Menteri PU Pastikan Pelebaran 4 Lajur Jalan Serdang-Bojonegara-Merak Segera Terealisasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PU Pastikan Pelebaran 4 Lajur Jalan Serdang-Bojonegara-Merak Segera Terealisasi

Menteri PU Pastikan Pelebaran 4 Lajur Jalan Serdang-Bojonegara-Merak Segera Terealisasi

JURNALISPOS.CO.ID, KAB. SERANG – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia Dody Hanggodo memastikan pelebaran 4 lajur Ruas Jalan Nasional Serdang-Bojonegara-Merak (SBM) segera terealisasi. Pelebaran dilakukan untuk mengurai kemacetan, dengan target menjadi empat lajur dengan panjang mencapai hampir 32 kilometer.

Sementara Detail Engineering Design (DED) untuk pelebaran empat lajur tersebut telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. “Tinggal mencari sumber pendanaannya. Untuk pembebasan lahan akan dibantu oleh Pak Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas dan Pak Gubernur Andra Soni,” kata Menteri PU Dody Hanggodo.

Hal ini disampaikan Dody Hanggodo saat meninjau langsung Jalan Raya Serdang-Bojonegara-Merak (SBM) yang mengalami darurat kemacetan, didampingi Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas.

Dody Hanggodo menegaskan pelebaran ini bertujuan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu oleh padatnya lalu lintas kendaraan industri. “Kami tetap mengutamakan masyarakat setempat. Anak sekolah, warga yang ke rumah sakit, dan pengguna jalan lainnya harus tetap bisa menggunakan jalan ini dengan aman,” katanya.

Berdasarkan peninjauan, pemerintah baru mampu melakukan penambahan pelebaran jalan mencapai dua meter yang terbagi satu meter untuk sisi kiri dan satu meter untuk sisi kanan. Menurut Dody Hanggodo, saat ini lahan yang dapat dimanfaatkan hanyalah sempadan jalan, sehingga pemerintah hanya mampu menambah pelebaran dua meter dengan panjang mencapai 32 kilometer.

Baca Juga :  IBOCS Universe Hadir di Kota Tangerang ‎

“Sementara waktu lahan yang tersedia itu adalah sempadan. Jadi kita lebarkan 1 meter 1 meter, nanti total lebarnya menjadi 11 meter,” terangnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, karena lebar jalan tidak sesuai dengan standar kawasan industri.

“Beberapa kali kami melakukan diskusi dan menyampaikan usulan serta keluhan masyarakat. Jalan ini sangat tidak standar untuk kawasan yang ditargetkan menjadi pusat industri. Secara eksisting kawasan ini berdampingan dengan pelabuhan, pertambangan, permukiman, serta fasilitas pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

Oleh karenanya, Andra Soni menegaskan perlunya upaya serius untuk melebarkan jalan agar lalu lintas dapat direkayasa dengan baik. Saat ini kondisi jalan dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah direspon oleh Pak Menteri. Hari ini beliau langsung datang bersama jajarannya, setelah sebelumnya jajaran Kementerian PU juga telah berdiskusi dengan kami,” katanya.

Untuk penyelesaian pelebaran jalan ini, Andra Soni menyebut harus dilakukan melalui kolaborasi baik dengan masyarakat hingga dengan pihak industri. “Industri juga punya kepentingan agar biaya logistik murah sehingga daya saing tetap terjaga,” ujarnya.

Untuk tahap awal, lahan yang tersedia hanya 1 meter di sisi kanan dan 1 meter di sisi kiri. Lahan tersebut akan langsung dimanfaatkan. Sementara untuk target empat lajur, Pemerintah Provinsi Banten tahun ini telah menganggarkan penyusunan Detail Engineering Design (DED). “DED ini nanti akan diketahui kebutuhan lahannya berapa, dan berapa biaya pembangunannya. Insyaallah akhir tahun ini selesai,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Maesyal Buka Festival Kampung Budaya Kemuning, Dorong Pelestarian Budaya dan UMKM

Sementara Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas mengatakan, pelebaran Jalan Bojonegara menjadi empat lajur beserta pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. “Ini karena jalur penting, satu paket berikut PJU yang menjadi kebutuhan yang sangat mendesak dan sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat maupun dunia industri,” ujarnya.

Najib Hamas menjelaskan, jalan tersebut setiap hari dilalui kendaraan industri, warga, pelajar, dan akses menuju fasilitas kesehatan. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas rawan dan membahayakan pengguna jalan. “Nanti setelah DED baru kita akan diskusi dengan dinas terkait. Termasuk PJU ini menjadi bagian dari satu kesatuan pembangunan,” katanya.

Sekadar diketahui, Ruas Jalan Nasional SBM merupakan akses utama yang setiap hari dilalui kendaraan industri, kendaraan umum, warga, anak sekolah, serta ambulans menuju fasilitas kesehatan. Kondisi ini menyebabkan kemacetan cukup parah, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.

Sepanjang ruas jalan juga terdapat kawasan industri, pelabuhan, dan lokasi tambang batu yang berkontribusi terhadap tingginya volume kendaraan berat. (Ahmad)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi dengan PWI, Kantah Kota Tangerang Buka Diri terhadap Kritik
Perpustakaan Si Atang Periuk Raih Penghargaan Terbaik Tingkat Provinsi Banten
Brimob Gelar Bakti Kesehatan Gratis, 50 Lansia Terima Pelayanan Medis
30 Tahun ke Depan, Sachrudin Siapkan Peta Jalan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
Apel Akbar Satlinmas se-Banten, Kota Tangerang Kerahkan 1.000 Personel dari 13 Kecamatan
Dukung Raperda Prakarsa DPRD, Bupati Serang Harap Pembangunan Sarana Pendidikan Lebih Terarah
Sambut HKN Dinkes Kota Tangerang Gelar Dinkes Cup 2026
Bupati Serang Ratu Zakiyah Pastikan Batik Kaserangan dan Kopi Unggulan Berkembang Pesat

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:01 WIB

Perkuat Sinergi dengan PWI, Kantah Kota Tangerang Buka Diri terhadap Kritik

Rabu, 4 November 2026 - 10:21 WIB

Perpustakaan Si Atang Periuk Raih Penghargaan Terbaik Tingkat Provinsi Banten

Selasa, 3 November 2026 - 19:51 WIB

Brimob Gelar Bakti Kesehatan Gratis, 50 Lansia Terima Pelayanan Medis

Selasa, 3 November 2026 - 18:46 WIB

30 Tahun ke Depan, Sachrudin Siapkan Peta Jalan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Selasa, 3 November 2026 - 18:30 WIB

Apel Akbar Satlinmas se-Banten, Kota Tangerang Kerahkan 1.000 Personel dari 13 Kecamatan

Berita Terbaru