Ratusan Ton Pakan Ternak dari Lapas Sumedang untuk Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALISPOS.CO.ID, SUMEDANG – Siapa sangka, dari balik tembok Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sumedang lahir produk unggulan yang kini menjadi rebutan. Bukan kerajinan tangan biasa, Lapas Sumedang sukses memproduksi pakan hewan ternak berkualitas tinggi yang mampu bersaing dengan produk pabrikan.

Di bawah komando Kasubsi Giatja, Dian Rusdiana dan bimbingan langsung Kalapas Sumedang, Bima Ganesha Widyadarma, sebanyak 22 Warga Binaan yang telah lolos asesmen pengamanan dan pembinaan, setiap hari berkarya memproduksi pakan untuk ayam petelur, sapi perah, kambing, dan ikan.

Hebatnya, sudah ratusan ton pakan berhasil diproduksi. Hasilnya tidak hanya untuk internal, tetapi sudah menjadi pemasok utama bagi Lapas se-Jawa Barat.

Baca Juga :  DPRD Kota Tangerang dan PWI Perkuat Sinergi, Dorong Profesionalisme Pers di Era Digital

Kalapas Sumedang, Bima Ganesha Widyadarma membeberkan keunggulan produk binaannya.

“Seluruh pakan ternak yang diproduksi oleh warga binaan bisa bersaing dengan produksi pabrikan di luar, mulai dari kualitas yang tinggi tetapi dengan harga yang lebih murah. Ini menjadi suatu produk unggul Lapas Sumedang yang bisa menjadi penopang ketahanan pangan sesuai program Asta Cita Presiden dan Implementasi 15 Program Aksi Menteri Imipas RI,” tegas Kalapas.

Tak heran, pesanan pun membeludak. Saat ini, hampir seluruh Lapas di Jawa Barat sepertiLapas Majalengka, Sukamiskin, Cirebon, Narkotika Cirebon, Banceuy, Banjar, Cibinong, Subang, Kuningan.

Baca Juga :  Berdayakan Ekonomi Umat, BAZNAS Kota Tangerang Maksimalkan Peran Masjid Lewat Program BMM

Kegiatan pembinaan kemandirian ini bukan hanya soal karya, tapi juga soal kesejahteraan. Warga binaan yang terlibat produksi mendapatkan upah premi yang bervariatif, mulai dari Rp 150.000 hingga Rp 300.000 per orang dari hasil pemesanan pakan.

“Pembinaan tetap berjalan sesuai prosedur di Lapas, warga binaan bisa berkarya, mendapatkan bekal keterampilan, dan premi. Ketika bebas nanti, mereka sudah punya skill untuk berwirausaha,” tambah Kalapas.

Dengan inovasi ini, Lapas Sumedang membuktikan bahwa Lapas bukan hanya tempat menjalani hukuman, tetapi juga pusat pembinaan dan pemberdayaan ekonomi yang mampu menopang ketahanan pangan nasional.

Berita Terkait

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Gelar Doa Bersama dan Beragam Aksi Sosial
Sambut HUT ke-394, Pemkab Tangerang Gelar Khitanan Massal untuk Masyarakat
Website Resmi Pemkot Tangerang Raih Penghargaan AHI 2026
Bahas Persoalan Wilayah, Sachrudin: Jangan Berhenti di Rapat
DP3AP2KB Kota Tangerang Edukasi Orang Tua tentang Pemenuhan Hak Anak Berkebutuhan Khusus
Hadirkan Ruang Dialog, Bupati Serang Nilai Mahasiswa Elemen Penting Pembangunan Daerah
Pemkot Tangerang Terima Kunjungan Studi Lapangan PKA Kota Lubuk Linggau
Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, Bupati Ratu Zakiyah Bagikan 14.500 Paket Sembako

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:13 WIB

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Gelar Doa Bersama dan Beragam Aksi Sosial

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Sambut HUT ke-394, Pemkab Tangerang Gelar Khitanan Massal untuk Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Website Resmi Pemkot Tangerang Raih Penghargaan AHI 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Bahas Persoalan Wilayah, Sachrudin: Jangan Berhenti di Rapat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:21 WIB

DP3AP2KB Kota Tangerang Edukasi Orang Tua tentang Pemenuhan Hak Anak Berkebutuhan Khusus

Berita Terbaru

Berita

Website Resmi Pemkot Tangerang Raih Penghargaan AHI 2026

Kamis, 8 Okt 2026 - 18:36 WIB