Sosialisasi Beasiswa Pendidikan Kesetaraan untuk Warga Miskin Ekstrem di Sindang Jaya, Dorong Pemerataan Akses Belajar

Jumat, 19 September 2025 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang – Upaya pemerintah dalam memastikan hak pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat kembali diwujudkan melalui program Beasiswa Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang secara khusus menggelar sosialisasi mekanisme penyaluran beasiswa ini bagi warga kategori miskin ekstrem. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme pada Jumat, (19/9/2025), yang dipusatkan di dua lokasi, yakni Aula Desa Sindang Sono dan Aula Desa Sindang Asih, Kecamatan Sindang Jaya.

Sosialisasi ini menjadi momentum penting, karena menghadirkan berbagai elemen masyarakat. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Sindang Sono yang diwakili oleh Sekretaris Desa, Kepala Desa Sindang Asih, Kasi PNFK beserta tim Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, serta para pimpinan PKBM di wilayah Sindang Jaya, yaitu PKBM Himata, PKBM Lavorta, dan PKBM Bhakti Pertiwi. Tidak hanya perangkat desa dan pengelola Pendidikan, sebanyak 80 peserta didik juga turut mengikuti kegiatan. Mereka terdiri dari 40 peserta asal Desa Sindang Sono (20 Paket B setara SMP dan 20 Paket C setara SMA) serta 40 peserta asal Desa Sindang Asih dengan komposisi yang sama.

Baca Juga :  PWI Banten dan Grup 1 Kopassus Jalin Sinergi: Perkuat Kolaborasi demi Ketahanan Bangsa

Dalam sambutannya, Kasi Kesetaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Pak Sopian, menegaskan bahwa program beasiswa PNFK ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menuntaskan masalah Pendidikan, khususnya bagi warga miskin ekstrem.

” Program beasiswa P3KE ini bertujuan memberikan kesempatan belajar yang setara bagi warga yang terkendala faktor ekonomi. Harapannya, peserta didik bisa melanjutkan pendidikan hingga tuntas dan memiliki bekal keterampilan untuk masa depan mereka,” tegas Pak Sopian selaku kasi PNF di hadapan peserta.

Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya sebatas penyampaian informasi satu arah. Para peserta tampak begitu antusias mengikuti sesi diskusi interaktif bersama narasumber. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari mekanisme pendaftaran, syarat penerimaan, hingga cara penyaluran beasiswa. Kehadiran program ini seolah menjadi angin segar bagi mereka yang selama ini terkendala melanjutkan pendidikan karena faktor biaya.

Baca Juga :  PWI Banten dan SMSI Banten Gelar Rapat Bersama Sukseskan HPN 2026

Atmosfer semakin hidup ketika salah satu tokoh Pendidikan nonformal yang sudah akrab di kalangan pengelola PKBM, yang sering di sapa Pak Badru, dari Tim Dinas Pendidikan Tangerang, turut memberikan penegasan. Dengan semangat, ia menyampaikan bahwa program beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan strategi pemerintah dalam menekan angka kemiskinan sekaligus mendorong pemerataan akses pendidikan di wilayah Sindang Jaya.

” Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan. Dengan beasiswa ini, tidak ada lagi alasan bagi masyarakat miskin ekstrem untuk tidak bersekolah. Semua punya kesempatan yang sama,” ujar Pak Badru.

Sosialisasi yang berlangsung hingga sore hari itu meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta Didik. Mereka merasa lebih optimis, termotivasi, dan percaya bahwa pendidikan adalah jalan keluar dari jerat kemiskinan. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, desa, hingga pengelola PKBM, program ini diharapkan benar-benar menyentuh sasaran dan membawa perubahan nyata bagi masyarakat Sindang Jaya.(Mrn)

Berita Terkait

Dari Bau Bau ke Kota Tangerang, Karang Taruna Bangun Kolaborasi Pemuda Nasional
Tindak Lanjuti Arahan Presiden RI, Polsek Benda Kompak Jaga Lingkungan Bersama 3 Pilar
Aksi Pencurian Motor Digagalkan Polisi, Dua Pelaku Ditangkap di Tempat
Tujuh Jabatan Strategis Berganti, Ini Pesan Kapolres Metro Tangerang Kota
Toyota Alphard Jadi Kendaraan Sabu, Polres Metro Tangerang Kota Gagalkan 25 Kg Narkoba
Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang Mengharapkan Sektor UMKM dan Ekonomi Kreatif Perlu di Perkuat
Tambal Sulam Jalan Otonom Pasar Kemis–Cikupa Dikritik, DPW LSM TAMPERAK: Keselamatan Warga Harus Jadi Prioritas
Prajurit Makorem 052/Wkr Asah Kemampuan Dasar Melalui Latorsar Umum TA 2026

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 23:20 WIB

Dari Bau Bau ke Kota Tangerang, Karang Taruna Bangun Kolaborasi Pemuda Nasional

Senin, 23 Februari 2026 - 10:54 WIB

Tindak Lanjuti Arahan Presiden RI, Polsek Benda Kompak Jaga Lingkungan Bersama 3 Pilar

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:01 WIB

Aksi Pencurian Motor Digagalkan Polisi, Dua Pelaku Ditangkap di Tempat

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:08 WIB

Tujuh Jabatan Strategis Berganti, Ini Pesan Kapolres Metro Tangerang Kota

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:40 WIB

Toyota Alphard Jadi Kendaraan Sabu, Polres Metro Tangerang Kota Gagalkan 25 Kg Narkoba

Berita Terbaru