Jembatan Cikotak Dibangun, Bupati Ratu Zakiyah Yakini Banyak Dampak Positif

Kamis, 9 April 2026 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, bersama Asda II Febriyanto, Kepala DPUPR Mochamad Ronny Natadipradja, Plt. Kepala BPKAD Agus Firdaus, dan perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten lainya, juga jajaran OJK, sedang melakukan peninjauan Jembatan Cikotak, Kec. Pandaricang. (9/4/26)

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, bersama Asda II Febriyanto, Kepala DPUPR Mochamad Ronny Natadipradja, Plt. Kepala BPKAD Agus Firdaus, dan perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten lainya, juga jajaran OJK, sedang melakukan peninjauan Jembatan Cikotak, Kec. Pandaricang. (9/4/26)

JURNALISPOS.CO.ID, KAB. SERANG – Jembatan Cikotak di Kampung Cikotak, Desa Cibojong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang segera dibangun dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meyakini, akan membawa banyak dampak positif terhadap masyarakat.

Sekadar diketahui, kondisi jembatan Cikotak sepanjang 10 meter dengan lebar 2 meter sebagai penyambung dua masyarakat dua Desa yakni Cibojong dan Kadubeureum kondisinya memprihatinkan yang terbuat dari kayu, beberapa bagian tampak sudah mulai rapuh sehingga membahayakan warga dua desa tersebut. Oleh karenanya, pembangunan jembatan tersebut sangat mendesak.

Pembangunan terungkap pada Penyerahan Bantuan Pembangunan Jembatan dari Panitia HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia kepada Kampung Cikotak, Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi kepada Kades Cibojong Nopallailudin pada Kamis, 9 April 2026.

Turut hadir Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Asda II, Febriyanto, Kepala DPUPR Mochamad Ronny Natadipradja, Plt. Kepala BPKAD Agus Firdaus, dan perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Jajaran OJK.

Baca Juga :  Lantik Pokja Bunda PAUD, Bupati Serang Ratu Zakiyah Ajak Lebih Masif Sosialisasi kepada Masyarakat

“Pertama saya menyampaikan terimakasih kepada seluruh unsur OJK dan pasar modal yang telah memberikan dana CSR nya untuk pembangunan jembatan yang ada di wilayah kami, khususnya Desa Cibojong,” ucap Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah usai meninjau jembatan bersama Jajaran OJK.

Ratu Zakiyah sapaan Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, bahwa Jembatan Cikotak sebagai akses vital masyarakat yang menghubungkan dua desa yakni Desa Kadubeureum dan Desa Cibojong.

“Tentu ini sangat memberikan dampak yang positif terutama manfaat bagi warga kami dalam rangka aksesibilitas untuk menuju tempat sekolah, layanan kesehatan atau untuk memperlancar perekonomian dengan mudah membawa hasil bumi masyarakat,” katanya.

Dengan demikian, Ratu Zakiyah meyakini jika setelah Jembatan Cikotak dibangun oleh OJK melalui CSR nya banyak membawa dampak positif terhadap masyarakat.

“Saya yakin itu akan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat. Kalau tadi kita lihat kan memang jembatannya sudah seperti itu, di buat dari kayu, dan itu memang sangat membahayakan, dan tentu berbahaya bagi warga yang ada disini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, Bupati Ratu Zakiyah Bagikan 14.500 Paket Sembako

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengatakan bahwa pembangunan jembatan melalui dana CSR tersebut dilakukan dalam rangka memperingati ke 48 pasar modal Indonesia.

“Kami menunjukkan kontribusi nyata dari industri pasar modal untuk kemanfaatan dari publik masyarakat terutama di desa-desa dan pedalaman,” ujarnya.

Dijelaskan Hasan, alasan dipilihnya jembatan desa tersebut karena kondisi fisiknya sudah sangat rapuh dan membahayakan bagi masyarakat sekitar. “Sudah kita lihat memang kondisinya sangat membahayakan. Jembatan ini akan ditingkatkan menjadi jembatan yang jauh lebih permanen melalui pembangunan sarana fisik atau betonisasi,” katanya.

Hasan memastikan, pembangunan jembatan tersebut ditargetkan akan rampung pada tiga bulan kedepan sehingga bisa dinikmati sebagai penunjang interaksi sosial dan kegiatan ekonomi. “Pembangunan fisik jembatan ini kita harapkan menghadirkan kemanfaatan dari adanya konektivitas, panjangnya 13 meter, dan lebarnya 2 meter,” paparnya. (salsa)

Berita Terkait

Perpustakaan Si Atang Periuk Raih Penghargaan Terbaik Tingkat Provinsi Banten
Brimob Gelar Bakti Kesehatan Gratis, 50 Lansia Terima Pelayanan Medis
30 Tahun ke Depan, Sachrudin Siapkan Peta Jalan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
Apel Akbar Satlinmas se-Banten, Kota Tangerang Kerahkan 1.000 Personel dari 13 Kecamatan
Dukung Raperda Prakarsa DPRD, Bupati Serang Harap Pembangunan Sarana Pendidikan Lebih Terarah
Sambut HKN Dinkes Kota Tangerang Gelar Dinkes Cup 2026
Bupati Serang Ratu Zakiyah Pastikan Batik Kaserangan dan Kopi Unggulan Berkembang Pesat
Kembangkan 76 Kelompok Wanita Tani, Pemkot Tangerang Perkuat Peran Perempuan dalam Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:21 WIB

Perpustakaan Si Atang Periuk Raih Penghargaan Terbaik Tingkat Provinsi Banten

Selasa, 3 November 2026 - 19:51 WIB

Brimob Gelar Bakti Kesehatan Gratis, 50 Lansia Terima Pelayanan Medis

Selasa, 3 November 2026 - 18:46 WIB

30 Tahun ke Depan, Sachrudin Siapkan Peta Jalan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Selasa, 3 November 2026 - 18:30 WIB

Apel Akbar Satlinmas se-Banten, Kota Tangerang Kerahkan 1.000 Personel dari 13 Kecamatan

Selasa, 3 November 2026 - 18:19 WIB

Dukung Raperda Prakarsa DPRD, Bupati Serang Harap Pembangunan Sarana Pendidikan Lebih Terarah

Berita Terbaru