Disdik Kota Tangerang Terus Tekankan Pentingnya Budaya Sekolah Aman Pascainsiden SMPN 34

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya dua siswa SMPN 34 Kota Tangerang dalam insiden di kawasan Jalan Sutera Alam Sutera, Jumat (9/10/2026).

Pemerintah Kota Tangerang bersama pihak sekolah menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan aksi tawuran, melainkan insiden pengejaran oleh oknum pelajar yang membawa senjata tajam saat korban hendak pulang setelah menonton pertandingan futsal persahabatan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menjelaskan bahwa kedua siswa tersebut merupakan suporter pertandingan futsal persahabatan. Dalam perjalanan pulang, mereka berpapasan dengan rombongan oknum siswa yang membawa senjata tajam.

“Perlu kami tegaskan, ini bukanlah peristiwa tawuran. Korban melarikan diri karena panik dikejar oleh oknum yang membawa senjata tajam, hingga akhirnya kendaraan yang dikendarai menabrak trotoar dan tiang. Peristiwa ini menjadi mitigasi dan pengingat penting bagi kita semua untuk terus menguatkan budaya sekolah aman dan nyaman,” ujar Wahyudi.

Pasca kejadian tersebut, Disdik Kota Tangerang akan memperketat langkah pencegahan melalui penguatan sinergi bersama TNI, Polri, dan masyarakat. Upaya ini dilakukan untuk memperluas pengawasan terhadap aktivitas pelajar, termasuk di luar jam sekolah.

Baca Juga :  Arus Balik Meningkat, Korlantas Polri Terapkan One Way Tahap II di Tol Trans Jawa

“Di dalam budaya sekolah aman dan nyaman itu disyaratkan peran semesta, yaitu keterlibatan dari semua stakeholder baik sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat sekitar untuk berpartisipasi aktif menciptakan kondisi yang aman,” tegasnya.

Wahyudi juga mengimbau para pelajar agar tidak memperpanjang persoalan maupun menyimpan dendam setelah kejadian tersebut.

“Kami juga menghimbau kepada adik-adik semua, cukupkan sampai di sini, tidak perlu memperpanjang persoalan ini, tidak perlu ada dendam,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 34 Kota Tangerang, Asep Maulana Hidayat, menjelaskan bahwa pihak sekolah telah bergerak sejak malam kejadian untuk mendampingi keluarga korban, memfasilitasi doa bersama dan tahlilan, serta meredam emosi para siswa agar tidak terjadi aksi anarkis.

Sebagai langkah pengamanan, sekolah juga telah mengeluarkan imbauan terkait pengawasan dan aktivitas belajar siswa.

Baca Juga :  Disdukcapil Kota Tangerang Gandeng 222 Mitra, Permudah Layanan Adminduk Digital

“Kami sudah edarkan imbauan, untuk kelas 9 wajib diantar jemput orang tua dan jangan diizinkan pulang sebelum dijemput. Sementara kelas 7 dan 8 melaksanakan PJJ di rumah dengan pemantauan ketat dari orang tua,” katanya.

Selain aspek keamanan, pihak sekolah memberikan perhatian terhadap pemulihan kondisi psikologis siswa. Seorang siswa yang selamat dan menjadi saksi kejadian saat ini mendapatkan pendampingan psikologis serta konseling dari guru Bimbingan Konseling (BK).

Asep menegaskan bahwa upaya menjaga keselamatan pelajar membutuhkan kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Ia juga menyerahkan sepenuhnya proses hukum terhadap pihak yang diduga terlibat kepada kepolisian.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Kami memohon kerja sama para orang tua untuk memastikan pengawasan ketat terhadap aktivitas anak setelah jam sekolah. Terkait proses hukum terhadap oknum pelaku, sepenuhnya kami serahkan kepada pihak kepolisian,” pungkas Asep. (Sudirman)

Berita Terkait

Disnaker Kota Tangerang Kembali Buka Rekrutmen
Dorong UMKM Naik Kelas, Bupati Maesyal Tekankan Kualitas Produk dan Kompetensi Usaha
Peringati Hari Pangan Sedunia, DKP Kota Tangerang Gelar Gerakan Pangan Murah di Ciledug
Sachrudin Dorong Program Gampang Kerja, Pemkot Tangerang Buka Gebyar Rekrutmen Kerja
Pemkot Tangerang Perkuat Perlindungan Anak melalui Pelatihan Konvensi Hak Anak
Wali Kota Tangerang Saksikan Peragaan Atlet Pecak Silat Pelajar
Maryono Dorong Ormas Kota Tangerang Mandiri Ekonomi melalui Pengembangan UMKM
Bupati Serang Ratu Zakiyah Sampaikan Usulan Dua Raperda di Paripurna DPRD

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Disnaker Kota Tangerang Kembali Buka Rekrutmen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, Bupati Maesyal Tekankan Kualitas Produk dan Kompetensi Usaha

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, DKP Kota Tangerang Gelar Gerakan Pangan Murah di Ciledug

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Sachrudin Dorong Program Gampang Kerja, Pemkot Tangerang Buka Gebyar Rekrutmen Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Pemkot Tangerang Perkuat Perlindungan Anak melalui Pelatihan Konvensi Hak Anak

Berita Terbaru

Berita

Disnaker Kota Tangerang Kembali Buka Rekrutmen

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:09 WIB