Maulid Nabi di Ponpes Miftahul Huda Annidzom, Ribuan Jamaah dan Puluhan Habaib Serukan Keteladanan Rasulullah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maulid Nabi di Ponpes Miftahul Huda Annidzom, Ribuan Jamaah dan Puluhan Habaib Serukan Keteladanan Rasulullah

Maulid Nabi di Ponpes Miftahul Huda Annidzom, Ribuan Jamaah dan Puluhan Habaib Serukan Keteladanan Rasulullah

JURNALISPOS.CO.ID, TANGERANG — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 10 Rabiul Awal 1448 Hijriah di Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Huda Annidzom, Jalan KH Hasyim Ashari, Gang H. Pendek No. 21, RT 07/RW 05, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, berlangsung khidmat dan semarak.

Ribuan jamaah bersama puluhan habaib dari berbagai wilayah hadir dalam majelis tersebut. Para santri, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar turut mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi pembacaan Maulid Nabi, lantunan hadroh dan sholawat, sambutan pengasuh pesantren, serta tausiyah agama.

Suasana semakin semarak ketika ribuan jamaah larut dalam lantunan sholawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Maulid Nabi tersebut tidak hanya dimaknai sebagai agenda keagamaan tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali menggali dan mengaktualisasikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua penyelenggara Maulid Nabi, Nanang Kosim, mengatakan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW merupakan sumber keteladanan yang tidak lekang oleh perubahan zaman.

Menurutnya, perjuangan Rasulullah dalam menyampaikan risalah Islam mengajarkan umat tentang keteguhan prinsip, kesabaran, kejujuran, persaudaraan, serta kepedulian terhadap sesama.

“Maulid Nabi menjadi momentum untuk kembali mengingat perjalanan Baginda Nabi Muhammad SAW, perjuangan beliau dalam menyampaikan risalah Islam, serta akhlak mulia yang harus menjadi teladan bagi umat,” ujar Kosim.

Ia menilai generasi muda perlu mendapatkan pemahaman keagamaan yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga mampu diterjemahkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

Dengan demikian, nilai-nilai yang terkandung dalam perjalanan kehidupan Rasulullah dapat menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang memiliki karakter, integritas, dan kepedulian sosial.

Dalam tausiyahnya, Al-Habib Syafiq bin Ali Ridho bin Syech Abu Bakar bin Salim menguraikan perjalanan kehidupan Nabi Muhammad SAW sekaligus mengajak jamaah memahami makna kecintaan kepada Rasulullah secara lebih substantif.

Baca Juga :  Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 59 Kasus Curanmor, Dua Kasus Libatkan Senjata Api

Menurutnya, kecintaan kepada Nabi tidak cukup hanya diwujudkan melalui ucapan maupun peringatan seremonial. Kecintaan tersebut harus tercermin dalam akhlak, perilaku, serta cara umat menjalani kehidupan sehari-hari.

Keteladanan Rasulullah SAW, kata dia, menjadi fondasi moral dalam membangun kehidupan yang berlandaskan keimanan, ketakwaan, kesabaran, persaudaraan, dan kepedulian sosial.

Pesan tersebut dinilai relevan di tengah berbagai tantangan moral, sosial, dan budaya yang dihadapi masyarakat saat ini. Keteladanan Rasulullah diharapkan menjadi rujukan etis dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan berkeadaban.

Perkuat Ukhuwah Islamiyah

Peringatan Maulid Nabi juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan ulama, kiai, habaib, santri, tokoh masyarakat, majelis taklim, dan warga dari berbagai wilayah.

Ketua rombongan Jamaah Majelis Taklim Miftahul Ilmi Pinggir Rawa Nerogtog, Nurdin yang akrab disapa Midun, mengatakan kehadiran mereka bukan sekadar mengikuti rangkaian acara keagamaan, tetapi juga bagian dari ikhtiar memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Menurut Midun, semarak peringatan Maulid Nabi di Ponpes Miftahul Huda Annidzom terlihat dari banyaknya jamaah yang hadir dari berbagai daerah.

“Acara ini dihadiri oleh puluhan pondok pesantren dan majelis taklim dari berbagai daerah. Kami datang bersama jamaah Miftah Ilmi untuk bersilaturahmi sekaligus mengikuti majelis dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW,” ujar Nurdin.

Ia menegaskan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar mengenang sebuah peristiwa sejarah, melainkan bagaimana risalah dan akhlak Rasulullah dapat terus diaktualisasikan dalam kehidupan masyarakat.

“Mencintai Rasulullah bukan hanya dengan memperingati kelahirannya, tetapi dengan mengikuti akhlak, sunah dan risalahnya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Pesantren Jadi Ruang Pembentukan Karakter

Pengasuh Ponpes Miftahul Huda Annidzom, KH Aminuddin Qhutbi, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi idealnya melahirkan penguatan spiritual sekaligus perubahan perilaku di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Tangerang Dorong Terwujudnya Lingkungan Pendidikan Bersih Narkoba

“Kami berharap di Maulid Nabi 2026 ini dapat menyatukan ukhuwah Islamiyah yang dibalut dengan keimanan dan ketakwaan serta meneladani Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari,” kata KH Aminuddin.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkokoh komitmen umat terhadap ajaran Islam sekaligus menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

“Semoga peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW ini dapat dijadikan pegangan yang teguh terhadap agama yang agung dan sosok Nabi yang mulia, agar kehidupan kita senantiasa mendapatkan tuntunan dan terhindar dari fitnah-fitnah akhir zaman,” pungkasnya.

Selain unsur keagamaan dan masyarakat, kegiatan tersebut turut dihadiri unsur aparatur pemerintahan dan keamanan. Lurah bersama jajaran TNI dan Polri hadir sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan serta untuk memastikan pelaksanaan acara berlangsung aman dan kondusif.

Kehadiran aparatur pemerintah, TNI dan Polri bersama ulama, habaib, santri, serta masyarakat juga menjadi bagian dari sinergi dalam menjaga keharmonisan kehidupan sosial.

Bagi Ponpes Miftahul Huda Annidzom, peringatan Maulid Nabi menjadi salah satu sarana pendidikan spiritual dan pembentukan karakter. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah diharapkan dapat ditanamkan secara berkelanjutan kepada para santri dan generasi muda.

Peringatan tersebut sekaligus mempertegas peran pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya mengajarkan pengetahuan keagamaan, tetapi juga membentuk akhlak, etika, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap sesama.

Besarnya antusiasme jamaah serta kehadiran puluhan habaib dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa tradisi Maulid Nabi masih memiliki tempat kuat dalam kehidupan keagamaan masyarakat Kota Tangerang.

Lebih dari sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, majelis tersebut menjadi ruang bersama untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, memperdalam kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta menghidupkan kembali semangat meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari. (Sudirman)

Berita Terkait

DP3AP2KB Kota Tangerang Edukasi Orang Tua tentang Pemenuhan Hak Anak Berkebutuhan Khusus
Hadirkan Ruang Dialog, Bupati Serang Nilai Mahasiswa Elemen Penting Pembangunan Daerah
Pemkot Tangerang Terima Kunjungan Studi Lapangan PKA Kota Lubuk Linggau
Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, Bupati Ratu Zakiyah Bagikan 14.500 Paket Sembako
PMI Kota Tangerang dan Yayasan Amway Peduli Edukasi Mahasiswa Lewat Seminar Kesehatan Pencernaan
Dukung Sport City, Bandara Soekarno-Hatta Jadi Keunggulan Strategis Kota Tangerang
HUT ke 500 Kabupaten Serang, Bupati Ratu Zakiyah Ungkap Keberhasilan Berbagai Program
Dukung Proyek Strategis Nasional, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Serahkan 18 Sertipikat BMN Jalan Tol Senilai Rp729 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:21 WIB

DP3AP2KB Kota Tangerang Edukasi Orang Tua tentang Pemenuhan Hak Anak Berkebutuhan Khusus

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Hadirkan Ruang Dialog, Bupati Serang Nilai Mahasiswa Elemen Penting Pembangunan Daerah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Pemkot Tangerang Terima Kunjungan Studi Lapangan PKA Kota Lubuk Linggau

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, Bupati Ratu Zakiyah Bagikan 14.500 Paket Sembako

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:55 WIB

PMI Kota Tangerang dan Yayasan Amway Peduli Edukasi Mahasiswa Lewat Seminar Kesehatan Pencernaan

Berita Terbaru