Diskominfo Kota Tangerang Kenalkan AI dan Laksa Plus yang Ramah Disabilitas

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskominfo Kota Tangerang Kenalkan AI dan Laksa Plus yang Ramah Disabilitas

Diskominfo Kota Tangerang Kenalkan AI dan Laksa Plus yang Ramah Disabilitas

JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mendorong terwujudnya transformasi digital yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkot Tangerang menggelar pelatihan literasi digital bertema optimalisasi mesin pencari (search engine) dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) bagi penyandang disabilitas di Patio Puspem Kota Tangerang, Kamis (4/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Diskominfo juga memperkenalkan fitur ramah disabilitas yang tersedia pada aplikasi pelayanan publik Laksa Plus sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan publik yang setara dan mudah dijangkau seluruh masyarakat.

Pelatihan yang diikuti 60 peserta itu terlaksana melalui kolaborasi bersama BPSDM Kementerian Komunikasi dan Digital (KomDigi) serta Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS).

Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan literasi digital sekaligus memastikan penyandang disabilitas tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi.

“Pelatihan ini juga menjadi ruang bagi kami untuk menerima langsung masukan terkait pengalaman pengguna mereka saat mengakses aplikasi layanan publik kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Enam Kebakaran dalam Sehari, BPBD Kota Tangerang Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selain memperkenalkan pemanfaatan AI, kegiatan tersebut juga difokuskan pada penguatan pemahaman penggunaan fitur pengaduan yang ramah disabilitas melalui aplikasi Laksa Plus.

Menurut Mugiya, Pemkot Tangerang terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk BPSDM Kementerian KomDigi dan Pandu Literasi Digital, guna memperluas edukasi teknologi yang inklusif bagi kelompok disabilitas.

“Selain literasi AI, fokus utama kegiatan ini adalah penguatan simpul jaringan pengaduan inklusif melalui fitur disabilitas di aplikasi Laksa Plus. Program yang masif diperkenalkan sejak September 2025 ini, dirancang agar ramah akses bagi kelompok rentan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala UPT Pengelola Ruang Kendali Kota Diskominfo Kota Tangerang, Iqbal Santoso, menegaskan bahwa pembangunan layanan digital tidak hanya berhenti pada penyediaan aplikasi, tetapi juga harus diiringi dengan penguatan ekosistem pendukungnya.

“Tentu masih banyak PR ke depan karena aplikasi saja tidak cukup, kita harus membangun ekosistemnya. Komitmen awal kami adalah menyamakan kesadaran di seluruh perangkat daerah agar tindak lanjut laporan masyarakat disabilitas berjalan optimal dan berkeadilan,” tutur Iqbal.

Baca Juga :  Satgas Langit Biru Terus Bergerak, Ratusan Kendaraan Ikuti Uji Emisi Gratis

Ia menambahkan, pelatihan serupa ke depan akan dikembangkan dengan pendekatan yang lebih spesifik berdasarkan ragam disabilitas agar materi yang diberikan dapat lebih efektif dan tepat sasaran.

Dukungan terhadap inovasi tersebut juga datang dari peserta pelatihan. Salah satunya Abdul Aziz, penyandang disabilitas tunanetra asal Kecamatan Cibodas Baru, yang mengaku terbantu dengan aksesibilitas fitur dalam aplikasi Laksa Plus.

“Saya sangat berterima kasih atas adanya inovasi Laksa Plus ini. Tidak semua aplikasi pemerintahan itu aksesibel untuk tunanetra yang membutuhkan pembaca layar, tapi alhamdulillah Laksa Plus ini semuanya terbaca dengan baik,” ungkap Abdul.

“Harapan saya ke depan, respons terhadap aduan bisa ditingkatkan lebih cepat lagi agar apa yang kami aspirasikan segera terealisasi,” tutupnya. (Sudirman)

Berita Terkait

Kwarcab Pramuka Kota Tangerang Perkuat Sinergi Pendidikan Karakter Lewat Orientasi Mabigus
Pemkab Serang Seleksi Program Beasiswa bagi Pemuda ke Jepang
Menurut Ketua Umum FBB Pemakzulan Terhadap Wakil Presiden RI Merupakan Tindakan Melampaui Kewenangan Konstitusional
Salurkan Bansos di Tangerang, Gubernur Andra Soni Sekaligus Dorong Program Sekolah Gratis
Jangkau 16.000 Pelajar, Pemkot Tangerang Perkuat Akses Pendidikan Lewat Beasiswa Tangerang Cerdas
Bupati Tangerang Dampingi Gubernur Banten Salurkan Bansos untuk 2.200 KPM, Pastikan Tepat Sasaran
Cegah Perundungan di Sekolah, Pemkot Tangerang Berikan Penyuluhan Hukum kepada Pelajar
Revitalisasi Pasar Anyar Tak Cukup dengan Bangunan, Sachrudin Dorong Perubahan Perilaku

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:46 WIB

Kwarcab Pramuka Kota Tangerang Perkuat Sinergi Pendidikan Karakter Lewat Orientasi Mabigus

Selasa, 3 November 2026 - 00:33 WIB

Pemkab Serang Seleksi Program Beasiswa bagi Pemuda ke Jepang

Senin, 2 November 2026 - 23:17 WIB

Menurut Ketua Umum FBB Pemakzulan Terhadap Wakil Presiden RI Merupakan Tindakan Melampaui Kewenangan Konstitusional

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WIB

Salurkan Bansos di Tangerang, Gubernur Andra Soni Sekaligus Dorong Program Sekolah Gratis

Senin, 2 November 2026 - 19:00 WIB

Jangkau 16.000 Pelajar, Pemkot Tangerang Perkuat Akses Pendidikan Lewat Beasiswa Tangerang Cerdas

Berita Terbaru