Dampak Erupsi GAK, Dinkes Kabupaten Serang Bagikan Masker di Kecamatan Anyer dan Cinangka

Senin, 7 September 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dampak Erupsi GAK, Dinkes Kabupaten Serang Bagikan Masker di Kecamatan Anyer dan Cinangka

Dampak Erupsi GAK, Dinkes Kabupaten Serang Bagikan Masker di Kecamatan Anyer dan Cinangka

JURNALISPOS.CO.ID, KAB. SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) membagikan masker kepada warga di 26 desa se Kecamatan Anyer dan Cinangka. Hal ini sebagai upaya antisipasi dari dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Api Anak Krakatau (GAK) sejak Jum’at, 4 September 2026.

Kepala Dinkes Kabupaten Serang dr. Efrizal mengatakan, pembagian masker sebagai tindak lanjut setelah Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meninjau Pos Pengamatan GAK Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka pada Minggu, 6 September 2026.

”Ini tindak lanjut dari tinjauan Ibu Bupati ke posko pengamatan gunung anak krakatau, karena kita tahu kondisi adanya debu vulkanik jadi salah satu antisipasi kita dengan membagikan masker. Jadi ini kami tindak lanjuti,” kata dr Efrizal melalui keterangan tertulisnya pada Senin, 7 September 2026.

Dijelaskan dr Efrizal, untuk pembagian masker melalui para kepala desa (kades) yang di akomodir pihak camat dan kepala puskesmas, serta pihak dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di UPT Puskesmas setempat. Untuk Kecamatan Anyer sebanyak 12 desa dan Kecamatan Cinangka 14 desa dengan total 26 desa. ”Masing-masing desa mendapatkan 25 bok dengan setiap bok 50 masker,” terangnya.

Baca Juga :  Bupati Serang Ratu Zakiyah Lantik Camat dan Sejumlah Pejabat Administrasi

Lebih lanjut dr Efrizal menerangkan, meskipun seluruh kecamatan se Kabupaten Serang sudah terdampak abu vulkanik erupsi gunung anak krakatau, namun 2 Kecamatan baik Cinangka dan Anyer paling terdampak. ”Kecamatan Cinangka dan Anyer yang paling terdampak, sehingga untuk saat ini kami lakukan pembagian masker ke setiap desa di dua kecamatan masing-masing desa mendapat 25 bok masker dengan isi 50 pcs,” jelasnya.

Adapun tujuan pembagian masker, jelas dr Efrizal, debu vulkanik sangat berbahaya karena salah satu kandungan zat silika dan beberapa zat lainnya yang berbahaya bagi kesehatan. Sebab, jika dalam waktu yang lama terpapar terhirup itu bisa mengendap di paru dan itu sangat berbahaya, sehingga agar masyarakat telindungi dari bahaya terhirupnya abu vulkanik dan menurunkan resiko terkena Infeksi saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Baca Juga :  Bayar PBB hingga BPHTB di Kota Tangerang Mudah Bisa Online

”Debu vulkanik sangat berbahaya mengandung zat silika, meskipun banyak zat-zat lain yang juga berbahaya untuk kesehatan. Jadi, itu maksud tujuan pemberian masker itu sendiri kepada masyarakat,” paparnya.

Oleh karena itu, dr Efrizal mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari keluar rumah jika tidak ada keperluan penting, jika harus keluar gunakan masker untuk mengurangi paparan abu. Kemudian juga gunakan kacamata pelindung, tutup pintu dan jendela untuk mengurangi masuknya abu kedalam rumah.

”Selanjutnya tutup tempat penampungan air dan makanan agar tidak terkontaminasi abu, dan cuci tangan wajah dan bagian tubuh yang terkena abu, serta ikuti arahan dari pihak berwenang mengenai kondisi kondisi gunung api dan evakuasi. Terpenting segera ke fasilitas kesehatan bila ada keluhan,” tuturnya. (Ahmad)

Berita Terkait

Tak Hanya Kiasnawi dan Ahmad Yani, Penertiban PKL Kini Sasar Jalan Abdullah
Deteksi Masalah Gizi Lebih Awal, Pos Gizi Diperkuat di Seluruh Kelurahan Kota Tangerang
Sachrudin Respons Masukan Fraksi untuk Penyempurnaan Dua Raperda
Melalui TBMM, Sachrudin-Baznas Perkuat Peran Masjid untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pemkot Tangerang Matangkan MoU Penataan Jalan Kiasnawi, Perkuat Kerja Sama Lintas Instansi
Jadi Garda Terdepan Deteksi Dini, Pemkot Tangerang Lepas Peserta Pelatihan FKDM
Raperda Prakarsa DPRD Kabupaten Serang Diharap jadi Landasan Penguatan Program Kerakyatan
Kemenkes RI Apresiasi Pemkot Tangerang Perkuat Standar Higiene Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Kiasnawi dan Ahmad Yani, Penertiban PKL Kini Sasar Jalan Abdullah

Kamis, 5 November 2026 - 09:25 WIB

Deteksi Masalah Gizi Lebih Awal, Pos Gizi Diperkuat di Seluruh Kelurahan Kota Tangerang

Rabu, 4 November 2026 - 19:50 WIB

Sachrudin Respons Masukan Fraksi untuk Penyempurnaan Dua Raperda

Rabu, 4 November 2026 - 19:36 WIB

Melalui TBMM, Sachrudin-Baznas Perkuat Peran Masjid untuk Kesejahteraan Masyarakat

Rabu, 4 November 2026 - 19:00 WIB

Pemkot Tangerang Matangkan MoU Penataan Jalan Kiasnawi, Perkuat Kerja Sama Lintas Instansi

Berita Terbaru