Jusman Said Anggota Komisi II DPRD Kota Serap Aspirasi Warga Cimone

Rabu, 1 April 2026 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jusman Said Anggota Komisi II DPRD Kota Serap Aspirasi Warga Cimone.

Jusman Said Anggota Komisi II DPRD Kota Serap Aspirasi Warga Cimone.

JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Jusman Said, serap aspirasi warga Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang terkait Bansos, BPJS hingga jalan lingkungan melalui kegiatan Reses II di Lapangan Badminton RT 01 RW 05.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan pelayanan publik secara langsung kepada wakil rakyat.

Usai kegiatan Reses II masa sidang 2025-2026 pada Minggu 29 Maret 2026, Jusman Said menyampaikan bahwa terdapat sejumlah poin utama yang menjadi perhatian warga. Salah satunya terkait bantuan sosial (bansos), khususnya mengenai ketidakjelasan posisi desil penerima bantuan.

“Banyak warga merasa belum mendapatkan bansos karena ketidakjelasan berada di desil berapa. Ada yang berada di desil 6 sehingga tidak mendapatkan bantuan, padahal pendapatannya hanya sekitar Rp1,2 juta per bulan. Untuk perubahan desil memang prosesnya lama, tapi saya sampaikan tetap diajukan dan ditunggu prosesnya,” ujar Jusman Said Anggota Komisi II dari Fraksi Nasdem, Rabu (1/4/26).

Baca Juga :  Dari Banten untuk Indonesia, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki Bacakan Pancasila di HUT ke-81 RI

Selain bansos, warga juga menyampaikan kekhawatiran terkait status kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dinonaktifkan. Menanggapi hal tersebut, Jusman memastikan bahwa Pemerintah Kota Tangerang telah mengambil langkah antisipatif agar tidak ada warga yang tidak terlayani saat membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Walaupun BPJS PBI dinonaktifkan, apabila warga datang ke rumah sakit umum (RSUD) Kota Tangerang. Insya Allah tetap akan dicover, karena Pemerintah Kota Tangerang mengambil alih. Kami sudah memanggil Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan pihak BPJS supaya tidak ada warga Kota Tangerang yang datang ke rumah sakit lalu tertolak atau tidak tercover. Dari pusat mungkin dinonaktifkan, tapi Kota Tangerang siap untuk itu dan tentunya melalui verifikasi,” tegasnya.

Selain itu, aspirasi lain yang disampaikan warga meliputi usulan perbaikan jalan lingkungan yang telah beberapa tahun diajukan serta perbaikan fasilitas posyandu yang mengalami kebocoran saat hujan. Menurut Jusman, seluruh aspirasi masyarakat akan tetap ditampung dan diajukan untuk dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-26, Kemendagri Apresiasi Posisi Strategis dan Pertumbuhan Ekonomi Banten

“Namanya kita dewan, apapun pengajuan dari masyarakat harus kita tanggapi. Bukan kita yang menyeleksi, biarkan semuanya diajukan, nanti pemerintah yang menentukan prioritasnya. Tugas kita adalah mengawal agar usulan yang memang prioritas bisa direalisasikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam penyusunan hasil reses, usulan masyarakat perlu disertai data yang lebih rinci seperti ukuran panjang dan lebar jalan atau drainase agar memudahkan pemerintah dalam menghitung kebutuhan anggaran dan mempercepat proses realisasi.

Sebagai wakil rakyat, Jusman berharap aspirasi yang dihimpun dalam Reses II ini dapat diperjuangkan secara maksimal dan menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah.

“Kita ini wakil dari masyarakat, maka harapan mereka harus kita perjuangkan. Karena seluruh anggota dewan turun langsung menyerap aspirasi warga, maka usulan hasil reses juga harus menjadi perhatian utama dalam perencanaan pembangunan,” tutupnya. (ahmad)

Berita Terkait

Kembangkan 76 Kelompok Wanita Tani, Pemkot Tangerang Perkuat Peran Perempuan dalam Ketahanan Pangan
Relokasi 273 PKL Pasar Anyar Dimulai, Pemkot Tangerang Kembalikan Fungsi Jalan dan Trotoar
Kwarcab Pramuka Kota Tangerang Perkuat Sinergi Pendidikan Karakter Lewat Orientasi Mabigus
Pemkab Serang Seleksi Program Beasiswa bagi Pemuda ke Jepang
Menurut Ketua Umum FBB Pemakzulan Terhadap Wakil Presiden RI Merupakan Tindakan Melampaui Kewenangan Konstitusional
Salurkan Bansos di Tangerang, Gubernur Andra Soni Sekaligus Dorong Program Sekolah Gratis
Jangkau 16.000 Pelajar, Pemkot Tangerang Perkuat Akses Pendidikan Lewat Beasiswa Tangerang Cerdas
Bupati Tangerang Dampingi Gubernur Banten Salurkan Bansos untuk 2.200 KPM, Pastikan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:06 WIB

Kembangkan 76 Kelompok Wanita Tani, Pemkot Tangerang Perkuat Peran Perempuan dalam Ketahanan Pangan

Selasa, 3 November 2026 - 14:45 WIB

Relokasi 273 PKL Pasar Anyar Dimulai, Pemkot Tangerang Kembalikan Fungsi Jalan dan Trotoar

Selasa, 3 November 2026 - 08:46 WIB

Kwarcab Pramuka Kota Tangerang Perkuat Sinergi Pendidikan Karakter Lewat Orientasi Mabigus

Selasa, 3 November 2026 - 00:33 WIB

Pemkab Serang Seleksi Program Beasiswa bagi Pemuda ke Jepang

Senin, 2 November 2026 - 23:17 WIB

Menurut Ketua Umum FBB Pemakzulan Terhadap Wakil Presiden RI Merupakan Tindakan Melampaui Kewenangan Konstitusional

Berita Terbaru