Bupati Maesyal Buka Festival Kampung Budaya Kemuning, Dorong Pelestarian Budaya dan UMKM

Senin, 27 Juli 2026 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Maesyal Buka Festival Kampung Budaya Kemuning, Dorong Pelestarian Budaya dan UMKM

Bupati Maesyal Buka Festival Kampung Budaya Kemuning, Dorong Pelestarian Budaya dan UMKM

JURNALISPOS.CO.ID, KAB. TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Festival Kampung Budaya Kemuning yang diinisiasi Balai Adat Keariaan Tangerang di Desa Kemuning, Kecamatan Legok, Senin (27/7/2026). Festival yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi wadah edukasi bagi pelajar sekaligus upaya melestarikan budaya lokal dan mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal mengapresiasi penyelenggaraan festival yang melibatkan siswa SD, SMP, hingga SMA. Melalui kegiatan tersebut, para pelajar tidak hanya diperkenalkan dengan kerajinan batik dan anyaman, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik dalam mengolah potensi lokal yang memiliki nilai ekonomi.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa hadir pada Festival Kampung Budaya Kemuning. Salah satu kegiatannya adalah terkait dengan kegiatan kerajinan batik kerajinan anyaman termasuk juga UMKM. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dengan peserta siswa siswi SD, SMP dan SMA,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Menurutnya, Festival Kampung Budaya Kemuning menjadi sarana yang efektif untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya sekaligus membekali generasi muda dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Innalilahi, Satu Jamaah Haji Asal Kabupaten Serang Kloter 14 Meninggal Dunia

“Kegiatan hari ini sangat penting untuk memberikan edukasi dan menambah keterampilan anak-anak kita. Dari sini mereka bisa mengenal, tahu, dan langsung praktik mengelola potensi lokal untuk kepentingan ekonomi keluarga dan daerah,” ungkapnya.

Bupati juga meminta perangkat daerah terkait, Camat Legok, dan pemerintah desa untuk memperkuat sinergi dalam mengembangkan Kampung Budaya Kemuning. Ia mendorong penyusunan program yang mendukung penyediaan sarana dan prasarana, termasuk pembangunan hanggar kegiatan serta pemberdayaan rumah-rumah adat sebagai sanggar kerajinan.

“Kampung Budaya Kemuning ini nanti Pak Camat, Pak Lurah, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Indag, dan BPKD untuk duduk bersama mengonsepkan program bantuan sarana dan prasarana pendukung, seperti pembangunan hanggar kegiatan dan pemberdayaan rumah-rumah adat menjadi sanggar kerajinan,” pintanya.

Ia berharap Festival Kampung Budaya Kemuning dapat terus berkembang dan menjadi agenda rutin yang mampu mengangkat Desa Kemuning sebagai pusat pelestarian budaya, sentra batik, dan kerajinan di Kabupaten Tangerang, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Pemkot Tangerang Luncurkan Lomba Perilaku Ramah Lingkungan untuk Sekolah Adiwiyata

“Mudah-mudahan ini bisa membuka lapangan pekerjaan sekaligus juga edukasi bagi siswa-siswi di Kabupaten Tangerang yang bisa datang dan melihat langsung kegiatan membatik dan membuat ayaman. Harapannya juga supaya dengan batik dan kerajinan ini bisa memberikan pendapatan kepada masyarakat setempat dan pastinya roda perekonomian di rakyat ini bisa berjalan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Balai Adat Keariaan Tangerang, Rd. Ali Akipin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Festival Kampung Budaya Kemuning.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Semoga ilmu yang didapat pada kegiatan ini bisa bermanfaat dan mudah-mudahan membatik bisa menjadi alternatif untuk usaha ke depan terima kasih juga pada teman-teman UMKM yang sudah menamaikan acara ini,” ujar Ali. (Zaki)

Berita Terkait

CSR Award 2026, Pemkab Tangerang Apresiasi 30 Perusahaan Pendukung Pembangunan Daerah
Tak Hanya Kiasnawi dan Ahmad Yani, Penertiban PKL Kini Sasar Jalan Abdullah
Deteksi Masalah Gizi Lebih Awal, Pos Gizi Diperkuat di Seluruh Kelurahan Kota Tangerang
Sachrudin Respons Masukan Fraksi untuk Penyempurnaan Dua Raperda
Melalui TBMM, Sachrudin-Baznas Perkuat Peran Masjid untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pemkot Tangerang Matangkan MoU Penataan Jalan Kiasnawi, Perkuat Kerja Sama Lintas Instansi
Jadi Garda Terdepan Deteksi Dini, Pemkot Tangerang Lepas Peserta Pelatihan FKDM
Raperda Prakarsa DPRD Kabupaten Serang Diharap jadi Landasan Penguatan Program Kerakyatan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:26 WIB

CSR Award 2026, Pemkab Tangerang Apresiasi 30 Perusahaan Pendukung Pembangunan Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Kiasnawi dan Ahmad Yani, Penertiban PKL Kini Sasar Jalan Abdullah

Kamis, 5 November 2026 - 09:25 WIB

Deteksi Masalah Gizi Lebih Awal, Pos Gizi Diperkuat di Seluruh Kelurahan Kota Tangerang

Rabu, 4 November 2026 - 19:50 WIB

Sachrudin Respons Masukan Fraksi untuk Penyempurnaan Dua Raperda

Rabu, 4 November 2026 - 19:36 WIB

Melalui TBMM, Sachrudin-Baznas Perkuat Peran Masjid untuk Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru