Gubernur Andra Soni dan Bupati Ratu Zakiyah Sepakat Cari Solusi Urai Kemacetan Bojonegara-Pulo Ampel

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Andra Soni dan Bupati Ratu Zakiyah Sepakat Cari Solusi Urai Kemacetan Bojonegara-Pulo Ampel

Gubernur Andra Soni dan Bupati Ratu Zakiyah Sepakat Cari Solusi Urai Kemacetan Bojonegara-Pulo Ampel

JURNALISPOS.CO.ID, KAB. SERANG – Gubernur Banten Andra Soni dan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menerima audiensi Koalisi Masyarakat Bojonegara Puloampel dan Kramatwatu (KMBP) di Rumah Dinas Gubernur atau Museum Negeri Banten, Kota Serang, pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Hasilnya, Gubernur Andra Soni dan Bupati Ratu Zakiyah sapaan Ratu Rachmatuzakiyah menyepakati mencari solusi jangka pendek dengan memperkuat koordinasi untuk mengurai kemacetan di Jalan Serdang-Bojonegara-Merak atau SBM yang merupakan kewenangan Pemerintah Pusat.

“Hari ini saya menerima sebagian tokoh masyarakat, mahasiswa, pemuda, organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, masyarakat Bojonegara, Pulo Ampel, dan Kramatwatu berdiskusi permasalahan, terutama tentang kemacetan yang diakibatkan oleh truk over dimension over loading (ODOL) dari aktivitas tambang, aktivitas industri dan sebagainya,” kata Gubernur Banten Andra Soni usai audiensi.

Dari pertemuan itu ada beberapa hal disepakati untuk mengurai kemacetan. Pertama, terkait dengan evaluasi Keputusan Gubernur (Kepgub) Banten Nomor 567 Tahun 2025 terkait dengan pengaturan jam operasional mobil-mobil tambang.

“Kita dengan Bupati akan melakukan evaluasi, nanti hasilnya setelah 4 hari. Pada prinsipnya saya menerima semua masukan dari semua kelompok masyarakat dan tugas saya dengan Bupati adalah bagaimana mengkanalisasi supaya saran, harapan, usulan dari masyarakat itu bisa kita tindak lanjuti sesuai peraturan perundang-undangan,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Serang Dorong Mancak Fest 2026 Jadi Event Tahunan sebagai Daya Tarik Wisatawan

Kata Gubernur, tidak lagi membicarakan bahwa ini tentang kewenangan pemerintah pusat melalui jalan nasional. “Tapi kita bicara tentang kepentingan masyarakat Bojonegara, Pulo Ampel, dan Kramatwatu,” katanya.

Diakui Andra bahwa hal yang paling mendesak diurai adalah tentang kemacetan. Angkot yang seharusnya bisa beberapa rit namun gara-gara kemacetan menjadi tidak maksimal dan akhirnya pendapatan para sopir berkurang.

“Masyarakat yang seharusnya keluar biayanya tidak besar menjadi besar. Bensin subsidi menjadi banyak terpakai karena kemacetan dan sebagainya,” katanya.

Kemacetan di wilayah ini banyak faktor, tidak faktor tunggal. Oleh karena itu perlu koordinasi yang intens antara Pemprov Banten dengan Pemkab Serang serta pemerintah pusat.

Kata Gubernur, yang terdekat dilakukan adalah melaksanakan kajian melalui detail engineering design (DED) untuk rencana pelebaran jalan yang menjadi prasyarat mengusulkan kepada pemerintah pusat.

“Insyaallah semua niat kita lakukan dalam rangka memberikan manfaat kepada masyarakat. Saya dengan Bupati sudah punya komitmen bahwa kita akan buat satu meja agar koordinasinya lebih intens,” ujarnya.

Di tempat yang sama Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengucapkan terima kasih kepada Gubernur yang sudah memfasilitasi pertemuan warga Kramatwatu, Pulo Ampel dan Bojonegara.

Baca Juga :  Wabup Serang Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah dan Amalkan Nilai Al-Qur’an

“Banyak aspirasi yang disampaikan warga kami dalam pertemuan itu. Aspirasi yang pertama tentu keinginan adanya pelebaran jalan,” katanya.

Kata Bupati, Pemprov akan membuat DED yang menjadi prasyarat yang akan diajukan ke pemerintah pusat.

“Pak Gubernur tadi sampaikan bahwa ini bukan kita bicara masalah kewenangan siapa, tapi ini adalah kita harus melakukan sesuatu sehingga masyarakat bisa nyaman melakukan aktivitas keseharian,” tegasnya.

Kata Bupati, siap bersama-sama bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemprov Banten dalam rangka menjadikan warga aman dan nyaman dalam melakukan aktivitas dan tidak ada lagi macet.

“Insya Allah ke depan kita akan terus berkoordinasi sehingga kemacetan di wilayah Bojonegara, Pulo Ampel bisa teratasi,” katanya.

Audiensi berlangsung lancar. Para tokoh masyarakat dan pemuda Pulo Ampel, Bojonegara, dan Kramatwatu menyampaikan aspirasi satu per satu terkait kemacetan di area jalan Bojonegara, Kramatwatu, dan Pulo Ampel.

Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan dan Kepala OPD terkait, Sekda Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana beserta Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Serang. (Ahmad)

Berita Terkait

Kantah Virtual Perluas Akses Layanan Digital, Dukung Peningkatan Economic Value Added Kantor Pertanahan Kota Tangerang
Optimalkan Kolaborasi CSR, Sachrudin Perluas Manfaat Bedah Rumah
Dukcapil Nyaba Sambangi Polres Metro Tangerang Kota, Perkuat Pendataan Bansos
TP PKK Kota Tangerang Laksanakan Pengisian Buku Administrasi Gelari Pelangi 5 Pilot Project
HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Gelar Doa Bersama dan Beragam Aksi Sosial
Sambut HUT ke-394, Pemkab Tangerang Gelar Khitanan Massal untuk Masyarakat
Website Resmi Pemkot Tangerang Raih Penghargaan AHI 2026
Bahas Persoalan Wilayah, Sachrudin: Jangan Berhenti di Rapat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Kantah Virtual Perluas Akses Layanan Digital, Dukung Peningkatan Economic Value Added Kantor Pertanahan Kota Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Optimalkan Kolaborasi CSR, Sachrudin Perluas Manfaat Bedah Rumah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Dukcapil Nyaba Sambangi Polres Metro Tangerang Kota, Perkuat Pendataan Bansos

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WIB

TP PKK Kota Tangerang Laksanakan Pengisian Buku Administrasi Gelari Pelangi 5 Pilot Project

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:13 WIB

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Gelar Doa Bersama dan Beragam Aksi Sosial

Berita Terbaru