Satu Tahun Zakiyah-Najib, 717.147 Warga Kurang Mampu Difasilitasi Jaminan Kesehatan, 559.770 Warga Terlayani CKG

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu Tahun Zakiyah-Najib, 717.147 Warga Kurang Mampu Difasilitasi Jaminan Kesehatan, 559.770 Warga Terlayani CKG

Satu Tahun Zakiyah-Najib, 717.147 Warga Kurang Mampu Difasilitasi Jaminan Kesehatan, 559.770 Warga Terlayani CKG

JURNALISPOS.CO.ID, KAB. SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang di bawah kepemimpinan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas terus memperkuat sektor kesehatan sebagai fondasi utama mewujudkan visi Serang Bahagia.

Dalam kurun satu tahun kepemimpinan Zakiyah-Najib, berbagai langkah strategis dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, mulai dari rehabilitasi fasilitas puskesmas, pembangunan puskesmas baru, penguatan layanan kesehatan dasar, penanganan stunting, hingga perluasan akses jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang mencatat, sepanjang Juni 2025 hingga 30 Maret 2026, capaian layanan CKG telah menjangkau sebanyak 559.770 jiwa. Angka tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang lebih merata bagi masyarakat Kabupaten Serang.

Kepala Dinkes Kabupaten Serang dr. Efrizal mengatakan bahwa peningkatan kualitas kesehatan masyarakat tidak cukup hanya dengan program kuratif, tetapi harus dimulai dari pembenahan layanan primer yang nyaman, mudah diakses, dan berkualitas.

“Di bawah arahan Ibu Bupati Ratu Rachmatuzakiyah dan Bapak Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas, kami terus melakukan optimalisasi pelayanan kesehatan melalui peningkatan kualitas puskesmas. Tahun ini ada empat puskesmas yang direhabilitasi dan satu puskesmas baru dibangun sebagai bagian dari pemerataan akses layanan kesehatan. Rehabilitasi ini bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman, aman, dan manusiawi,” ujar Efrizal melalui keterangan tertulisnya pada Selasa, 27 Mei 2026.

Ia menjelaskan, rehabilitasi dan pembangunan fasilitas kesehatan menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Serang dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dasar. Dengan fasilitas yang lebih baik, tenaga kesehatan juga dapat bekerja lebih optimal dalam memberikan pelayanan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif.

Baca Juga :  Dampak Erupsi GAK, Dinkes Kabupaten Serang Bagikan Masker di Kecamatan Anyer dan Cinangka

“Puskesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, kualitas sarana dan prasarannya harus terus ditingkatkan. Kami ingin masyarakat datang ke puskesmas dengan rasa nyaman, tidak khawatir terhadap fasilitas, dan mendapatkan pelayanan terbaik,” katanya.

Selain pembenahan infrastruktur, Dinas Kesehatan juga fokus pada isu kesehatan strategis, termasuk penurunan stunting, penurunan angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB). Menurut Efrizal, Pemkab Serang terus memperkuat pendampingan terhadap ibu hamil, balita, serta keluarga berisiko stunting melalui kolaborasi lintas sektor.

“Program kesehatan kami tidak berhenti pada pengobatan, tetapi juga menyasar pencegahan sejak dini. Pendampingan ibu hamil terus diperkuat untuk menekan angka kematian ibu dan bayi. Begitu juga intervensi terhadap anak-anak stunting dilakukan secara berkelanjutan melalui penguatan gizi, edukasi keluarga, dan monitoring intensif. Ini adalah investasi besar untuk masa depan generasi Kabupaten Serang,” jelasnya.

Salah satu langkah paling signifikan Pemkab Serang adalah memastikan masyarakat kurang mampu tetap memiliki akses terhadap layanan kesehatan melalui pembiayaan BPJS Kesehatan. Pemerintah hadir agar faktor ekonomi tidak menjadi penghalang masyarakat untuk mendapatkan layanan medis.

Berdasarkan data yang dihimpun, total warga kurang mampu yang mendapatkan fasilitasi jaminan kesehatan mencapai ratusan ribu jiwa, dengan rincian: PBI APBN sebanyak 373.865 jiwa, PBPU Pemda Kabupaten Serang melalui APBD Kabupaten sebanyak 161.797 jiwa, dan PBPU Pemda Provinsi melalui APBD Provinsi sebanyak 181.485 jiwa.

Baca Juga :  Mendes Yandri Afirmasi Bantuan Kembangkan Objek Desa Wisata dan Pantai di Banten

Program tersebut menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat rentan, sekaligus memastikan perlindungan kesehatan berjalan lebih inklusif.

“Jaminan kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Pemkab Serang berkomitmen memastikan warga kurang mampu tetap terlindungi. Dengan dukungan pembiayaan dari pusat, provinsi, dan daerah, kami ingin masyarakat fokus pada kesembuhan tanpa dibebani kekhawatiran biaya,” tegas Efrizal.

Manfaat program tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat. Sarinah, warga Kecamatan Petir, mengaku sangat terbantu dengan kepesertaan BPJS PBI yang difasilitasi pemerintah.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Bupati dan Pemkab Serang. BPJS ini sangat membantu keluarga kami. Saat kami butuh berobat, kami tidak lagi terlalu khawatir soal biaya. Bagi warga kecil seperti kami, bantuan ini benar-benar sangat berarti,” ujar Sarinah.

Ia berharap program tersebut terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat kecil yang merasakan manfaatnya.

“Semoga pemerintah daerah terus peduli dengan rakyat kecil. Kami merasakan langsung bahwa pemerintah hadir membantu masyarakat”, katanya.

Berbagai capaian tersebut menunjukkan bahwa satu tahun kepemimpinan Zakiyah-Najib tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan kualitas hidup masyarakat melalui sektor kesehatan. Dengan penguatan puskesmas, pembangunan fasilitas baru, penanganan stunting, penurunan AKI dan AKB, serta jaminan kesehatan yang semakin luas, Pemkab Serang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih merata, berkualitas, dan berkeadilan.

Melalui langkah tersebut, visi Serang Bahagia tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui kebijakan konkret yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. (Sudirman)

Berita Terkait

Kwarcab Pramuka Kota Tangerang Perkuat Sinergi Pendidikan Karakter Lewat Orientasi Mabigus
Pemkab Serang Seleksi Program Beasiswa bagi Pemuda ke Jepang
Menurut Ketua Umum FBB Pemakzulan Terhadap Wakil Presiden RI Merupakan Tindakan Melampaui Kewenangan Konstitusional
Salurkan Bansos di Tangerang, Gubernur Andra Soni Sekaligus Dorong Program Sekolah Gratis
Jangkau 16.000 Pelajar, Pemkot Tangerang Perkuat Akses Pendidikan Lewat Beasiswa Tangerang Cerdas
Bupati Tangerang Dampingi Gubernur Banten Salurkan Bansos untuk 2.200 KPM, Pastikan Tepat Sasaran
Cegah Perundungan di Sekolah, Pemkot Tangerang Berikan Penyuluhan Hukum kepada Pelajar
Revitalisasi Pasar Anyar Tak Cukup dengan Bangunan, Sachrudin Dorong Perubahan Perilaku

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:46 WIB

Kwarcab Pramuka Kota Tangerang Perkuat Sinergi Pendidikan Karakter Lewat Orientasi Mabigus

Selasa, 3 November 2026 - 00:33 WIB

Pemkab Serang Seleksi Program Beasiswa bagi Pemuda ke Jepang

Senin, 2 November 2026 - 23:17 WIB

Menurut Ketua Umum FBB Pemakzulan Terhadap Wakil Presiden RI Merupakan Tindakan Melampaui Kewenangan Konstitusional

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WIB

Salurkan Bansos di Tangerang, Gubernur Andra Soni Sekaligus Dorong Program Sekolah Gratis

Senin, 2 November 2026 - 19:00 WIB

Jangkau 16.000 Pelajar, Pemkot Tangerang Perkuat Akses Pendidikan Lewat Beasiswa Tangerang Cerdas

Berita Terbaru