JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melanjutkan proses normalisasi Kali Ledug di Kecamatan Periuk sebagai upaya meningkatkan kapasitas aliran sekaligus mengantisipasi potensi banjir menjelang musim penghujan. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 50 persen dari target yang ditetapkan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan normalisasi dilakukan di sepanjang 700 meter aliran Kali Ledug, mulai dari Jembatan Alamanda hingga Pintu 5 Kali Ledug di dekat Situ Bulakan, Kecamatan Periuk.
“Alhamdulillah, normalisasi sudah berjalan sekitar 50 persen. Sedimentasi lumpur dan material lainnya yang menumpuk di dasar kali semuanya diangkat agar kapasitas bisa tetap terjaga,” ujar Taufik, Senin (21/9/2026).
Menurutnya, pekerjaan normalisasi difokuskan pada pengerukan sedimentasi lumpur dan material yang selama ini menghambat aliran air. Upaya tersebut ditargetkan selesai pada pekan depan agar kondisi kali lebih optimal saat memasuki musim hujan.
“Adanya normalisasi ini diharapkan menjadi langkah mitigasi untuk mengantisipasi luapan dan banjir saat curah hujan mulai tinggi nanti,” tambahnya.
Selain Kali Ledug, Pemkot Tangerang juga memanfaatkan periode musim kemarau untuk menggencarkan kegiatan normalisasi di sejumlah titik lainnya, seperti kawasan Mutiara Pluit, Kali Cantiga, serta beberapa lokasi strategis lainnya yang membutuhkan penanganan sedimentasi.
Melalui upaya tersebut, Pemkot Tangerang berharap kapasitas saluran dan aliran air dapat tetap terjaga sehingga mampu mengurangi risiko genangan maupun banjir saat intensitas hujan kembali meningkat. (Sudirman)









