Inovasi Bank Sampah BERGURU, Limbah Kelapa Disulap Jadi Kokedama

Kamis, 30 April 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inovasi Bank Sampah BERGURU, Limbah Kelapa Disulap Jadi Kokedama

Inovasi Bank Sampah BERGURU, Limbah Kelapa Disulap Jadi Kokedama

JURNALISPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Yang biasanya dibuang, kini justru jadi hiasan. Warga RW 11, Kelurahan Karang Tengah, memanfaatkan limbah sabut kelapa menjadi kokedama, teknik tanam asal Jepang yang kini dikembangkan melalui Bank Sampah BERGURU (Bersih, Guyub, dan Rukun).

Melalui pelatihan yang digelar bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang dan komunitas peduli lingkungan, warga diajak mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai estetika sekaligus ramah lingkungan.

Dalam praktiknya, sabut kelapa dimanfaatkan sebagai pembungkus media tanam cocopeat, lalu dibentuk menyerupai bola dan dihias menggunakan benang wol. Hasilnya, tanaman hias tampil unik tanpa perlu pot plastik.

Baca Juga :  Walikota Tangerang Minta PMI dan RS Jaga Mutu Layanan

Ketua Bank Sampah BERGURU, Reza Andika Alimy, mengungkapkan bahwa selama ini kulit kelapa tua kerap dianggap tidak berguna dan hanya menjadi limbah.

“Kami diajarkan kulit kelapa tua bisa menjadi bungkus media tanam yang cantik. Dengan balutan benang wol, tanaman hias tampil lebih estetis tanpa memerlukan pot plastik lagi,” terangnya.

Tak hanya mengurangi sampah organik, kegiatan ini juga membuka ruang kreativitas bagi warga, khususnya dalam memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan permukiman.

Baca Juga :  Wali Kota Tangerang Cek Langsung Kondisi Banjir di Wilayah

Selain itu, pendekatan ini menjadi bagian dari upaya mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah, dari sesuatu yang dibuang menjadi sesuatu yang bisa dimanfaatkan.

“Melalui sinergi antara pemerintah melalui DLH, komunitas peduli lingkungan dan partisipasi aktif warga, Bank Sampah BERGURU berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih, tetapi juga produktif dan rukun,” tutupnya. (Marsudin)

Berita Terkait

Evaluasi Bulanan Pemkot Tangerang, Keluhan Warga Jadi Dasar Percepatan Program
Bawa Pulang 9 Medali, Kontingen Cabor Judo Kota Tangerang Raih Juara Umum di POPDA Banten XII 2026
Konektivitas Transportasi Makin Terintegrasi, Sky Bridge Batuceper – Poris Plawad Segera Direalisasikan
Evaluasi Bulanan, Sachrudin Dorong Percepatan Program dan Pelayanan Publik
Pimpin Apel Pagi, Maryono Minta Perangkat Daerah Tingkatkan Kinerja di Semester II 2026
Dukung Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Tangerang Ajak Pelaku Usaha Berpartisipasi Aktif
Police Goes to School, Satlantas Polres Metro Tangerang Kota Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas kepada Pelajar SD
Lewat Gerakan Ayah Mengambil Rapor, Pemkot Tangerang Perkuat Peran Keluarga dalam Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:46 WIB

Evaluasi Bulanan Pemkot Tangerang, Keluhan Warga Jadi Dasar Percepatan Program

Senin, 15 Juni 2026 - 16:22 WIB

Bawa Pulang 9 Medali, Kontingen Cabor Judo Kota Tangerang Raih Juara Umum di POPDA Banten XII 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 15:48 WIB

Konektivitas Transportasi Makin Terintegrasi, Sky Bridge Batuceper – Poris Plawad Segera Direalisasikan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:19 WIB

Evaluasi Bulanan, Sachrudin Dorong Percepatan Program dan Pelayanan Publik

Senin, 15 Juni 2026 - 14:59 WIB

Pimpin Apel Pagi, Maryono Minta Perangkat Daerah Tingkatkan Kinerja di Semester II 2026

Berita Terbaru