolah, serta lomba pembuatan poster bertema B2SA dan gerakan Stop Boros Pangan oleh para siswa,” tambahnya.

Selain itu, para pemenang mendapatkan uang pembinaan serta penghargaan sebagai bentuk apresiasi agar terus membudayakan konsumsi pangan sehat di lingkungan keluarga dan sekolah.

“Melalui sinergi lintas sektor ini, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pangan B2SA semakin meningkat, sehingga ketahanan pangan daerah semakin tangguh dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara berkelanjutan,” terangnya. (Jenni)

Berita Terkait

Deteksi Masalah Gizi Lebih Awal, Pos Gizi Diperkuat di Seluruh Kelurahan Kota Tangerang
Sachrudin Respons Masukan Fraksi untuk Penyempurnaan Dua Raperda
Melalui TBMM, Sachrudin-Baznas Perkuat Peran Masjid untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pemkot Tangerang Matangkan MoU Penataan Jalan Kiasnawi, Perkuat Kerja Sama Lintas Instansi
Raperda Prakarsa DPRD Kabupaten Serang Diharap jadi Landasan Penguatan Program Kerakyatan
Kemenkes RI Apresiasi Pemkot Tangerang Perkuat Standar Higiene Program Makan Bergizi Gratis
22.865 Pekerja Rentan di Kota Tangerang Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung Pemkot
Perkuat Sinergi dengan PWI, Kantah Kota Tangerang Buka Diri terhadap Kritik

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:25 WIB

Deteksi Masalah Gizi Lebih Awal, Pos Gizi Diperkuat di Seluruh Kelurahan Kota Tangerang

Rabu, 4 November 2026 - 19:50 WIB

Sachrudin Respons Masukan Fraksi untuk Penyempurnaan Dua Raperda

Rabu, 4 November 2026 - 19:36 WIB

Melalui TBMM, Sachrudin-Baznas Perkuat Peran Masjid untuk Kesejahteraan Masyarakat

Rabu, 4 November 2026 - 19:00 WIB

Pemkot Tangerang Matangkan MoU Penataan Jalan Kiasnawi, Perkuat Kerja Sama Lintas Instansi

Rabu, 4 November 2026 - 17:51 WIB

Raperda Prakarsa DPRD Kabupaten Serang Diharap jadi Landasan Penguatan Program Kerakyatan

Berita Terbaru