JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mendorong keterlibatan lebih besar para ayah dalam proses pendidikan anak melalui Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah. Program tersebut diwujudkan melalui Surat Edaran Nomor 12826 Tahun 2026 yang ditujukan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) pria di lingkungan Pemkot Tangerang.
Melalui kebijakan tersebut, ASN pria yang memiliki anak pada jenjang PAUD, SD, SMP, SMA maupun SMK diimbau untuk hadir secara langsung saat pembagian rapor akhir semester sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuh kembang dan pendidikan anak.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang, Mulyani, mengatakan gerakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Banten.
“Gerakan ini merupakan tindak lanjut atas Surat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Banten terkait dukungan pelaksanaan Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah,” jelas Mulyani, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, kehadiran ayah saat pembagian rapor memiliki makna yang lebih besar dibanding sekadar mengetahui hasil belajar anak. Momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan emosional dalam keluarga sekaligus membangun komunikasi yang lebih baik dengan pihak sekolah.
“Kehadiran ayah di sekolah diharapkan tidak hanya menjadi formalitas, tetapi menjadi momentum untuk membangun kedekatan dengan anak serta memperkuat komunikasi dengan pihak sekolah mengenai perkembangan akademik, karakter, maupun potensi yang dimiliki anak,” ujarnya.
Untuk mendukung pelaksanaan gerakan tersebut, Wali Kota Tangerang juga memberikan keleluasaan bagi ASN pria melalui penyesuaian waktu pelaksanaan tugas kedinasan saat mengambil rapor anak di sekolah.
“Selain itu, atas instruksi ini Wali Kota Tangerang pun telah memberikan dukungan dengan melakukan penyesuaian waktu pelaksanaan tugas kedinasan bagi ASN pria yang akan mengambil rapor anaknya,” tambah Mulyani.
Ia menegaskan, keterlibatan ayah dalam pendidikan anak merupakan bagian penting dari pola pengasuhan yang positif dan seimbang. Peran ayah tidak hanya terbatas sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendamping yang aktif dalam setiap tahapan tumbuh kembang anak.
“Peran ayah tidak hanya sebatas sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendamping tumbuh kembang anak yang aktif terlibat dalam proses pendidikan,” katanya.
Melalui gerakan tersebut, Pemkot Tangerang berharap keterlibatan ayah dalam pendidikan anak dapat menjadi budaya positif di tengah masyarakat. Dengan dukungan keluarga yang kuat, diharapkan lahir generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing di masa depan. (Marsudin)









